Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan melanjutkan sekaligus membangun kembali Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Talaga.
Kepastian tersebut disampaikan saat Gubernur memimpin rapat terbatas terkait KPN Talaga yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat 8 Mei 2026.
Rapat tersebut digelar untuk mendengarkan perkembangan terbaru serta membahas langkah lanjutan pengelolaan KPN Talaga pasca diresmikan oleh Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, dua tahun lalu.
Selain Gubernur, rapat turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Sekretaris Provinsi, Kepala Inspektorat, Kepala BRIDA, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bappeda, serta M. Ridha Saleh yang diundang secara khusus untuk memaparkan kondisi dan perkembangan KPN Talaga.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa sektor pangan merupakan isu strategis sekaligus program prioritas nasional. Karena itu, keberadaan KPN Talaga dinilai sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kita berharap dengan dibangunnya kembali KPN ini dapat memperkokoh kemandirian pangan daerah, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi petani, sekaligus mendorong industrialisasi di pedesaan,” ujar Gubernur.
Sementara itu, M. Ridha Saleh menjelaskan bahwa seluruh perizinan KPN Talaga telah lengkap. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan ketersediaan air juga telah tersedia.
Ia menambahkan, lahan yang telah dilakukan land clearing mencapai sekitar 200 hektare. Namun, pengelolaannya dinilai belum berjalan maksimal.
“Walaupun demikian, para petani di sekitar kawasan KPN tetap beraktivitas,” kata Ridha Saleh.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap revitalisasi KPN Talaga nantinya mampu menjadi pusat pengembangan pangan terpadu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.(*)
editor: yusrin eLbanna
