Setiap Imperium atau Negara akan melewati “Masa Kebangkitan, Kejayaan dan Keruntuhan”
AS sebagai super Power selama 80 tahun Pasca Perang Dunia II harus berakhir Tragis sekarang, dihadapan Iran sebagai Pewaris Peradaban Persia ribuan tahun
Sejak Serangan Militer AS Irael ke Iran 28 Pebruari dengan tujuan mengganti sistem pemerintah Republik Islam yang gagal total, dengan Bangkitnya Iran melakukan serangan Balik ke Israel dan seluruh pangkalan Militer AS di Timur Tengah serta ditutup Selat Hormus sebagai jalur vital kapal kapal Tanker minyak dunia.
yang membuat Presiden AS merengek rengek kepada Iran untuk merunding dengan harapan agar Selat Hormus dibuka kembali, tapi sayang harapan kandas di meja Perundingan Pakistan
gagalnya Nego AS – Iran di Pakistan menandai sangat lemahnya bergening posisi AS di hadapan Iran, yang Tim Nego AS pulang dengan rasa malu dimata seluruh dunia, namun untuk tetap agar terlihat AS masih hebat
Presiden AS mengerahkan armada lautnya ikut ikut memblokade Selat Hormus, walau dilapangan Kapal Perang AS hanya memblokade Jalur Pelayaran, bukannya Selat Hormus, Sehingga Militer AS tidak bisa lagi dibedakan dengan Perompak atau Bajak Laut, yang berdampak pada :
1. Mengundang Cina, Rusia dan negara2 lain untuk turun ke gelanggang berhadapan langsung dengan Bajak laut AS di Jalur Pelayaran dekat Selat Hormus
2. menyerang jantung energi perdagangan ekonomi global, makin menambah kekacauan tatanan dunia dan harga Minyak global tak terkendali lagi, gila gilaan meroket melewsti batas $100/ barel yang selanjut melahirkan inflasi,.harga harga barang melambung, bunga Bank di AS akan naik, rakyar AS kesulitan dapat kerja, kesulitan dapat pinjaman modal, yang muaranya menembak kepalanya bagi Trump, gempa Politik didalam AS. Dan endingnya Warga AS sendiri yang turun dijalan jalan melawan Kebijakan President Traump untuk menghentikan Perang .dan jika perlu Kongres melakukan pemberhentian terhadap Presiden Donald Trump
3. pada akhirnya Serangan Kedaulatn Iran yang berdampak nehatip terhadap Warganya sendiri dimana Presiden Trump membunuh warga AS , semua negara gemetar menghadapi kelangkaan energi, yang pada akhirnya akan berdampak pada krisis ekonomi dunia dan Finansial
Dititik inilah Iran keluar sebagai pemenang, dan negara negara lain yang tidak mau mati gratis, maka secara otomatis akan ikut semua turun ke lapangan bersama Iran mengeroyok AS. Termasuk anggota NATO dan Negara Eropa berbalik memusuhi AS, demi menjaga kedaulatan Nasionalnya masing masing, dengan keluar dari ketergantungan dari AS, dengan Prinsip; Berbahaya bermusuhan dengan AS, dan tetapi Fatal jika berteman dengan AS
Cepat namun pasti imperium AS sebagai super Power selama 80 tahun pasca perang dunia II harus berakhir dengan keruntuhan yang sangat tragis.
Dan pada akhirnya seluruh tuntutan Iran pada AS akan dipenuhi tanpa syarat, dan diatur ulang Tatanan Dunia Baru yang Berkeadilan, Tanpa Intimidasi dari Negara Manapun.
Penulis; Andi Ridwan Bataraguru

