Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Popular Tags
  • Berita Sulteng
  • KONI sulteng
  • Pemrov sulteng
  • Berita sulteng tolitoli
  • Gubernur Anwar Hafid
  • Wagub Reny
  • Olahraga sulteng
  • Gubernur Cudy
  • Berita sulteng sigi
Breaking News
1 Brigjen Pol. Nasri Suleman SIK, MH, Kapolda Sulteng. | foto: ist | trustsulteng Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng 2 IMG-20260508-WA0005 Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga 3 Kapuspenkum Kejagung, Anang Supritna. | foto: IST | trustsulteng. Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng 4 dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. | foto: adpim | trustsulteng RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional 5 IMG-20260506-WA0010 Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah
Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng
  • Pemerintah

Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng

Adm Red. May 9, 2026
Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga
  • Pemerintah

Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

Adm Red. May 8, 2026
Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng
  • Hukum
  • Uncategorized

Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng

Adm Red. May 8, 2026
RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional
  • Pemerintah

RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Adm Red. May 7, 2026
Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah

Adm Red. May 6, 2026
  • Latest
  • Popular
  • Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng

    Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng

    May 9, 2026
  • Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

    Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

    May 8, 2026
  • Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng

    Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng

    May 8, 2026
  • RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional

    RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional

    May 7, 2026
  • Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    July 28, 2021
  • Menyoal Kerugian Negara Rp 2,4 M Dari Sidang Mantan Kepala DPRP Palu

    Menyoal Kerugian Negara Rp 2,4 M Dari Sidang Mantan Kepala DPRP Palu

    July 28, 2021
Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng
  • Pemerintah

Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng

May 9, 2026
Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga
  • Pemerintah

Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

May 8, 2026
Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng
  • Pemerintah

Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng

Adm Red. May 9, 2026

Palu, trustsulteng – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) resmi dipimpin Brigjen Pol Nasri Sulaeman S.I.K., M.H. Penunjukan tersebut menggantikan Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., yang memasuki masa purnabakti.

Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026, yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Dr. Anwar.

Sebelum dipercaya memimpin Polda Sulteng, Brigjen Nasri Suleman menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan. Pergantian pucuk pimpinan itu juga dibenarkan oleh Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono.

Kombes Djoko menjelaskan, rotasi jabatan dilakukan karena Kapolda sebelumnya, Irjen Endi Sutendi, telah memasuki masa pensiun per 1 Mei 2026. Menurutnya, pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Polri.

“Dalam surat telegram Kapolri tersebut, di jajaran Polda Sulawesi Tengah, jabatan Kapolda yang mengalami rotasi,” jelas Kombes Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat 8 Mei 2026.

Brigjen Nasri Suleman merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 dan tercatat satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Sepanjang kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di bidang reserse dan pembinaan.

Sejumlah posisi yang pernah diemban antara lain Kapolres Jember, Wakapolres Metro Tangerang, Dirreskrimum Polda Banten, serta Dirreskrimsus Polda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Ia juga pernah menjabat Wakapolda Kalimantan Selatan, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri, hingga Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.

Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Sulteng, sejak 2024 Brigjen Nasri mengemban tugas sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami berharap kepemimpinan baru terus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.(*)

editor: yusrin eLbanna

Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga
  • Pemerintah

Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga

Adm Red. May 8, 2026

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan melanjutkan sekaligus membangun kembali Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Talaga.

Kepastian tersebut disampaikan saat Gubernur memimpin rapat terbatas terkait KPN Talaga yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat 8 Mei 2026.

Rapat tersebut digelar untuk mendengarkan perkembangan terbaru serta membahas langkah lanjutan pengelolaan KPN Talaga pasca diresmikan oleh Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, dua tahun lalu.

Selain Gubernur, rapat turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Sekretaris Provinsi, Kepala Inspektorat, Kepala BRIDA, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bappeda, serta M. Ridha Saleh yang diundang secara khusus untuk memaparkan kondisi dan perkembangan KPN Talaga.

Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa sektor pangan merupakan isu strategis sekaligus program prioritas nasional. Karena itu, keberadaan KPN Talaga dinilai sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kita berharap dengan dibangunnya kembali KPN ini dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi petani, sekaligus mendorong industrialisasi di pedesaan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, M. Ridha Saleh menjelaskan bahwa seluruh perizinan KPN Talaga telah lengkap. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan ketersediaan air juga telah tersedia.

