Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Popular Tags
  • Berita Sulteng
  • KONI sulteng
  • Berita sulteng tolitoli
  • Olahraga sulteng
  • Gubernur Cudy
  • Berita sulteng sigi
  • Berita Sulteng PON papua
  • Berita PON Papua sulteng
  • Media sulteng
Breaking News
1 IMG-20251209-WA0002 Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia 2 IMG-20251209-WA0001 Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045 3 IMG-20251209-WA0000 Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka 4 IMG-20251208-WA0005 Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali 5 IMG-20251208-WA0001 Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul
Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

Adm Red. December 9, 2025
Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045

Adm Red. December 9, 2025
Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka
  • Uncategorized

Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka

Adm Red. December 8, 2025
Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali
  • Uncategorized

Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali

Adm Red. December 8, 2025
Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul

Adm Red. December 8, 2025
  • Latest
  • Popular
  • Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

    Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

    December 9, 2025
  • Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045

    Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045

    December 9, 2025
  • Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka

    Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka

    December 8, 2025
  • Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali

    Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali

    December 8, 2025
  • Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

    Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

    December 9, 2025
  • Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    July 28, 2021
Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

December 9, 2025
Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045

December 9, 2025
Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia

Adm Red. December 9, 2025

Donggala, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Ketua Dekranasda Provinsi Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, menghadiri sekaligus membuka Networking of Tenun Central Sulawesi yang digelar di Desa Wisata Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian objek wisata baru Pantai Karampuana sebagai destinasi pendukung desa wisata, Selasa 9 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Towale sebagai salah satu prioritas pengembangan desa wisata di masa yang akan datang. Ia menilai Towale memiliki kekuatan budaya yang unik, khususnya Tenun Donggala, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia sejak tahun 2015.

“Tenun Donggala ini sudah menasional. Sekarang kita ingin kembali mendunia, seperti dulu ketika sarung Donggala menjadi kebanggaan dan bernilai tinggi,” ujar Gubernur. Ia mengisahkan cerita masyarakat tempo dulu yang menjadikan sarung Donggala sebagai “modal hidup”, karena bisa dijual kapan saja saat dibutuhkan.

Gubernur Anwar mengungkapkan kebanggaannya melihat makin banyak anak muda yang mencintai motif Donggala. Ia sendiri selalu mengenakan Batik Donggala dalam berbagai rapat, baik di Sulawesi Tengah maupun di Jakarta, sebagai bentuk promosi nyata atas warisan budaya daerah.

“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya.

Bentuk kecintaan terhadap Tenun Donggala juga ditunjukkan Ketua Dekranasda Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, yang disebut hampir selalu mengenakan Batik Donggala dalam aktivitas dinas maupun perjalanan luar daerah. Menurut Gubernur, hal ini adalah contoh nyata bahwa pelestarian budaya harus dimulai dari diri sendiri.

Pada kesempatan ini, Gubernur Anwar juga menyampaikan rasa hormat atas kehadiran Presiden/CEO Eco Fashion Week Australia (EFWA), Dr. Zulhal Bupan Mils, tokoh mode dunia yang berkomitmen memperjuangkan eco-fashion dan fesyen berkelanjutan. Ia menilai kehadiran Dr. Zulhal membuka peluang besar untuk kolaborasi internasional antara penenun Donggala dengan desainer, lembaga kreatif, dan mitra global.

“Beliau datang dari jauh hanya untuk membantu kita mengangkat warisan budaya nasional ini,” ucapnya.

Acara yang diikuti 223 penenun ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Gubernur mengaku kagum melihat kemampuan para penenun yang mampu menciptakan motif secara mandiri dengan ketelitian tinggi. Untuk mendukung keberlanjutan usaha penenun, ia memastikan akan menyalurkan bantuan modal pada tahun 2026.

“Tahun 2026, pemerintah akan memberikan bantuan modal lima juta rupiah kepada setiap penenun. Agar kreativitas semakin berkembang dan warisan budaya kita semakin maju,” tegasnya.

