Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Popular Tags
  • Berita Sulteng
  • KONI sulteng
  • Berita sulteng tolitoli
  • Olahraga sulteng
  • Gubernur Cudy
  • Berita sulteng sigi
  • Berita Sulteng PON papua
  • Berita PON Papua sulteng
  • Media sulteng
Breaking News
1 IMG-20260331-WA0020 Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat 2 Ibu Gubernur Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan. 


foto IST Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani” 3 IMG-20260331-WA0012 Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani” 4 IMG-20260331-WA0016 PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras” 5 IMG-20260330-WA0000 Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya
Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat
  • Pemerintah

Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat

Adm Red. March 31, 2026
Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”
  • Pemerintah

Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”

Adm Red. March 31, 2026
Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”
  • Pemerintah

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”

Adm Red. March 31, 2026
PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”
  • Uncategorized

PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”

Adm Red. March 31, 2026
Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya
  • Uncategorized

Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya

Adm Red. March 30, 2026
  • Latest
  • Popular
  • Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat

    Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat

    March 31, 2026
  • Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”

    Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”

    March 31, 2026
  • Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”

    Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”

    March 31, 2026
  • PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”

    PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”

    March 31, 2026
  • Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    Taekwondo Sulteng Siap Sumbang Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    Tim Takraw Putri Sulteng Optimis Rebut Medali Emas di PON XX Papua

    July 28, 2021
  • Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    Jelang PON Ketum KONI Sulteng Tinjau Kesiapan Atlet Bela Diri dan Sepak Takraw

    July 28, 2021
  • Menyoal Kerugian Negara Rp 2,4 M Dari Sidang Mantan Kepala DPRP Palu

    Menyoal Kerugian Negara Rp 2,4 M Dari Sidang Mantan Kepala DPRP Palu

    July 28, 2021
Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat
  • Pemerintah

Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat

March 31, 2026
Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”
  • Pemerintah

Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”

March 31, 2026
Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat
  • Pemerintah

Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat

Adm Red. March 31, 2026

Sigi, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi meluncurkan program BERANI Menyala di Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Selasa 31 Maret 2026. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan akses listrik yang merata bagi masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Program BERANI Menyala dirancang sebagai solusi konkrit untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan listrik yang layak dan berkelanjutan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 905 rumah telah menikmati aliran listrik melalui program ini.

“Ini sudah titik yang ke 905 yang menjadi bagian dari program BERANI Menyala,” ujarnya.

Tidak hanya menyasar rumah tangga, program ini juga mencakup pemasangan lampu penerangan jalan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan produktif bagi masyarakat.

Kehadiran langsung Gubernur di salah satu rumah penerima manfaat menjadi simbol kuat pendekatan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Dari kunjungan tersebut, terlihat jelas bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan besar, bahkan di wilayah yang relatif dekat dengan pusat kota.

“Ini dekat dengan kota, baru ada listrik, coba bayangkan bagaimana kondisi rakyat yang ada di pelosok daerah,” katanya.

Bagi Anwar Hafid, setiap program yang dijalankan harus memiliki dampak nyata dan langsung dirasakan masyarakat. BERANI Menyala bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bagian dari gerakan besar untuk menghadirkan keadilan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Maka dari itu dengan adanya kunjungan ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan dan bantuan yang menyentuh langsung ke masyarakat,” tandasnya.

Melalui BERANI Menyala, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan terang tidak hanya dalam arti listrik, tetapi juga sebagai simbol harapan, kemajuan, dan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. (*)

editor: arief

Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”
  • Pemerintah

Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”

Adm Red. March 31, 2026

Palu, trustsulteng – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menggelar kegiatan halal bihalal bersama jajaran PKK, Dekranasda, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) se-Sulawesi Tengah di Rujab Siranindi II, Palu, Selasa 31 Maret 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, serta Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekprov Novalina dan para istri pejabat di lingkup pemerintah provinsi.