Ia menambahkan, lahan yang telah dilakukan land clearing mencapai sekitar 200 hektare. Namun, pengelolaannya dinilai belum berjalan maksimal.

“Walaupun demikian, para petani di sekitar kawasan KPN tetap beraktivitas,” kata Ridha Saleh.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap revitalisasi KPN Talaga nantinya mampu menjadi pusat pengembangan pangan terpadu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.(*)

editor: yusrin eLbanna

Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng
  • Hukum
  • Uncategorized

Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng

Adm Red. May 8, 2026

Palu, trustsulteng – Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengidentifikasi sekitar 20 hingga 30 perusahaan tambang dan perkebunan sawit yang diduga beroperasi secara ilegal di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Ada beberapa perusahaan tambang maupun perkebunan sawit yang sudah diidentifikasi dan diklarifikasi oleh tim Satgas PKH. Nanti akan ditentukan bentuk pelanggarannya, apakah dikenakan denda, penguasaan kembali lahan, atau kedua-duanya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, di sela kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, Kejagung berkomitmen mendukung agenda prioritas pemerintah, termasuk penertiban kawasan hutan, pengawasan dana desa, serta pengawalan program strategis nasional.

Menurut Anang, Satgas PKH saat ini masih melakukan identifikasi dan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan aktivitas pertambangan maupun perkebunan dengan pelanggaran izin, termasuk dugaan tidak memiliki Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan Satgas PKH lebih mengutamakan pemulihan kerugian negara dan pengembalian penguasaan lahan dibandingkan penindakan pidana.

“Pidana itu sifatnya ultimum remedium atau langkah terakhir. Yang lebih diutamakan adalah sanksi administratif, pemulihan kerugian negara, dan pemulihan penguasaan lahan,” jelasnya.

Dalam proses klarifikasi, sejumlah pihak perusahaan telah dimintai keterangan. Baik jajaran direksi maupun pihak yang dianggap mengetahui aktivitas di lokasi yang diduga bermasalah turut dipanggil untuk memberikan penjelasan.

Selain penegakan hukum di sektor kehutanan dan pertambangan, Kejaksaan juga menegaskan dukungannya terhadap program prioritas pemerintah periode 2024–2029, terutama dalam bidang reformasi hukum dan pemberantasan korupsi menuju visi Indonesia Emas.

Menurut Anang, Kejaksaan tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap pelaksanaan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Jaga Desa, Koperasi Merah Putih, hingga program cetak sawah.

“Program-program pemerintah tetap berjalan, sementara kami melakukan pengawasan agar pelaksanaannya sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam program Jaga Desa, Kejaksaan bersama Kementerian Dalam Negeri melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana desa. Pendampingan tersebut dilakukan karena banyak kepala desa berasal dari latar belakang nonbirokrasi sehingga membutuhkan pembinaan terkait tata kelola anggaran.

“Kalau sifatnya administrasi, sebisa mungkin dibimbing dan dipulihkan dulu. Tapi kalau ada unsur fiktif atau digunakan untuk kepentingan pribadi, tentu itu masuk ranah pidana,” tegasnya.

Terkait bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) maupun hibah pemerintah daerah kepada institusi penegak hukum, Anang menyebut hal tersebut diperbolehkan sepanjang digunakan untuk kepentingan publik dan bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau digunakan untuk pelayana

n publik dan sarana prasarana, itu tidak masalah. Yang penting bukan untuk kepentingan pribadi,” katanya.(*)

editor: yusrin eLbanna

RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional
  • Pemerintah

RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Adm Red. May 7, 2026

Palu, trustsulteng – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes menargetkan Rumah Sakit Undata menjadi rumah sakit bertaraf internasional.

Hal ini disampaikan saat membuka Survey Verifikasi Lapangan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) dan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) oleh Kementerian Kesehatan di RS Undata, Kamis 7 Mei 2026.

Menurut wagub, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan RS Undata serta memperpanjang status rumah sakit pendidikan untuk mendukung pendidikan dokter spesialis yang diampuh Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.