Ia juga mendorong inovasi desain yang lebih digemari generasi muda, dengan motif yang lebih sederhana dan tidak terlalu mengilap, agar Tenun Donggala semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. Zulhal Bupan Mils menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan kegiatan, termasuk Pemda Donggala, masyarakat Towale, dan para desainer lokal seperti Ibu Ece, Evan, dan Nasa. Ia menjelaskan bahwa sejak 2017 dirinya aktif memperjuangkan eco-fashion di tingkat internasional, dengan fokus pada kreativitas berbasis serat alami seperti merino, kapas, cerami, dan serat alpaka.

“Tujuan kami adalah menginspirasi komunitas lokal, mengubah cara pandang mereka terhadap hubungan antara fesyen dan lingkungan, serta membuka kesempatan bagi desainer dan model muda untuk berkembang,” tutur Dr. Zulhal.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara merupakan kunci agar kerajinan berbasis serat alami mampu bersaing di pasar global. “Kami bekerja bersama desainer nasional dan internasional, pemerintah, komunitas kreatif, lembaga pendidikan, dan media untuk mengangkat kerajinan berbahan alami ke level dunia,” tambahnya.

Acara Networking of Tenun Central Sulawesi juga turut dihadiri Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Kepala Desa Towale, para penenun, masyarakat setempat, serta desainer lokal yang menampilkan karya mereka melalui fashion show. (*)

biro adpim/editor: arief

Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045

Adm Red. December 9, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Aula Sinergitas BPSDM Sulteng, Senin 9 Desember 2025. Acara berlangsung hangat dan penuh semangat dengan mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” serta tagline #DWPMengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri.

Dalam sambutannya, Dr.Anwar Hafid menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi DWP sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam pembangunan sosial dan ketahanan keluarga. Ia menilai tema tahun ini selaras dengan kebutuhan bangsa untuk menyiapkan generasi yang unggul secara intelektual maupun karakter.

“Dharma Wanita harus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kinerja pemerintah tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama peran anggota DWP yang menjaga suasana rumah tangga tetap kondusif.

Ia juga menyinggung agenda pembangunan daerah yang akan dipercepat mulai 2026 melalui program 9 BERANI menuju Sulawesi Tengah Nambaso. Ia menyebut program BERANI Berkah sebagai fondasi seluruh rencana pembangunan.

“Semua itu dapat berjalan baik apabila Dharma Wanita mengambil peran aktif. Dari sinergi itu akan hadir keberkahan dalam kehidupan,” sebutnya.

Sementara, Penasehat DWP Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya kolaborasi orang tua dalam membentuk karakter anak. Ia mengingatkan bahwa pendidikan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi juga peran ayah yang turut menentukan kekuatan dan keharmonisan keluarga.

“Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat moral, spiritual, dan karakternya,” tuturnya.

Ia juga mengimbau anggota DWP untuk bijak bermedia sosial, mengingat arus informasi yang begitu cepat dapat berpengaruh pada dinamika keluarga.

“Di era digital, jari-jarimu adalah harimaumu,” katanya mengingatkan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Yanti Uno Muhammad Neng, melaporkan bahwa peringatan HUT kali ini dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial, seperti pemberian santunan pendidikan, pemeriksaan mata bekerja sama dengan SMEC, donor darah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Ia berharap rangkaian kegiatan ini dapat semakin memperkuat peran DWP dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan keluarga.

Acara turut dihadiri Plt. Kepala BPSDMD Sulteng Dr. Moh. Yasin Baculu, Tim Penggerak PKK Sulawesi Tengah Ketua DPW Sulawesi Tengah, Ketua Persit Candra Kirana Palakan Wira, perwakilan DWP kabupaten/kota, serta berbagai praktisi perempuan. Perayaan ini menjadi penegasan kembali komitmen DWP untuk terus adaptif, solid, dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan keluarga serta pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 dan Sulawesi Tengah Nambaso. (*)

biro adpim/editor: arief

Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka
  • Uncategorized

Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – September 2025, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah menyita uang tunai senilai Rp4,275 miliar dari kasus dugaan korupsi proyek pembelian Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali. Uang tersebut disita dari seorang mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali berinisial RI, yang juga mantan Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng.