Dalam sambutannya, Sry Nirwanti Bahasoan mengawali dengan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, seraya mengajak seluruh peserta menjadikan momentum halal bihalal sebagai ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Ia menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya para istri aparatur, dalam mendukung tugas suami serta menyukseskan program pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni “Sembilan Berani”, tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama para istri yang menjadi pendorong utama di balik kinerja aparatur.

“Ibu-ibu harus memahami dan ikut mendukung program ‘Sembilan Berani’, karena keberhasilan pembangunan juga ditentukan dari dukungan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sembilan program prioritas tersebut meliputi Berani Sehat, Berani Cerdas, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Berdering, Berani Panen Raya, Berani Tangkap Banyak, Berani Berkah, dan Berani Berintegritas.

Lebih lanjut, Sry Nirwanti juga membagikan pengalaman mendampingi Gubernur dalam berbagai kunjungan kerja ke daerah. Ia mengungkapkan masih adanya keterbatasan akses dasar di sejumlah wilayah, seperti ketersediaan air bersih.

“Kita masih menemukan desa yang belum memiliki akses air bersih. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih bersyukur sekaligus mendorong kepedulian sosial,” ungkapnya.

Ia mengajak para perempuan untuk lebih bijak dalam menggunakan sumber daya serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.

Selain itu, ia menegaskan bahwa peran istri sangat menentukan dalam perjalanan karier dan pengabdian suami. Dukungan moral, doa, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Istri adalah pendukung utama. Kita harus terus menguatkan, mendoakan, dan membantu agar tugas-tugas suami dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Sry Nirwanti membuka ruang komunikasi dan kebersamaan antaranggota organisasi perempuan, guna memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan halal bihalal tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan dalam mendorong pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih maju dan merata.(*)

editor: arief

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”
  • Pemerintah

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”

Adm Red. March 31, 2026

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 30 Maret 2026.

Rapat yang digelar di Gedung DPRD Sulteng itu dipimpin Ketua DPRD, Arus Abdul Karim, serta dihadiri unsur Forkopimda, anggota dewan, dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Gubernur menegaskan bahwa arah pembangunan daerah dijalankan melalui program strategis “Sembilan Berani”, dengan sejumlah capaian yang mulai terlihat pada 2025.

Di bidang pendidikan, pemerintah mencatat intervensi melalui bantuan pendidikan bagi puluhan ribu siswa di 13 kabupaten/kota, termasuk pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu dan berprestasi. Selain itu, peningkatan sarana pendidikan berbasis digital mulai dilakukan di sejumlah sekolah serta pelatihan vokasional bagi generasi muda.

Meski demikian, Anwar mengakui masih terdapat tantangan besar, terlihat dari angka lulusan SMA/SMK tahun 2024 sebanyak 37.993 siswa, di mana hanya sekitar 40 persen yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

Di sektor kesehatan, capaian ditunjukkan melalui penguatan layanan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, serta perluasan cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Pemerintah juga mendorong peningkatan status rumah sakit agar mampu menjadi rujukan dengan standar lebih tinggi.

Pada sektor infrastruktur, pemerintah mencatat progres pembangunan dan peningkatan jalan di berbagai wilayah, serta perluasan jaringan listrik desa. Program elektrifikasi terus didorong untuk menjangkau puluhan ribu kepala keluarga yang sebelumnya belum teraliri listrik.

Selain itu, pembangunan konektivitas wilayah dan pengembangan kawasan ekonomi berbasis pertanian dan perikanan mulai menunjukkan hasil, termasuk penguatan kawasan agroperikanan dan hilirisasi komoditas unggulan seperti rumput laut.

Di bidang sosial dan ekonomi, pemerintah menjalankan program pemberdayaan masyarakat, bantuan usaha ekonomi produktif, serta stabilisasi harga kebutuhan pokok guna menjaga daya beli masyarakat. Program ini turut berkontribusi dalam pengendalian angka kemiskinan.

