Palu, trustsulteng – Unit Pengelola Darah RSUD Anutapura Palu kembali menggelar kegiatan donor darah rutin dua bulanan dengan menggandeng karyawan Sriti Convention Hall, Sabtu 2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi kolaborasi kelima antara pihak rumah sakit dan mitra, sekaligus memperluas jangkauan layanan donor darah ke komunitas masyarakat.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi publik dalam pemenuhan kebutuhan darah di daerah.
Petugas donor darah, Darwin, mengatakan sebanyak tujuh tenaga medis diterjunkan dalam kegiatan tersebut untuk melayani para pendonor. Ia menyebut antusiasme peserta cukup tinggi, tidak hanya dari kalangan karyawan Sriti, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Tidak hanya karyawan Sriti, tapi masyarakat sekitar juga hadir mendonorkan darahnya untuk kepentingan orang yang membutuhkan,” ujar Darwin di lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan di Sriti Convention Hall ini merupakan yang pertama kali digelar di lokasi tersebut, setelah sebelumnya rutin dilaksanakan di sejumlah titik, salah satunya kafe dan restoran di kawasan Jalan Juanda Palu.

Dalam setiap pelaksanaan, jumlah pendonor yang hadir berkisar antara 20 hingga 30 orang. Angka ini dinilai cukup stabil untuk kegiatan rutin, sekaligus menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah.
Program donor darah jemput bola yang dijalankan RSUD Anutapura merupakan bagian dari inovasi layanan kesehatan untuk mendekatkan akses donor kepada masyarakat. Program ini sebelumnya diperkenalkan melalui skema “Sejuta Doah” yang memungkinkan tenaga medis mendatangi langsung komunitas atau lokasi kegiatan guna mempermudah partisipasi warga.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan darah di fasilitas kesehatan cenderung fluktuatif dan sering kali lebih tinggi dibandingkan ketersediaan. Oleh karena itu, keterlibatan komunitas, instansi, hingga pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stok darah tetap aman.
“Melalui kolaborasi berkelanjutan seperti ini, RSUD Anutapura berharap kegiatan donor darah tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga berkembang menjadi gerakan sosial yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat di Kota Palu,” tutup Darwin. (*)
editor: yusrin eL Banna