Kasus korupsi ini bermula dari adanya penyimpangan penggunaan anggaran rehabilitasi mess Pemda Morowali senilai Rp9 miliar. Alih-alih digunakan untuk perbaikan mess di Jalan Ramba, Palu, dana tersebut justru dialihkan untuk membeli tanah dan bangunan di Jalan Garuda milik Amjad Lawasa.

Selain itu, penyidik menemukan indikasi mark up harga hingga miliaran rupiah. Kejanggalan juga ditemukan dalam proses administrasi, di mana Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dan pembayaran justru dilakukan kepada pihak yang tidak sah sebagai pemilik sah tanah.

Meski penyelidikan telah dimulai sejak tahun 2024, prosesnya sempat tertunda karena beberapa pihak yang dipanggil penyidik ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah.

Sedikitnya 22 saksi telah diperiksa. Termasuk mantan Sekprov Sulteng Amdjad Lawasa dan Yusman Mahbub, Sekda Morowali.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Salahuddin, S.H., M.H, mengatakan pengembalian dana tersebut telah terbagi dalam dua bagian. Sebesar Rp 4,275 miliar dititipkan di Bank Syariah Indonesia (BSI) atas penitipan Kejati Sulteng. Sementara Rp 5 miliar diserahkan ke keuangan Pemerintah Kabupaten Morowali, tetapi dana itu tidak dapat digunakan karena telah diblokir sebagai bagian dari titipan sitaan kejati Sulteng.

“Posisi uang itu tidak bisa digunakan karena sudah diblokir dan masuk dalam sitaan. Kita lihat proses hukumnya sampai selesai, apakah nanti dikembalikan ke negara atau seperti apa putusannya,” ujar Salahuddin, saat ditemui usai konferensi pers kasus dugaan korupsi dana CSR di Kejati Sulteng.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan pagu anggaran proyek Mess Pemda Morowali senilai Rp 9 miliar, maka pemulihan kerugian negara saat ini sudah sepenuhnya terpenuhi.

Pada 8 Desember 2025, mantan Pj. Bupati Morowali Rachmansyah Ismail (RI) ditetapkan sebagai tersangka bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kabag Umum Pemda Morowali, Arifin dan langsung ditahan. RI tidak hadir saat penetapan tersangka dengan alasan sakit. (*)

Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali
  • Uncategorized

Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – Jelang peringatan Hari Anti Korupsi Dunia (Hakorda) penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng menunjukkan taringnya. Pelaku korupsi ditindak. Dijebloskan ke ‘hotel prodeo’. Mobil tahanan Kejati Sulteng sejak senin pagi 8 Desember 2025, stay di halaman kantor kejaksaan menunggu penumpang. Satu persatu terperiksa dugaan korupsi digiring masuk mobil tahanan. Mantan Penjabat Bupati Morowali inisial RI, batal naik mobil hijau milik Kejati Sulteng karena alasan sakit.

Aspidsus Kejati Sulteng, Salahuddin SH. MH membenarkan ketidakhdiran RI yang juga mantan Kadis ESDM Sulteng, dengan alasan sakit.

Sementara itu, Kasipenkum Kejati Sulteng Laode Abdul Sofian kepada sejumlah wartawan membenarkan bahwa status RI telah resmi menjadi tersangka sejak Senin, 08 Desember 2025.

Di hari yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan mess Pemda Morowali inisial AU, resmi ditahan untuk 20 hari ke depan.

“RI telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Karena tidak hadir hari ini, sehingga belum ditahan,” jelas Kasipenkum Laode Abdul Sofian.

Sedangkan Untuk Kasus Korupsi Proyek peningkatan Jalan di dinas PUPR Kabupaten Parimo, penyidik menetapkan HB selaku tersangka baru .