Secara makro, Sulawesi Tengah masih mencatat pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi di atas rata-rata nasional. Sementara itu, angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan, meski masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator positif dari pelaksanaan program pembangunan daerah.

Meski mencatat sejumlah capaian, Anwar Hafid menegaskan masih terdapat berbagai tantangan strategis yang harus diselesaikan, seperti tingginya angka rumah tidak layak huni, peredaran narkoba, konflik agraria, serta persoalan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

“Pembangunan tidak hanya soal capaian angka, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta DPRD dalam mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah terpencil.

Menutup penyampaiannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

sumber: biro adpim

PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”
  • Uncategorized

PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”

Adm Red. March 31, 2026

Palu, trustsulteng – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB Ida Fauziyah, minta kepada jajaran pengurus DPW PKB Sulteng untuk bekerja keras jika mau menang Pileg 2029. “Kalau mau menang, kuncinya kerja keras, solid konsolidasi. Bersatu dan bersama menjalankan program partai,” tegas Fauziyah, yang juga anggota DPR RI Fraksi PKB.

Penegasan ini disampaikan saat mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2026-2031 di Hotel Aston Palu, Selasa 31 Maret 2026.

Pengukuhan itu dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi politik pengurus.

Dalam struktur kepengurusan baru DPW PKB Sulteng, posisi Ketua diisi oleh Risharyudi Triwibowo, Muhammad Safri sebagai Sekretaris dan Rismawati sebagai Bendahara.

Ida Fauziyah meminta agar para kader PKB tidak hanya menjadi politisi yang fokus pada kontestasi, tetapi mesin politik yang melayani rakyat.

“Tanpa rakyat partai akan mati, para kader harus menjaga etika dan disiplin organisasi,” ucapnya.

Disisi lain, Ketua DPW PKB Sulteng Risharyudi Triwibowo mengatakan sekitar 60 persen kepengurusan baru di dominasi kalangan muda.

“Dari total kepengurusan baru juga didominasi perempuan,” ujarnya.

Menurut Bowo, sapaan akrabnya, regenerasi kepengurusan, bukan sekadar pergantian usia, tetapi perubahan cara kerja partai agar lebih dinamis dan responsif terhadap isu generasi muda.

Dia mengajak agar seluruh kader PKB Sulteng untuk bersama-sama menjaga soliditas internal dan membantu pembangunan daerah. (*)

editor: yusrin eLbanna

Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya
  • Uncategorized

Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya

Adm Red. March 30, 2026

Surabaya, trustsulteng – Di atas lintasan yang licin dan berkilau, di tengah riuh tepuk tangan ratusan pasang mata, seorang gadis kecil meluncur dengan penuh percaya diri. Namanya Audrey Aurora Ramadhani.

Usianya baru 8 tahun, duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Namun di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda yang digelar di Surabaya pada 27–28 Maret 2026, Audrey tampil bukan sekadar sebagai anak-anak—ia hadir sebagai seorang pejuang.

Mewakili Perserosi Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Audrey turun di kategori pemula (beginner). Kategori ini memang dirancang sebagai ruang belajar—tempat anak-anak mengenal kompetisi dengan cara yang menyenangkan, aman, dan edukatif. Tapi bagi Audrey, lintasan itu lebih dari sekadar ajang belajar. Itu adalah panggung pembuktian.

Di salah satu nomor pertandingan, Audrey sempat memimpin di posisi terdepan. Gerakannya lincah, ritmenya stabil. Harapan itu terasa begitu dekat. Namun, di sebuah tikungan, kesalahan kecil mengubah segalanya. Ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Namun Audrey tidak tinggal diam. Ia bangkit. Kembali berdiri. Dan melanjutkan lomba hingga garis akhir. Meski akhirnya hanya menempati posisi ketiga, perjuangan itu jauh lebih bernilai dari sekadar angka di papan hasil.