Tiga program spesialis yang dibuka yakni Ilmu Bedah (Sp-1), Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan (Sp-1) dan Ilmu Penyakit Dalam (Sp-1).

“Agar Rumah sakit Undata bisa mendukung pendidikan spesialis maka harus mendapat status RSPPU,” paparnya.

Selain peningkatan layanan medis, wagub juga berharap agar petugas pelayanan di garis depan wajib menguasai bahasa asing, sebagai langkah strategis meningkatkan layanan menuju rumah sakit bertaraf internasional.

“Untuk jadi rumah sakit dengan pelayanan yang betul-betul internasional maka (petugas) yang di depan harus bisa bahasa inggris,” harapnya.

Melalui langkah-langkah ini diharapkan menjadi energi baru bagi RS Undata untuk terus naik kelas dan kompetitif.

“Mari kita bergandeng tangan mendukung Rumah Sakit Undata,” ajaknya.

Turur hadir Direktur RS Undata dr. Jumriani, M.H, beserta para wakil direktur, dokter ahli dan tenaga kesehatan.(*)

sumber: biro adpim

Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah

Adm Red. May 6, 2026

Palu, trustsulteng – Gubernur Anwar Hafid memanfaatkan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk membuka peluang kerja sama ekonomi dan memperluas akses pasar global bagi produk unggulan Sulawesi Tengah.

Dalam diskusi bersama Andi Rahadian, yang juga merupakan duta besar RI untuk Oman dan Yaman yang baru dilantik April 2026 kemarin, Gubernur menyoroti potensi besar komoditas daerah. “Kita punya banyak produk unggulan, seperti tenun Donggala, hasil pertanian, perikanan, dan perkebunan yang bisa kita dorong ke pasar ekspor,” ujarnya.

Ia juga menyinggung peluang kerja sama dengan negara Timur Tengah. “Negara seperti Oman punya potensi besar. Kita perlu melihat langsung peluang kerja sama yang bisa dikembangkan di sana,” kata Gubernur.

Dalam dialog tersebut, Andi Rahadian menilai sejumlah produk Sulawesi Tengah memiliki peluang kuat di pasar luar negeri. “Produk seperti durian, kelapa, hingga olahan beku memiliki potensi besar untuk ekspor. Tinggal bagaimana kita dorong akses pasarnya,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga terus mendorong pembukaan jalur ekspor langsung agar tidak bergantung pada negara perantara. Selain itu, peningkatan konektivitas internasional melalui rute penerbangan baru menjadi langkah strategis untuk menarik wisatawan mancanegara.

“Dengan konektivitas yang semakin terbuka, kita bisa mendorong wisatawan datang dan sekaligus memperluas peluang investasi,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, kawasan pariwisata seperti Banggai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan asing, terutama dengan potensi bahari yang dimiliki.

Upaya ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mengintegrasikan penguatan birokrasi dengan pengembangan ekonomi daerah, sehingga mampu bersaing di tingkat global sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

sumber: biro adpim

Gubernur Anwar Hafid Berorasi Di Panggung Ribuan Wisudawan Trisakti
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Berorasi Di Panggung Ribuan Wisudawan Trisakti

Adm Red. May 5, 2026

Jakarta, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, kembali menegaskan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan nasional. Tampil bak Gubernur Pendidikan di hadapan ribuan wisudawan dan wisudawati Universitas Trisakti, Anwar Hafid menyampaikan pesan kuat tentang makna sejati gelar sarjana sebagai amanah intelektual yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

‎Dalam pidatonya, Anwar Hafid menekankan bahwa gelar akademik bukan sekadar simbol pencapaian pribadi, melainkan sebuah kontrak sosial yang menuntut kontribusi nyata bagi kemanusiaan dan kemajuan bangsa.

‎“Untuk para wisudawan dan wisudawati, gelar yang kalian dapat bukan sekadar tinta di atas ijazah. Gelar itu adalah kontrak sosial antara kalian dengan kemanusiaan,” tegas Anwar Hafid di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa 5 Mei 2026.

‎Pernyataan tersebut mempertegas karakter kepemimpinan Anwar Hafid yang selama ini dikenal konsisten menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah maupun bangsa.