HB saat ini menjabat Kadis Nakertrans Pemkab Parimo. Dugaan korupsi menimpanya, saat menjabat Kadis PUPR Kabupaten Parimo tahun 2023, tentang proyek jalan, oleh penyidik telah menetapkan dua tersangka, dibawah ke Rutan Klas II Maesa. untuk menjalani penahanan tahap pertama 20 hari kedepan. (*)

editor: arief

Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – Kampus Seribu Mimpi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menjalani proses Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang diselenggarakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sebagai wujud dukungan, Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si hadir langsung pada acara pembukaan asesmen di Auditorium UIN Datokarama pada Senin 8 Desember 2025.

Kehadiran ini mencerminkan keberpihakan dan komitmen Pemprov Sulteng terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi di Sulteng sebagai pilar percepatan pembangunan daerah Sulteng Nambaso.

Dalam konsep Sulteng Nambaso, Gubernur Anwar Hafid menuturkan ingin meningkatkan rata-rata usia sekolah masyarakat Sulteng dari hanya 9 tahun menjadi 12 tahun lewat implementasi Berani Cerdas.

“Kita punya cita-cita Sulteng Nambaso atau Sulteng yang besar, kalau dalam dunia pendidikan kira-kira (Sulteng yang) unggul dan berprestasi,” terangnya bahwa kampus UIN memiliki visi yang sejalan dengan pemprov dalam menjalankan program Nawa Cita Berani.

Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.Ag UIN Datokarama telah menunjukkan kemajuan pesat dalam layanan akademis, publikasi riset dan pengabdian masyarakat, pengembangan infrastruktur dan sarana prasarana kampus.

“Saya berharap UIN mendapat predikat unggul sebagai wujud nyata dari Sulteng Nambaso,” tegasnya, berharap capaian akreditasi unggul terwujud.

Tim asesor diketuai Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hum dari Universitas Brawijaya bersama 3 anggota asesor.

Turut membersamai gubernur, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si. (*)

biro adpim/editor: arief

Kejati Sulteng Ungkap Perkara Korupsi, Selamatkan Uang Negara Puluhan Miliar Selama Tahun 2025
  • Uncategorized

Kejati Sulteng Ungkap Perkara Korupsi, Selamatkan Uang Negara Puluhan Miliar Selama Tahun 2025

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat” tema diskusi dikemas bentuk Coffe Morning dan Press Release, di lantai 6 Kantor Kejati Sulteng, Senin 8 Desember 2025.
Dikesempatan santai bersama pegiat anti korupsi dan wartawan, Kejati Sulawesi Tengah merilis capaian kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) sepanjang tahun 2025.
Kepala Kejati Sulteng, Nuzul Rahmat, SH, MH, menyampaikan bahwa Kejati dan jajarannya berhasil mengungguli target dan menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi, dengan memprioritaskan “Asset Recovery” dan penargetan “Big Fish.”
Rincian Total Penyelamatan Kerugian Negara
Data rekapitulasi menunjukkan total penyelamatan kerugian keuangan negara oleh seluruh jajaran Kejaksaan se-Sulawesi Tengah mencapai angka fantastis, yaitu Rp 39,24 Miliar. Angka ini merupakan gabungan dari seluruh satuan kerja di wilayah tersebut. Kejati Sulteng sendiri berhasil menyelamatkan Rp 27.400.000.000,- dari 21 penyelidikan dan 11 penyidikan kasus korupsi, jauh melebihi target tahunan Kejaksaan Agung.

