Firmansyah, atlet silat asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. foto IST
Palu, trustsulteng- Firmansyah (32) atlet pencak silat berprestasi berasal dari Kabupaten Donggala menerima bantuan Rumah Cahaya (Noor House) dari Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesiaemas, melalui PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Pemuda kelahiran Desa Limboro Tahun 1993 silam ini merupakan atlet berprestasi perorangan cabang olahraga silat, telah menandatangani surat pernyataan menerima bantuan rumah hunian beralamat Puri Indah Kasemen, Jalab Warung Jaud, kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten.
Firmansyah yang sedang menjalani masa pemulihan akibat depresi telah membuat pernyataan untuk tidak menjual, mengalihkan, menggadaikan, mengontrakkan, atau memindahtangankan hak atas bantuan rumah cahaya selama minimal 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diterima.

Dan bersedia menerima konsekuensi hukum dan administratif apabila melanggar komitmen, termasuk kewajiban mengembalikan seluruh bantuan renovasi atau sanksi lain yang ditetapkan kemudian oleh pihak pemberi bantuan.
“Besok 8 Desember 2025, pukul 11.00 waktu Jakarta akta jual beli (AJB) akan ditanda tangani Firmansyah, yang diwakili orang tuanya,” tulis ibu Arty Kailiwati, meneruskan penyampaian guru olahraga Firmansyah, Minggu 7 Desember 2025.
Diketahui, Firmansyah beragam kejuaraan telah ia ikuti, baik di tingkat daerah, nasional, hingga tingkat internasional.
Dalam kejuaraan pekan olahraga mahasiswa tingkat Asean di Myanmar misalnya, ia sukses menyumbang medali emas bagi Indonesia.
Menurut sahabatnya, Sigit Sudaryanto, Firmansyah pernah meraih medali Perak Sea Games 2017 Kuala Lumpur.
Dari catatan sejumlah pemberitaan, Firmansyah juga meraih medali Perak PON Jabar XIX 2016. Pekan olah raga pelajar 2010 di Maluku.
Selanjutnya, juara 1 kejurnas pencak silat antar PPLP Gorontalo 20210 dan juara I pra PON XIX 2015 Gorontalo. Juara 1 Pra PON NTB 2012.
Kemudian, juara III Kejurnas Riau 2011. Meraih juara 1 Poprov Poso 2014, dan juara 1 pada Poprov Banggai IX 2022.(*)
editor: yusrin