Pada nomor lain, di kategori dua orang, Audrey kembali menunjukkan semangat juangnya. Kali ini ia harus mengakui keunggulan lawan—bukan karena kalah cepat, melainkan karena selisih tipis jangkauan kaki yang lebih dulu menyentuh garis finis. Sebuah kekalahan yang nyaris tak terlihat, namun cukup untuk mengajarkannya arti detail dalam sebuah kompetisi.

Audrey tidak sendiri di Surabaya. Ia datang bersama rekan-rekannya dari Sulawesi Tengah: Maharani, Junaedi, Neymar, Naycilla, dan Nadine. Mereka adalah wajah-wajah muda penuh harapan yang membawa nama daerah dengan bangga. Dari sekitar 600 peserta yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia, mereka berdiri sejajar, berjuang, dan pulang dengan prestasi.

Mereka semua adalah juara

Namun di balik cerita keberhasilan itu, terselip kisah lain yang tak kalah penting. Perjalanan mereka ke Kejurnas bukanlah hasil dari dukungan penuh institusi. Para atlet ini berangkat dengan biaya mandiri. Upaya untuk mendapatkan dukungan, termasuk melalui proposal kepada Gubernur Sulawesi Tengah, belum membuahkan hasil.

Dengan semangat, dengan tekad, dan dengan keyakinan bahwa mimpi tidak boleh menunggu.

Dari lintasan di Surabaya, Audrey dan kawan-kawan telah menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk melangkah. Bahwa jatuh bukan akhir dari segalanya. Dan bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal medali, tetapi tentang keberanian untuk bangkit dan terus meluncur.

Di usia yang masih sangat muda, Audrey telah mengajarkan kita satu hal penting: mimpi besar bisa lahir dari langkah kecil, bahkan dari roda-roda kecil yang terus berputar tanpa menyerah. (*)

editor: yusrin eLbanna

Izin Operasional PT Heng Jaya Dihentikan  Sementara 
  • Uncategorized

Izin Operasional PT Heng Jaya Dihentikan  Sementara 

Adm Red. March 28, 2026

Palu, trustsulteng – Nickel Industries Ltd, entitas yang terafiliasi dengan PT United Tractors Tbk (UNTR) menghentikan sementara seluruh operasional tambang nikel Heng jaya di Morowali, Sulawesi Tengah.

Hal ini menyusul terjadinya kecelakaan fatal yang melibatkan pekerja kontrak pada 25 Maret 2026.

Tambang Heng jaya telah menghentikan seluruh operasinya sementara menunggu investigasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” tulis Corporate Secretary Nickel Industries Richard Edwards dalam keterangan resmi, Kamis 26 Maret 2026.

Richard menjelaskan, langkah penghentian operasional dilakukan sebagai respons atas insiden tersebut sekaligus untuk mendukung proses investigasi yang akan dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Kementerian ESDM dijadwalkan memulai penyelidikan pada 27 Maret 2026 guna mengungkap penyebab kecelakaan serta memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja di lokasi tambang.

Tambang Heng jaya merupakan salah satu aset utama Nickel Industries di kawasan Morowali, yang dikenal sebagai pusat industri pengolahan nikel nasional.

Sementara itu, UNTR tercatat memiliki kepemilikan efektif sebesar 20,1 persen di Nickel Industries berdasarkan laporan keuangan 2025.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, menilai insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja PT FMI subkontraktor dari PT Heng Jaya pada 24 Maret 2026 lalu, bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan bukti nyata kelalaian sistemik dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Jika pekerja sampai kehilangan nyawa, maka ini bukan kecelakaan biasa, tapi indikasi kegagalan sistem perlindungan kerja,” tegas Safri dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3)