Kontribusi Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri
Selain Kejati, Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Sulteng juga menangani 30 kasus penyidikan dengan penyelamatan kerugian negara sebesar Rp 9.928.715.440,-. Sementara itu, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) se-Sulteng berkontribusi dengan 8 kasus penyidikan dan penyelamatan Rp 1.911.257.667. Secara total, seluruh jajaran Kejaksaan di Sulawesi Tengah telah menyelamatkan hampir Rp 40 Miliar uang negara dari tindak pidana korupsi.
Penegasan Fokus pada “Asset Recovery” dan “Big Fish”
Kajati Sulteng, Nuzul Rahmat, menegaskan bahwa penindakan kejaksaan berorientasi pada asset recovery dan keadilan, serta diprioritaskan pada sektor strategis.
Aspidsus Kejati Sulteng, Salahuddin, SH, MH, menambahkan bahwa pihaknya serius menindaklanjuti arahan Jaksa Agung untuk memprioritaskan penanganan perkara yang melibatkan “Big Fish,” termasuk yang melibatkan Kepala Daerah dan Kepala Dinas, sebagai bukti bahwa tidak ada yang kebal hukum.
“Arahan pimpinan sudah jelas, kita fokus pada ‘Big Fish’. Kami memastikan setiap penanganan perkara, terutama yang menyentuh pejabat tinggi atau sektor vital, dilakukan secara profesional dan transparan. Ini adalah pesan tegas bahwa di mata hukum, tidak ada satu pun pihak, termasuk Kepala Daerah atau Kepala Dinas, yang kebal hukum. Siapapun yang terlibat, akan kami tindak sesuai undang-undang.”ucapnya dengan tegas. (*)

 

Gubernur Anwar Hafid:  Tanpa Guru, Sulawesi Tengah Tidak Akan Maju
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid:  Tanpa Guru, Sulawesi Tengah Tidak Akan Maju

Adm Red. December 7, 2025

Morowali, trustsulteng – Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung meriah di Anjungan Pantai Matano, Sabtu 6 Desember 2025. Ribuan guru dari seluruh kabupaten/kota hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang menurutnya menjadi pilar kemajuan daerah.
“Tanpa guru, Sulawesi Tengah tidak akan maju seperti sekarang. Masa depan anak-anak Sulteng ada di tangan kalian,” tegasnya.

Gubernur meminta PGRI menyusun rekomendasi resmi sebagai dasar kebijakan pendidikan daerah, terutama terkait perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan guru.

Selain itu, Gubernur Anwar Hafid memaparkan tantangan pendidikan Sulteng, di mana rata-rata lama sekolah baru 9 tahun, sehingga diperlukan intervensi besar untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya pendataan ketat terhadap kelanjutan pendidikan setiap anak dari SD hingga SMA.

Mulai 2026, pemerintah menyiapkan sejumlah program strategis, yakni: PAUD dibiayai penuh pemerintah, Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD–SMA), Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota, Pemasangan internet di semua sekolah, Para guru direkomendasikan untuk mendaftar di Program Berani Cerdas untuk peningkatan kompetensi guru.

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, S.Pd., M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah.
“Guru harus tegas, menjaga integritas, dan membimbing siswa menjadi manusia beriman serta berakhlak,” ujarnya.

Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah, PGRI, dan para pendidik demi mewujudkan generasi emas Sulawesi Tengah.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut yakni Ketua TP PKK Sulteng sekaligus Ibunda Guru, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana, Kepala Badan Kesbangpol Drs. Arfan, Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini, forkopimda, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya. (*)

biro adpim/editor: arief

Business Matching : Saatnya UMKM Naik Kelas
  • Uncategorized

Business Matching : Saatnya UMKM Naik Kelas

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Dra. Novalina, M,M, Membuka kegiatan Business Matching, Ingkubator Bisnis Pabeta dengan tema “Berani Harmoni Untuk UMKM Berdaya Saing Menuju Sulawesi Tengah Yang Unggul Dan Sejahtera” yang digelar di Tanaris Coffee, Sabtu 6 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Sekda Novalina menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan rangkaian kegiatan pembinaan UMKM yang menurutnya telah berjalan terstruktur dan komprehensif.

“Ini adalah kesempatan besar bagi kita semua dan merupakan momen penting untuk membantu teman-teman UMKM agar betul-betul bisa naik kelas dan bersaing,” ujarnya

Ia turut menyampaikan bahwa terdapat sekitar 25 UMKM yang berhasil memasuki tahapan pendampingan intensif dan siap menjangkau pasar yang lebih luas. Bahkan beberapa UMKM telah dipromosikan dan dijajaki oleh mitra dari Jawa Timur.