‎Bagi Anwar Hafid, pendidikan bukan hanya soal meraih titel akademik, melainkan membentuk manusia yang mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat.

‎Mantan Bupati Morowali dua periode itu juga mengingatkan para alumni Trisakti agar tidak terjebak pada kebanggaan simbolik sebagai lulusan kampus ternama.

‎Menurutnya, kebanggaan sejati terletak pada sejauh mana ilmu yang dimiliki mampu menghadirkan manfaat nyata.

‎“Jangan pernah bangga kalian lulus dari universitas ternama ini. Berbanggalah jika kalian menjadi alasan seseorang kembali bahagia, kembali sembuh, atau sebuah kebijakan menjadi lebih adil karena buah pikiran kalian,” ujarnya.

‎Anwar menegaskan, dunia tidak akan mengukur seseorang dari cepat atau lambatnya menyelesaikan pendidikan, melainkan dari dampak yang berhasil diciptakan bagi kehidupan sosial.

‎“Dunia tidak akan bertanya berapa lama kalian kuliah, tetapi akan menagih apa yang bisa kalian berikan untuk mereka yang terpinggirkan,” katanya.

‎Dalam kesempatan itu, Anwar Hafid juga mengajak seluruh wisudawan untuk meneladani sejarah besar Universitas Trisakti sebagai simbol perjuangan reformasi Indonesia.

‎Menurutnya, semangat perubahan yang diwariskan kampus harus terus hidup dalam setiap langkah para alumninya.

‎“Berdiri di bawah panji Trisakti ini, saya tidak hanya melihat barisan toga yang rapi. Saya melihat masa depan Indonesia yang sedang mekar,” ungkapnya.

‎Pesan-pesan tersebut semakin menegaskan sosok Anwar Hafid sebagai pemimpin yang menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama perubahan.

‎“Di sinilah, di tanah para pahlawan reformasi, anak-anak kita ditempa seperti baja yang tak termakan zaman,” pungkas Anwar. (*)

editor: zudan

Ucapan “Wartawan Bodoh” Picu Kecaman, JMSI Sulteng Soroti Etika Pejabat Publik
  • Uncategorized

Ucapan “Wartawan Bodoh” Picu Kecaman, JMSI Sulteng Soroti Etika Pejabat Publik

Adm Red. May 5, 2026

Palu, trustsulteng – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tengah mengecam keras pernyataan mantan Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi, yang dinilai menghina profesi jurnalis saat proses konfirmasi berita.

Insiden tersebut terjadi pada Senin 4 Mei 2026, di Aula RSUD Undata Palu, usai agenda pelantikan direktur rumah sakit. Saat itu, seorang jurnalis tengah menjalankan tugasnya untuk mengonfirmasi informasi terkait pembagian jasa pelayanan tenaga kesehatan. Namun, alih-alih memberikan klarifikasi, yang bersangkutan justru melontarkan pernyataan bernada penghinaan dengan menyebut wartawan “bodoh”.

Ketua JMSI Sulawesi Tengah, Murtalib, menilai tindakan tersebut tidak hanya mencerminkan sikap tidak profesional sebagai pejabat publik, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis.

“Pernyataan itu melukai insan pers dan mencederai prinsip keterbukaan informasi yang menjadi hak publik. Penghinaan terhadap jurnalis adalah bentuk intimidasi verbal yang berpotensi menghambat kerja jurnalistik,” ujar Murtalib dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin kemerdekaan pers serta memberikan perlindungan hukum terhadap kerja jurnalistik. Oleh karena itu, segala bentuk upaya merendahkan atau menghalangi kerja pers dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

JMSI Sulawesi Tengah menegaskan bahwa pejabat publik seharusnya mampu menunjukkan komunikasi yang baik, terbuka, dan profesional, terutama saat menghadapi pertanyaan dari media. Ketidaksiapan dalam memberikan jawaban, lanjut Murtalib, tidak dapat dijadikan alasan untuk melontarkan penghinaan.

“Perbedaan pandangan harus disikapi melalui mekanisme yang benar, seperti hak jawab atau klarifikasi berbasis data, bukan dengan makian,” tegasnya.