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi alarm keras bagi seluruh pihak, terutama perusahaan tambang, bahwa sistem keselamatan di lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Ini adalah alarm keras bahwa ada yang gagal dalam sistem keselamatan kerja di lapangan. Ketika nyawa pekerja melayang, maka yang harus dipertanyakan adalah siapa yang lalai,” ujar Safri. (*)

editor: yusrin eLbanna

Pengurus Besar dan Keluarga Alkhairaat Sepakat Sukseskan Haul Guru Tua ke-58
  • Uncategorized

Pengurus Besar dan Keluarga Alkhairaat Sepakat Sukseskan Haul Guru Tua ke-58

Adm Red. March 28, 2026

Palu, trustsulteng – Polemik terkait pelaksanaan Haul ke-58 Habib Idrus bin Salim Al-Jufri akhirnya menemui titik terang. Pengurus Besar (PB) Al-khairaat dan pihak keluarga melalui Yayasan Masjid Al-khairaat resmi mencapai kesepakatan bersama terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, yang dituangkan dalam sebuah surat pernyataan yang ditandatangani pada, Senin 23 Maret 2026.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu 28 Maret 2026, disebutkan, kesepakatan itu ditandatangani oleh perwakilan PB Al-khairaat yaitu Dr. HS. Mohsen Alaydrus, dan perwakilan keluarga, yakni HS. Mohsen Ali Alhabsyi, di Palu. Dalam surat tersebut, tertulis bahwa kedua belah pihak bekerjasama untuk menyukseskan Haul Guru Tua ke-58.

Dalam poin kesepakatan, disebutkan bahwa seluruh agenda haul yang telah ditetapkan akan dilaksanakan secara bersama, dengan pembagian tanggung jawab yang jelas. PB Al-khairaat bertanggung jawab atas kebutuhan perlengkapan dan fasilitas yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, pihak keluarga besar Aljufri tetap memegang kendali penuh atas seluruh rangkaian acara inti, mulai dari kegiatan rouha hingga pelaksanaan acara puncak di pagi hari. Hal ini menegaskan peran keluarga dalam menjaga nilai dan tradisi haul yang telah berlangsung turun-temurun.

Selain itu, disepakati pula bahwa seluruh kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan yang diinisiasi oleh PB Al-khairaat menjadi tanggung jawab penuh pihak PB, termasuk dalam hal pembiayaan maupun pelaksanaannya.

Kesepakatan ini sekaligus menjadi pegangan bersama untuk menghindari perbedaan persepsi yang sebelumnya sempat memicu polemik. Kedua pihak diharapkan dapat terus berkoordinasi demi kelancaran dan kekhidmatan pelaksanaan haul. (*)

disadur dari metrosulawesi.net

Syarifudin Hafid, Dari Morowali, Mengabdi Dengan Hati
  • Uncategorized

Syarifudin Hafid, Dari Morowali, Mengabdi Dengan Hati

Adm Red. March 28, 2026

OPINI REDAKSI

Di balik jabatan dan penghargaan, Syarifudin Hafid tetaplah sosok yang berangkat dari kedekatan dengan masyarakat. Penghargaan Leadership Excellence Award 2026 yang diberikan oleh Kinerja Group di Hotel Savero Depok, akhir Januari lalu, menjadi penanda perjalanan panjang yang dibangun dari kerja nyata—bukan sekadar pencitraan.

Bagi Syarifudin, kepemimpinan bukan soal posisi, melainkan tanggung jawab. Ia tumbuh dan ditempa dari dinamika daerah seperti Morowali—wilayah yang terus bergerak, dengan harapan masyarakat yang tak pernah sederhana. Dari sana, ia belajar bahwa setiap kebijakan bukan hanya angka dan program, tetapi menyangkut kehidupan banyak orang.

Mereka yang pernah bekerja bersamanya mengenal sosok yang tidak berjarak. Ia lebih sering memilih turun langsung, mendengar, dan memastikan bahwa keputusan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Baginya, kepercayaan publik adalah amanah yang tidak bisa ditawar.