“Ini kebanggaan kita semua serta menjadi contoh bagi UMKM lain bahwa kita bisa berkembang dan mampu memasuki pasar nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung keberhasilan ekspor durian Sulawesi Tengah ke Tiongkok sebagai bukti bahwa potensi daerah terbuka lebar untuk menembus pasar global. Ia berharap produk UMKM dapat mengikuti jejak tersebut.

Selain pendampingan usaha, pelaku UMKM juga dibekali keterampilan penting seperti public speaking dan analisis bisnis.

“Kemampuan public speaking dan penyusunan rencana bisnis itu wajib bagi Mitra usaha yang membutuhkan gambaran jelas serta meyakinkan tentang bagaimana bisnis ini dibangun secara berkelanjutan dan menguntungkan,” katanya.

Pada akhir acara, Sekda berkesempatan mengunjungi seluruh tenan UMKM peserta untuk melihat langsung produk, inovasi, dan kesiapan mereka memasuki pasar kompetitif.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem UMKM di Sulawesi Tengah agar mampu bersaing, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Sulteng, Sisliandi Ponulele, S.STP., M.Si, Kepala PD terkait; Mitra Kerja, dan pemangku kepentingan. (*)

biro adpim/editor: zudan

Abcandra M. Akbar Supratman Terpilih Pimpin IPSI Sulteng 2025–2030
  • Uncategorized

Abcandra M. Akbar Supratman Terpilih Pimpin IPSI Sulteng 2025–2030

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng – Tokoh muda Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2025–2030. Ia ditetapkan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII IPSI Sulteng yang digelar pada 6-7 Desember 2025 di Kota Palu.

Abcandra M Akbar Supratman terpilih secara aklamasi, setelah menjadi satu-satunya calon yang lolos seluruh syarat verifikasi Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Ia juga mengantongi dukungan solid dari 11 perguruan dan 5 pemerintah kabupaten/kota, menjadikan proses pemilihannya sebagai salah satu yang paling kuat dalam sejarah IPSI Sulteng.

Dlam pidato perdananya setelah terpilih, Akbar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus menegaskan, amanah tersebut merupakan panggilan sebagai putra daerah untuk mengembangkan pencak silat di Sulawesi Tengah.

“Saya dipercayai dan diminta langsung oleh perguruan dan Pemkab untuk bersama-sama membangun IPSI Sulawesi Tengah. Sebagai putra daerah, ini menjadi panggilan untuk saya,” katanya.

Ia juga mengutip pesan Ketua Umum IPSI yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa mengurus olahraga adalah wujud nasionalisme dan patriotisme.

“Mengurus olahraga adalah panggilan cinta Tanah Air. Ini bentuk komitmen kita membesarkan IPSI di daerah masing-masing, termasuk di Sulawesi Tengah,” katanya.

Fokus kepemimpinan Akbar akan diarahkan pada penataan organisasi, penguatan sumber daya manusia, dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia meminta komitmen penuh tim formatur agar diberi kewenangan penuh dalam penataan struktur kepengurusan.

“Karena saya diminta mengurus ini, maka saya meminta komitmennya untuk memberikan kewenangan sepenuhnya kepada saya dan jangan diintervensi. Kita perlu penataan yang betul-betul bisa menjadi gerbong bersama,” tegasnya.

Ia juga menargetkan Sulawesi Tengah dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat dalam masa kepemimpinannya.

Selain itu, kebutuhan atlet—termasuk kemungkinan mendatangkan pelatih dari luar daerah—akan dipertimbangkan secara matang bersama para senior dan perguruan.

Abcandra menyebut telah bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, untuk membahas dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga di Sulteng. Ia juga berencana mendorong perubahan format Piala Menpora menjadi Kejurnas Pencak Silat, mengikuti perubahan skema nasional yang kini menjadi Piala Presiden.

“Untuk IPSI ini, saya tegaskan tidak ada kepentingan politik. Fokus kita adalah diplomasi budaya dan memperkenalkan Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

DANA YANG TERBATAS

Sementara itu, terpilihnya Abcandra menandai berakhirnya masa jabatan Muh. Irwan Lapatta, yang memimpin IPSI Sulteng selama dua periode. Dalam laporan akhir tugasnya, Irwan mengakui banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari bencana hingga minimnya dukungan anggaran olahraga.

