Palu, trustsulteng – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara buka puasa bersama (bukber) yang digelar di kediaman Ketua Kadin Kota Palu, Gufran Ahmad, di RV Villa Syariah, Jalan Cendrawasih, Kota Palu, Senin 9 Maret 2026.
Ratusan undangan dari berbagai kalangan hadir, mulai dari tokoh masyarakat, pengusaha, hingga jajaran pengurus Kadin Sulawesi Tengah.
Kegiatan yang telah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan ini terasa semakin istimewa karena digelar setelah tim pemenangan mengantarkan Gufran Ahmad mendaftarkan diri ke Kantor Kadin sebagai bakal calon Ketua Kadin Sulawesi Tengah.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam momen kebersamaan tersebut, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah ke-11 H. Rusdy Mastura, mantan Bupati Donggala Habir Ponulele, para tokoh Sulawesi Tengah, para ketua organisasi pengusaha, serta pengurus Kadin Sulteng. Turut terlihat Direktur Eksekutif Kadin, Mansyur Ba’di, yang ikut berbaur bersama para undangan.
Menjelang waktu berbuka, tausiah pengantar disampaikan oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman S. Thaher. Dalam ceramah singkat namun sarat makna tersebut, ia mengisahkan fenomena Laut Mati yang berada di perbatasan Yordania di sisi timur serta Palestina dan Israel di bagian barat.
Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut dikenal sebagai titik terendah di permukaan bumi, lebih dari 400 meter di bawah permukaan laut. Airnya memiliki kadar garam yang sangat tinggi sehingga manusia dapat mengapung dengan mudah.
“Disebut Laut Mati karena konsentrasi garamnya sangat ekstrem, sehingga tidak ada kehidupan akuatik seperti ikan maupun tumbuhan yang mampu bertahan hidup di dalamnya,” ungkap Prof. Lukman di hadapan para tamu yang menyimak dengan khidmat.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Tim Pemenangan Gufran Ahmad, Dr. Hidayat Lamakarate, menyampaikan bahwa secara personal Gufran Ahmad mendapat dukungan dari sejumlah tokoh penting di Sulawesi Tengah.
Menurutnya, dukungan tersebut di antaranya datang dari Anwar Hafid serta Rusdy Mastura.
“Secara personal, Pak Gufran Ahmad mendapatkan dukungan dari Pak Anwar Hafid dan Pak Rusdy Mastura. Kami juga sudah bertemu langsung dengan Pak Anwar, dan beliau menyatakan dukungannya kepada Pak Gufran Ahmad,” ujar Hidayat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Kadin Sulawesi Tengah tetap berada di tangan para pemilik hak suara, yakni Kadin kabupaten dan kota.
“Walaupun tentu kita memahami bahwa pemilik hak suara dalam Musprov nanti adalah Kadin kabupaten dan kota. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi dengan semua pihak terus kami bangun,” tambahnya.
Saat azan Magrib berkumandang, para tamu undangan pun berbuka puasa bersama dalam suasana syahdu. Acara kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah yang diimami oleh salah satu pengurus Kadin Sulawesi Tengah, Idrus Haddado, SH.
Setelah itu, para tamu menikmati makan malam bersama dalam suasana santai. Obrolan hangat dan canda ringan di antara para tokoh dan undangan semakin menambah nuansa kebersamaan di malam Ramadan tersebut.
Bagi Gufran Ahmad, kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi telah menjadi tradisi tahunan yang ia lakukan setiap Ramadan untuk mempererat hubungan dengan kerabat, kolega, serta masyarakat sekitar.
Ratusan undangan yang hadir tampak menikmati suasana sederhana namun penuh keakraban, menjadikan malam Ramadan itu sebagai momen silaturahmi yang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.(*)
editor: yusrin eLbanna
