Palu, trustsulteng – Panitia Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah terus mematangkan berbagai persiapan jelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 18 April 2026.
Ketua Panitia HUTDA, Drs. Arfan, M.Si, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan akan diawali dengan upacara bendera pada 13 April 2026. Upacara tersebut rencananya dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tamu undangan lainnya.
“Kegiatan HUT Sulteng ke-62 dimulai pada 13 April dengan upacara bendera yang akan dihadiri berbagai tokoh penting,” ujar Arfan saat dikonfirmasi, Rabu 8 April 2026.
Setelah upacara pembukaan, agenda dilanjutkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya pembukaan Sulteng Expo, pertandingan olahraga, hingga atraksi paralayang. Sementara itu, hiburan bertajuk “Sulteng Nambaso 2026” akan digelar pada malam penutupan.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 13 April hingga penutupan pada 18 April,” jelasnya.
Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 16 April 2026, dengan kehadiran enam menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Salah satu yang dipastikan hadir adalah Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas.
Menurut Arfan, kehadiran para menteri tidak hanya bersifat seremonial. Mereka juga akan menyaksikan langsung kegiatan ekspor durian, yang menjadi salah satu komoditas unggulan Sulawesi Tengah.
“Para menteri juga akan melihat langsung ekspor durian sebagai potensi daerah. Selain itu, kami menyiapkan kegiatan makan gratis seribu durian untuk masyarakat dan tamu undangan,” tambahnya.
Terkait kesiapan teknis, Arfan menyebut progres persiapan sarana dan prasarana telah mencapai sekitar 70 persen. Pihak panitia menargetkan seluruh persiapan rampung pada 11 April 2026.
“Kami optimistis semua persiapan selesai tepat waktu dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap momentum HUT ke-62 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana strategis untuk mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional maupun internasional.(*)
editor: arief