Penghargaan yang kini diraih bukanlah tujuan akhir. Bagi Syarifudin Hafid, itu adalah pengingat bahwa masih banyak yang harus dikerjakan—bahwa pengabdian belum selesai.

Di tengah hiruk pikuk politik dan pembangunan, ia tetap berdiri pada prinsip sederhana: bekerja dengan hati, dan kembali kepada rakyat. (*)

Tewasnya Pekerja PT FMI, Safri: Perusahaan Jangan Cuci Tangan!
  • Uncategorized

Tewasnya Pekerja PT FMI, Safri: Perusahaan Jangan Cuci Tangan!

Adm Red. March 28, 2026

Palu, trustsulteng – Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, menilai insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja PT FMI subkontraktor dari PT Heng Jaya pada 24 Maret 2026 lalu, bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan bukti nyata kelalaian sistemik dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Jika pekerja sampai kehilangan nyawa, maka ini bukan kecelakaan biasa, tapi indikasi kegagalan sistem perlindungan kerja,” tegas Safri dalam keterangan resminya, Sabtu 28 Maret 2026.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi alarm keras bagi seluruh pihak, terutama perusahaan tambang, bahwa sistem keselamatan di lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Ini adalah alarm keras bahwa ada yang gagal dalam sistem keselamatan kerja di lapangan. Ketika nyawa pekerja melayang, maka yang harus dipertanyakan adalah siapa yang lalai,” ujar Safri.

Safri menegaskan, tanggung jawab tidak boleh berhenti pada perusahaan subkontraktor, PT FMI. Ia mengingatkan bahwa PT Heng Jaya sebagai perusahaan induk tetap memikul tanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas operasional, termasuk yang dijalankan pihak ketiga.

“Kami tidak ingin perusahaan berlindung di balik status subkontraktor. PT Heng Jaya sebagai perusahaan induk tetap bertanggung jawab penuh. Jangan ada upaya cuci tangan atas kematian pekerja,” tegasnya.

Ketua Fraksi PKB itu juga menyoroti praktik rantai subkontrak yang dinilai kerap menjadi celah pengabaian standar keselamatan kerja. Dalam banyak kasus, pekerja di level paling bawah justru menjadi pihak paling rentan.

“Rantai subkontrak yang panjang sering kali menjadi celah pengabaian keselamatan. Pekerja di lapangan tidak boleh menjadi korban dari sistem kerja yang abai dan hanya mengejar target produksi,” sorot Safri.

Tak hanya soal nyawa pekerja, Safri juga menyoroti borok lain dalam operasional PT Heng Jaya. Muncul dugaan kuat bahwa perusahaan tersebut melakukan aktivitas penebangan pohon tanpa izin di wilayah operasionalnya.

Jika terbukti, hal ini dinilai sebagai pelanggaran serius yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga menunjukkan lemahnya kepatuhan perusahaan terhadap regulasi.

“Kalau benar ada aktivitas penebangan tanpa izin, ini pelanggaran serius. Artinya, bukan hanya aspek keselamatan kerja yang bermasalah, tapi juga kepatuhan terhadap hukum dan perlindungan lingkungan,” ujarnya.

Safri mendesak dilakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut, termasuk mengaudit total sistem K3 serta seluruh aktivitas operasional perusahaan. Ia juga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Jangan sampai nyawa pekerja hanya dihargai dengan santunan. Yang dibutuhkan adalah pembenahan total. Jika perusahaan tidak mampu menjamin keselamatan pekerja, maka operasional harus dievaluasi, bahkan dihentikan,” pungkasnya.(*)

editor: yusrin eLbanna

Kontraktor Gugat Pemda Morut Dana Tambahan Rp9,4 M Belum Dibayarkan
  • Uncategorized

Kontraktor Gugat Pemda Morut Dana Tambahan Rp9,4 M Belum Dibayarkan

Adm Red. March 28, 2026

Morut, trustsulteng – Kontraktor proyek tambahan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun anggaran 2022 senilai Rp9,4 miliar mengugat ke PN Poso. Pemda Morut belum membayarkan, sementara pekerjaan sudah rampung. Gugatan wanprestasi tersebut telah terdaftar di PN Poso, dijadwalkan sidang 01 April 2026.

