Palu, trustsulteng – Anggota DPRD Kota Palu, H Alfian Caniago, SE menggelar reses guna menjaring inspirasi masyarakat (Asmara) warga Huntap 1 Tondo Kecamatan Mantikukore, Rabu 3 Februari 2026.
Pertemuan yang dihadiri Ketua RT/RW ratusan warga serta Sekcam Mantikulore dan Seklur Tondo tersebut terungkap berbagai persoalan yang selama ini menjadi keresahan masyarakat.
Mulai dari belum jelasnya Surat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat kurang lebih 600 Kepala Keluarga (KK) minimnya pasokan air bersih, kurang berfungsinya drainase akibat sedimen serta tingginya biaya pendidikan sekolah dasar (SD) Kemala Bayangkari di kompleks Huntap 1 Tondo.
“Jujur Pak Dewan sudah hampir 7 tahun kami mendiami Huntap 1 Tondo, namun sampai saat ini belum ada kejelasan kapan Seritifikat rumah kami di serahkan, ” kata Agus salah seorang warga Huntap.
Ia juga menyoroti minimnya pasokan air bersih. Kondisi ini baru dirasakan warga tenggang waktu dua bulan terakhir, jauh hari sebelumnya lancar termasuk di waktu siang hari. Konon kabarnya semua ini dikarenakan sebagian pasokan air dialihkan ke perusahaan tambang di Poboya.
Merespon keluhan dan aspirasi warga, politisi Partai Gerindra ini berjanji tidak akan tinggal diam. Sebagai anggota dewan Ia berjanji akan mengambil langkah-langkah konstruktif dalam memperjuangkan hak-hak rakyat agar sengkaraut permasalahan ini tidak lagi dirasakan masyarakat.
“Saya sudah dengar jika ada pasokan air bersih dialihkan ke perusahaan tambang,” kata anggota Komisi C ini.
Namun untuk menyelesaikan persoalan ini, Altian Chaniago menyarankan sebaiknya warga menyurat ke DPRD Kota Palu, sehingga dewan bisa haering atau menggelar rapat dengar pendapat ( RDP) dengan mengundang pihak dan instansi terkait dengan demikian permasalahan tersebut, bisa dicarikan solusi serta jalan keluarnya.
“Termasuk persoalan drainase yang tersumbat materi dan biaya pendidikan yang dinilai sangat tinggi,” ujar Alfian.
Terkait permintaan karpet Masjid Annur Kampoeng Asean, Alfian berjanji akan mengeluarkan kocek pribadinya.
“Kalau untuk pengadaan karpet Masjid An’nur Kampoeng Asean biar dananya dari kocek pribadi saya, karena ini juga untuk amal jariah,” pungkasnya. (*)
editor: AGM