“Program IPSI sangat terbatas, karena minimnya dana dari Pemda dan KONI. Program sirkuit yang idealnya tiga kali setahun menjadi sulit direalisasikan,” katanya.

Irwan berharap kehadiran Abcandra M. Akbar Supratman yang juga Wakil Ketua MPR RI, dengan jaringan luas di tingkat pusat dan daerah, dapat memperkuat pembinaan IPSI ke depan. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan demi membawa IPSI Sulteng melangkah lebih jauh. (*)

editor: arief

Firmansyah Atlet Silat Berprestasi Asal Donggala Menerima Bantuan Rumah
  • Uncategorized

Firmansyah Atlet Silat Berprestasi Asal Donggala Menerima Bantuan Rumah

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng- Firmansyah (32) atlet pencak silat berprestasi berasal dari Kabupaten Donggala menerima bantuan Rumah Cahaya (Noor House) dari Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesiaemas, melalui PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Pemuda kelahiran Desa Limboro Tahun 1993 silam ini merupakan atlet berprestasi perorangan cabang olahraga silat, telah menandatangani surat pernyataan menerima bantuan rumah hunian beralamat Puri Indah Kasemen, Jalab Warung Jaud, kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten.

Firmansyah yang sedang menjalani masa pemulihan akibat depresi telah membuat pernyataan untuk tidak menjual, mengalihkan, menggadaikan, mengontrakkan, atau memindahtangankan hak atas bantuan rumah cahaya selama minimal 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diterima.

Firmansyah saat melakukan pemulihan latihan persiapan mengikuti Porprov Sulteng, Januari 2026.

foto: tangkapan vedio

Dan bersedia menerima konsekuensi hukum dan administratif apabila melanggar komitmen, termasuk kewajiban mengembalikan seluruh bantuan renovasi atau sanksi lain yang ditetapkan kemudian oleh pihak pemberi bantuan.
“Besok 8 Desember 2025, pukul 11.00 waktu Jakarta akta jual beli (AJB) akan ditanda tangani Firmansyah, yang diwakili orang tuanya,” tulis ibu Arty Kailiwati, meneruskan penyampaian guru olahraga Firmansyah, Minggu 7 Desember 2025.

Diketahui, Firmansyah beragam kejuaraan telah ia ikuti, baik di tingkat daerah, nasional, hingga tingkat internasional.

Dalam kejuaraan pekan olahraga mahasiswa tingkat Asean di Myanmar misalnya, ia sukses menyumbang medali emas bagi Indonesia.

Menurut sahabatnya, Sigit Sudaryanto, Firmansyah pernah meraih medali Perak Sea Games 2017 Kuala Lumpur.

Dari catatan sejumlah pemberitaan, Firmansyah juga meraih medali Perak PON Jabar XIX 2016. Pekan olah raga pelajar 2010 di Maluku.

Selanjutnya, juara 1 kejurnas pencak silat antar PPLP Gorontalo 20210 dan juara I pra PON XIX 2015 Gorontalo. Juara 1 Pra PON NTB 2012.

Kemudian, juara III Kejurnas Riau 2011. Meraih juara 1 Poprov Poso 2014, dan juara 1 pada Poprov Banggai IX 2022.(*)

editor: yusrin

Posts pagination

1 2 3 4 … 236 Next

Recent Posts

  • Gubernur Anwar Hafid Dorong Towale Jadi Prioritas Desa Wisata dan Tenun Donggala Mendunia
  • Gubernur Anwar Hafid Dorong Penguatan Peran DWP dalam Pendidikan Keluarga menuju Indonesia Emas 2045
  • Penyidik Sita Uang Hasil Korupsi Mess Pemda Morowali, Mantan Pj Bupati Tersangka
  • Penyidik Kejati Sulteng Tetapkan Tersangka Mantan Penjabat Bupati Morowali
  • Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.