Lebih lanjut, JMSI menilai insiden ini mencerminkan masih rendahnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers di daerah. Mereka juga mencatat adanya kecenderungan meningkatnya kasus intimidasi dan pelecehan terhadap jurnalis di Sulawesi Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

Atas kejadian tersebut, JMSI Sulawesi Tengah mendesak drg. Herry Mulyadi untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada jurnalis yang telah dihina. Selain itu, JMSI juga meminta Gubernur Sulawesi Tengah untuk melakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan pemerintah provinsi, khususnya dalam aspek komunikasi publik.

Organisasi tersebut turut mengingatkan seluruh pejabat publik agar menghormati kerja jurnalistik sebagai salah satu pilar demokrasi. Di sisi lain, jurnalis juga diimbau untuk tetap bekerja secara profesional dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, tanpa takut terhadap segala bentuk intimidasi.

“Penghinaan terhadap jurnalis tidak bisa dinormalisasi. Ini adalah ancaman terhadap kebebasan informasi dan demokrasi,” pungkas Murtalib (*)

editor: yusrin eLbanna

IJTI Sulteng Kecam Pernyataan Eks Direktur RSUD Undata yang Menghina Jurnalis
  • Uncategorized

IJTI Sulteng Kecam Pernyataan Eks Direktur RSUD Undata yang Menghina Jurnalis

Adm Red. May 5, 2026

Palu, trustsulteng – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah mengecam keras tindakan mantan Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi, yang melontarkan pernyataan bernada penghinaan terhadap jurnalis dengan menyebut wartawan “bodoh” saat proses konfirmasi.

‎Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 4 Mei 2026, usai pelantikan Direktur RSUD Undata di Aula RSUD Undata Palu, ketika seorang jurnalis tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk mengonfirmasi informasi terkait pembagian jasa pelayanan tenaga kesehatan.

‎IJTI Sulteng menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis sekaligus mencerminkan sikap tidak profesional sebagai pejabat publik. Pernyataan tersebut tidak hanya melukai insan pers, tetapi juga mencederai prinsip keterbukaan informasi yang menjadi hak publik.

‎Kami menegaskan bahwa:

‎- Tindakan penghinaan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran etika dan bentuk intimidasi verbal yang berpotensi menghambat kerja jurnalistik.

‎- Jurnalis bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kebebasan pers dan melindungi kerja jurnalistik.

‎- Segala bentuk upaya menghalangi atau merendahkan kerja jurnalistik dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

‎- Pejabat publik seharusnya memberikan contoh komunikasi yang baik, terbuka, dan profesional, terutama saat menghadapi pertanyaan dari media.

‎Ketidaksiapan menjawab bukan alasan untuk melakukan penghinaan.

‎- Perbedaan pandangan atau ketidaknyamanan terhadap pertanyaan jurnalis harus disikapi dengan mekanisme yang benar, seperti hak jawab atau klarifikasi berbasis data, bukan dengan makian.

‎IJTI Sulteng juga menilai peristiwa ini menjadi bagian dari meningkatnya kasus intimidasi dan pelecehan terhadap jurnalis di Sulawesi Tengah. Hal ini menunjukkan masih rendahnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers di daerah.

‎Untuk itu, IJTI Sulteng menyatakan sikap:

‎- Mendesak yang bersangkutan untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada jurnalis yang telah dihina.

‎- Meminta Gubernur Sulawesi Tengah melakukan evaluasi terhadap pejabat di lingkungan pemerintah provinsi, khususnya dalam hal komunikasi publik.

‎- Mengingatkan seluruh pejabat publik agar menghormati kerja-kerja jurnalistik sebagai bagian dari pilar demokrasi.

‎- Mengimbau seluruh jurnalis untuk tetap bekerja profesional, berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, serta tidak takut terhadap segala bentuk intimidasi.

‎IJTI Sulteng menegaskan bahwa penghinaan terhadap jurnalis bukan hal yang bisa dinormalisasi. Setiap bentuk pelecehan terhadap profesi pers adalah ancaman terhadap kebebasan informasi dan demokrasi. (*)

‎IJTI SULAWESI TENGAH

Baru Menjabat Kajati Sulteng, Zullikar Tanjung Langsung “Rotasi Dua Pejabat”
  • Pemerintah

Baru Menjabat Kajati Sulteng, Zullikar Tanjung Langsung “Rotasi Dua Pejabat”

Adm Red. May 5, 2026

Palu, trustsulteng – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., secara resmi memimpin upacara pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, dan serah terima jabatan Pejabat Eselon III di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Selasa 5 Mei 2026.

​Perhelatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Abdul Aziz Lamadjido, Lantai 6 Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, yang berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu. Acara ini menandai dimulainya babak baru bagi kepemimpinan di dua posisi strategis, yakni jabatan Asisten Pembinaan dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong

Dalam prosesi tersebut, Kajati melantik dua pejabat baru berdasarkan evaluasi mendalam terhadap profesionalitas dan integritas mereka:

​Dr. Benny Siswanto, S.H., M.H., dipercaya mengemban amanah sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Sulteng.

​Dian Herdiman, S.H., M.H., resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong.

​Dalam sambutannya, Zullikar Tanjung menegaskan bahwa rotasi di tubuh Kejaksaan merupakan upaya institusi untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menghadirkan penegakan hukum yang berorientasi pada kemanfaatan serta menunjang kebangkitan ekonomi nasional.

​Kepada Asisten Pembinaan, Kajati menginstruksikan penguatan manajemen perencanaan, pengelolaan SDM, hingga pelaksanaan program reformasi birokrasi di lingkungan Kejati Sulteng. Sementara kepada Kajari Parigi Moutong, ditekankan pentingnya pengendalian kebijakan hukum yang berintikan keadilan, baik melalui langkah preventif maupun represif, termasuk optimalisasi pemulihan aset negara.

Kajati juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pejabat lama, yakni Bapak Fitri Zufahmi, S.H., M.H. dan Bapak Purnama, S.H., M.H., beserta istri atas dedikasi dan kontribusi positif mereka selama bertugas.

​Acara ditutup dengan doa bersama, dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, para Asisten, serta jajaran pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Tengah. (*)

editor: arief

Wagub Sulteng Lantik Direktur RSUD Undata, Tekankan Penguatan Layanan Kesehatan
  • Pemerintah
  • Uncategorized

Wagub Sulteng Lantik Direktur RSUD Undata, Tekankan Penguatan Layanan Kesehatan

Adm Red. May 4, 2026

Palu, trustsulteng – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Direktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, berlangsung di Aula RSUD Undata Palu, Senin 4 Mei 2026.

Dalam pelantikan tersebut, dr. Jumriani, M.H., resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Plt (Pelaksana Tugas), dr. Nurlaela Harate, M.PH.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola layanan kesehatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pelantikan ini adalah hal yang biasa dalam dinamika organisasi. Namun saya berharap seluruh jajaran di RSUD Undata dapat bergandengan tangan bersama-sama membangun rumah sakit ini menjadi lebih baik,” ujar Reny.

Ia menekankan bahwa RSUD Undata sebagai rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan merata. Oleh karena itu, jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan layanan kesehatan melalui program unggulan “Berani Sehat” sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Program ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah, cepat, dan tanpa hambatan biaya.

Lebih lanjut Wagub juga menyoroti pentingnya penambahan tenaga dokter spesialis di RSUD Undata, seiring meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan medis.

“Kita perlu menambah tenaga dokter spesialis karena banyaknya pasien yang dilayani,” tegasnya.

Selain itu, ia turut mengingatkan agar pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) terus ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tanggap, dan maksimal.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran RSUD Undata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Sitti Asmaul Husnasyah, serta Pelaksana Tugas (plt) Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Abdul Raaf Malik, bersama para kepala perangkat daerah se-Sulawesi Tengah.(*)

sumber: biro adpim|editor: arief

Posts pagination

1 2 3 4 … 271 Next

Recent Posts

  • Brigjen Pol. Nasri Sulaeman Ditunjuk Kapolda Sulteng
  • Gubernur Sulteng Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga
  • Kejagung Bidik 30 Perusahaan Tambang dan Sawit Ilegal di Sulteng
  • RSUD Undata Menuju Rumah Sakit Bertaraf Internasional
  • Gubernur Anwar Hafid Bidik Peluang Pasar Timur Tengah
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.