Morowali, trustsulteng – Kabut asap mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Maleo Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis 15 Oktober 2026. Sejumlah penumpang harus menunggu kepastian keberangkatan akibat jarak pandang yang dinilai belum memungkinkan untuk penerbangan.
Salah satu penerbangan yang terdampak yakni Wings Air IW-1334 dengan rute Morowali–Palu. Pesawat tersebut dijadwalkan berangkat dari Bandara Maleo Morowali pada pukul 08.50 WITA dan diperkirakan tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu sekitar pukul 09.55 WITA.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian pesawat tersebut dapat diberangkatkan maupun mendarat di Palu.
Petugas Bandara Maleo Morowali terus memberikan informasi kepada calon penumpang. Penundaan penerbangan disampaikan berkaitan dengan kondisi kabut asap yang mengganggu jarak pandang di sekitar bandara.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang terpaksa menunggu di area bandara sembari menanti perkembangan terbaru dari pihak maskapai dan pengelola bandara.
Di antara penumpang yang terdampak, terdapat sejumlah calon jamaah umrah yang hendak melanjutkan perjalanan dengan penerbangan dari Jakarta. Mereka masih menunggu kepastian apakah penerbangan dari Jakarta dapat menuju dan mendarat di Bandara Maleo Morowali.

Menurut informasi petugas bandara, kemungkinan penerbangan dari Jakarta menuju Morowali masih dalam tahap komunikasi dan belum dapat dipastikan hingga waktu pemantauan dilakukan.
Matahari Tak Terlihat
Pantauan media ini di area Bandara Maleo Morowali sekitar pukul 10.46 WITA menunjukkan kondisi jarak pandang yang cukup terbatas. Matahari bahkan tidak tampak secara jelas karena kondisi udara berkabut asap.
Kabut tersebut terlihat menyelimuti kawasan sekitar bandara sehingga pandangan mata telanjang menjadi terbatas.
Kondisi ini menjadi perhatian karena jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam keselamatan operasional penerbangan. Keputusan untuk menunda atau menerbangkan pesawat sepenuhnya bergantung pada kondisi operasional dan aspek keselamatan yang ditetapkan pihak berwenang serta maskapai.
Sementara itu, kondisi serupa juga berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufrie Palu.
Hingga waktu yang sama, berdasarkan informasi yang diterima media ini, belum terdapat pesawat yang mendarat di bandara tersebut.
Situasi ini menunjukkan bahwa gangguan jarak pandang tidak hanya berdampak terhadap satu penerbangan, tetapi berpotensi memengaruhi pergerakan penerbangan yang menghubungkan Morowali dan Palu.
Para penumpang pun masih harus menunggu informasi resmi terkait perkembangan penerbangan masing-masing.
Bagi calon jamaah umrah, keterlambatan tersebut menjadi persoalan tersendiri karena penerbangan dari Morowali berkaitan dengan jadwal penerbangan lanjutan menuju Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu keberangkatan Wings Air IW-1334 dari Morowali maupun kepastian penerbangan dari Jakarta dapat mendarat di Bandara Maleo.
Pihak bandara masih melakukan komunikasi terkait kondisi penerbangan, sementara penumpang diminta menunggu perkembangan informasi lebih lanjut. (*)
editor; yusrin eLbanna