Dana PEN awalnya bernilai Rp36 miliar, kemudian diduga mengalami penambahan anggaran Rp9,4 miliar yang sampai saat ini belum dibayarkan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor bersama penasihat hukumnya, belum memberikan tanggapan. Upaya media mendapatkan perimbangan berita, baik whatsup dan telpon belum berhasil.

Persidangan ini bakal menarik, publik akan tahu siapa berpotensi mengungkap pihak memerintahkan pekerjaan proyek, tanpa melalui proses tender sebagaimana ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Dalam perkara perdata konstruksi, dokumen dasar kontrak merupakan alat bukti utama untuk membuktikan adanya wanprestasi atau ingkar janji. Dokumen tersebut secara otomatis akan menelusuri alur perintah kerja dalam proyek yang disengketakan.

Mengacu pada prinsip pengelolaan keuangan negara sebagaimana dijelaskan Kementerian Keuangan, sejumlah dokumen penting dipastikan akan menjadi fokus pembuktian di persidangan, di antaranya:

1. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
SPMK menjadi bukti utama bahwa pekerjaan telah diperintahkan untuk dimulai. Dokumen ini wajib ditandatangani pejabat berwenang dari pihak pemerintah daerah.

2. Peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Dalam praktik pengadaan, pihak yang secara umum memerintahkan dimulainya pekerjaan adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai wakil pemerintah daerah atau dinas terkait dalam kontrak konstruksi.

3. Identitas Tergugat dan Turut Tergugat
Gugatan biasanya menyasar kepala dinas, pengguna anggaran, atau PPK. Hal ini untuk memastikan kejelasan jabatan pihak yang diduga memberi perintah pekerjaan.

4. Pemeriksaan Dokumen Administrasi Kontrak
Persidangan akan menelaah Surat Perjanjian, Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), serta SPMK guna memastikan kapan pekerjaan dimulai dan siapa pihak yang menandatangani dokumen tersebut.
Sidang perdana nantinya diperkirakan akan membuka fakta awal terkait kronologi perintah kerja proyek yang kini berujung gugatan hukum. Publik menanti jalannya persidangan yang diyakini dapat mengungkap rantai keputusan di balik proyek tersebut.

Sejauh ini berdasarkan data sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Poso. Ada dua pihak tergugat adalah Pemerintah Kabupaten Morowali Utara CQ Bupati Morowali Utara, Pejabat pembuat komitmen RSUD Kolonodale.

Sekda Morowali Utara, Ir. Musda Guntur yang dikonfirmasi membenarkan gugatan tersebut.

“Iye dinda, nanti ada pengacara Pemda yang akan ditunjuk, dan Pemda menunggu hsl beracara di Pengadilan,”tulis Musda Guntur melalui pesan WhatsApp. Senin, 23 Maret 2026. (*)

editor Yusrin eLbanna

Posts pagination

1 2 3 4 … 259 Next

Recent Posts

  • Anwar Hafid Luncurkan Program “BERANI Menyala” untuk Rakyat
  • Sry Nirwanti Ajak Perempuan Jadi Pilar Sukses “Sembilan Berani”
  • Gubernur Anwar Hafid Paparkan Capaian Pembangunan dan Fokus Percepatan “Sembilan Berani”
  • PKB Sulteng Dikukuhkan, DPP; “Mau Menang Pileg 2029 Harus Kerja Keras”
  • Jatuh, Bangkit, dan Tetap Meluncur: Kisah Audrey di Kejurnas Sepatu Roda Surabaya
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.