Buol, trustsulteng – Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Sulawesi Tengah mendorong kepengurusan baru PBSI Kabupaten Buol untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, saat melantik Pengurus PBSI Kabupaten Buol periode 2026 – 2030 di gedung DPRD Buol, sabtu 22 Agustus 2026.
Gufran yang juga Ketua Kadin Sulteng menegaskan, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun prestasi bulu tangkis di Kabupaten Buol.
“Pelantikan hari ini bukan akhir dari sebuah proses, tetapi merupakan awal dari sebuah tanggung jawab. Tanggung jawab untuk membangun pembinaan bulu tangkis di Kabupaten Buol, mencari dan membina bibit-bibit atlet muda, serta membawa nama Kabupaten Buol menjadi bagian penting dalam prestasi bulu tangkis Sulawesi Tengah,” tegas Gufran Ahmad.
Menurutnya, melahirkan atlet berprestasi tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Diperlukan pembinaan yang terencana, kompetisi yang berkelanjutan, pelatih berkualitas, dukungan orang tua, serta keterlibatan pemerintah dan dunia usaha.
Karena itu, PBSI Buol diharapkan tidak hanya aktif dalam urusan organisasi, tetapi juga hadir langsung di lapangan.
Pengprov PBSI Sulteng mendorong agar klub-klub bulu tangkis di Buol terus dihidupkan, kejuaraan kelompok umur diperbanyak, serta pencarian bibit atlet dilakukan sejak usia dini.
“Berikan kesempatan kepada mereka untuk bertanding. Saya percaya, kalau pembinaan dilakukan secara konsisten, dari Buol akan lahir atlet-atlet yang mampu bersaing, bukan hanya di tingkat Sulawesi Tengah, tetapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.
Dorong Kolaborasi
Pengprov PBSI Sulteng juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun prestasi olahraga. PBSI tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Pemerintah Kabupaten Buol, KONI, sekolah, klub, pelatih, dunia usaha dan masyarakat. “Prestasi olahraga adalah hasil kerja bersama,” katanya.
Pengprov PBSI Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada PBSI Buol, mulai dari peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan hingga membuka kesempatan bagi atlet Buol untuk tampil pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.
Kepengurusan baru PBSI Buol juga diingatkan agar menjadikan momentum pelantikan sebagai titik awal untuk menghadirkan program dan pembinaan yang terukur.
“Jangan berhenti pada acara seremonial. Mari kita buktikan bahwa kepengurusan yang baru ini mampu membuat program nyata, pembinaan nyata dan prestasi nyata,” tegasnya.
Kepada seluruh pengurus PBSI Buol, Pengprov berpesan agar menjaga kekompakan dan integritas serta menjadikan pembinaan sebagai prioritas utama.
“Jangan pernah lelah mencari serta membina talenta-talenta muda Kabupaten Buol. Karena mungkin saja, dari lapangan sederhana di Kabupaten Buol hari ini, akan lahir seorang atlet yang suatu saat nanti membawa nama Sulawesi Tengah di pentas nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Pengprov PBSI Sulteng kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PBSI Kabupaten Buol yang telah dilantik.
“Dari Buol untuk Sulawesi Tengah. Dari Sulawesi Tengah untuk Indonesia,” menjadi pesan penutup yang disampaikan Ketua Gufran Ahmad (*)
editor: yusrin eLbanna
