salah satu ruas jalan trans Sulawesi. foto: IST
Palu, trustsulteng -Tender Poyek Preservasi ruas jalan nasional trans Sulawesi Tolai Sausu Parigi Moutong Sulawesi Tengah, menjadi sorotan dikalangan kontraktor. Sebab tidak biasanya. Pemenang bisanya penawar terendah. Proyek yang dibandrol ratusan miliar itu justru dimenangkan penawar tertinggi.
Adalah PT. Putra Nagroe Aceh (PNA) dengan nilai penawaran sebesar Rp112.698.672.374, 59, dimenangkan panitia lelang. Padahal perusahaan tersebut tidak memiliki dukungan alat berat.
Sementara dua perusahaan lainnya yang nilai penawarannya rendah gugur, seperti
PT. Mitra Agung Indonesia dengan penawaran Rp 99.104.741.337, 24, kemudian PT. Bumikarsa dengan penawaran Rp 106.069.250.019,17.
Dari sumber media ini, PT. PNA selain penawarannya tertinggi juga berada pada urutan ke 3, dan dinyatakan sebagai pemenang.
Ruas jalan nasional Tolai Sausu itu merupakan jalur yang menghubungkan Kota Palu, Kabupaten Poso, Kabupaten Touna, Kabupaten Morowali dan Makassar Sulsel.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulteng, Bambang yang dikonfirmasi deadline news.com, via chat di Whatsap, Kamis 15 Januari 2026, menulisakan bahwa PT. Putra Nagroe Aceh KSO dengan PT. BINA Kaili yang memiliki peralatan lengkap.
Disinggung soal mengapa pemenang tertinggi yang menang, sedangkan ada penawar terendah? Jawab Kabalai BPJN Bambang karena penawar terendah tidak memenuhi syarat.
Direktur Utama (Dirut) PT Bina Kaili Mohamad Yasin Malewa yang dikonfirmasi via chat dan telepone di aplikasi whatsAppnya Kamis (15/1) kebenaran KSO dengan PT.Putra Nagroe Aceh, belum memberikan jawaban, sampai berita ini tayang. (*)
editor; arief
