Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Infrastruktur Penyebab Pariwisata Sepi, NSL; Ahmad Ali Bisa Bikin Bangkitkan Kembali
  • Uncategorized

Infrastruktur Penyebab Pariwisata Sepi, NSL; Ahmad Ali Bisa Bikin Bangkitkan Kembali

Adm Red. August 1, 2024

Sigi, trustsulteng – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira melakukan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Rabu 31 Juli 2024 malam.

Pada pertemuan itu, Nilam Sari Lawira sekaligus memperkenalkan bakal calon gubernur yang akan diusung oleh partai besutan Surya Paloh pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Tengah November mendatang.

Nasdem bersama sejumlah partai akan berkoalisi mengusung Ahmad Ali – Abdul Karim Aljufri sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur.

Kedua figur itu diyakini akan mampu membawa perubahan untuk daerah ke arah pembangunan yang lebih baik. Termasuk membangkitkan kembali potensi-potensi pariwisata yang sedang “mati suri” di daerah ini. Termasuk potensi pariwisata di Desa Porame.

Dulunya, Desa Porame dikenal karena banyaknya masyarakat yang berkunjung ke daerah itu untuk menikmati wisata air. Namun perlahan hingga kini wisata tersebut sepi pengunjung.

Salah satu alasan daerah-daerah potensi wisata di Sulawesi Tengah tidak mampu mendatangkan pengunjung karena fasilitas yang tidak cukup menunjang.

“Padahal peluang pariwisata menjadi peluang peningkatan ekonomi kreatif,” ungkap wanita yang akrab dengan akronim NSL itu.

Menurut Nilam Sari yang juga Ketua DPRD Sulteng itu, pembangunan infrastruktur jalan perlu menjadi fokus pemerintah ke depan, agar daerah-daerah tujuan wisata bisa lebih mudah diakses.

Komitmen Ahmad Ali yang ingin membangun infrastruktur jalan agar lebih baik, sekaligus dapat menjawab upaya untuk mempermudah akses ke daerah- daerah yang punya objek wisata potensial.

Selain itu, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri yang punya koneksi luas di pemerintah pusat diyakini mampu mempermudah turunnya kucuran dana untuk membangun daerah ini.

“Di Porame ini punya pariwisata, tapi tidak bisa dikelola karena terbatas anggarannya,” ungkap Imam Syafaat, tokoh pemuda Kabupaten Sigi.

Dia meyakini, jika gubernur Sulawesi Tengah ke depan memiliki kedekatan dengan presiden terpilih, tentu akan lebih mudah untuk melakukan lobi-lobi agar diberikan kucuran dana untuk daerah.

Ahmad Ali – Abdul Karim Aljufri diyakini dapat melakukan hal itu, karena kedekatan mereka dengan sejumlah politisi nasional, termasuk presiden terpilih, Prabowo Subianto. ***

Bacagub Ahmad Ali Konsisten Ungguli Popularitas Anwar Hafid di Google
  • Uncategorized

Bacagub Ahmad Ali Konsisten Ungguli Popularitas Anwar Hafid di Google

Adm Red. July 31, 2024

Palu, trustsulteng – Popularitas bakal calon gubernur (Bacagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) tercatat oleh mesin penelusuran Google. Popularitas itu tercatat berdasarkan kueri nama Bacagub Sulteng yang paling banyak dicari oleh pengguna internet dari wilayah Sulawesi Tengah.

Sejauh ini, ada tiga kandidat Bacagub Sulteng yang santer dikabarkan bakal bertarung, yakni Ahmad Ali, Anwar Hafid dan Rusdy Mastura. Namun baru dua nama yang sudah hampir bisa dipastikan bakal jadi kandidat calon gubernur, karena telah memastikan memenuhi syarat dukungan partai, mereka adalah Ahmad Ali dan Anwar Hafid.

Sementara Rusdy Mastura sebagai calon petahana masih melakukan upaya untuk mendapatkan dukungan partai, yang sejauh ini diketahui publik tersisa Golkar, PDI Perjuangan dan Perindo.

Berdasarkan catatan Google, secara konsisten popularitas Ahmad Ali di wilayah Sulawesi Tengah masih mengungguli dua kandidat lain, Anwar Hafid dan Rusdy Mastura.

Google mengidentifikasi “Ahamd Ali” sebagai Anggota DPR RI, begitu juga dengan “Anwar Hafid”. Sementara “Rusdy Mastura” sebagai Gubenur Sulawesi Tengah.

Dalam 12 bulan terakhir, kueri “Ahmad Ali” konsisten mengungguli “Anwar Hafid”, Ahmad Ali unggul (58%) dari Anwar Hafid (42%).

Jika dilihat dari grafik penelusuran, nama Ahmad Ali secara konstan selalu dicari oleh pengguna internet dari wilayah Sulteng. Puncak popularitas pencarian Ahmad Ali pada 14 – 20 April, dengan nilai 75.

Sementara istilah pencarian Anwar Hafid meningkat drastis pada 14 – 20 Juli 2024, nilainya mencapai 100, namun tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia, tidak terfokus dari wilayah Sulawesi Tengah.

Google memberi nilai antara 0 – 100. Nilai 100 menunjukkan istilah atau kueri pencarian berada di puncak popularitas. Nilai 50 menunjukkan istilah dengan popularitas separuhnya, sedangkan nilai 0 pertanda tidak tersedia cukup data untuk istilah tersebut.

Adapun catatan Google untuk 30 hari terakhir (periode 30 Juni – 31 Juli 2024) juga masih menempatkan popularitas Ahmad Ali (55%) mengungguli Anwar Hafid (45%).

Begitu pula dengan periode 7 hari terakhir, Ahmad Ali unggul (52%) dari Anwar Hafid (48%).

Begitu pun jika nama atau istilah pencarian Rusdy Mastura dimasukkan, Ahmad Ali masih tetap unggul dari Anwar Hafid maupun Rusdy Mastura.

Jika membandingkan tiga nama, dalam 12 bulan terakhir Ahmad Ali unggul dengan 43% dari Anwar Hafid 31% dan Rusdy Mastura 26%.

Sementara data 30 hari terakhir menunjukkan Ahmad Ali unggul 44%, dari Anwar Hafid 35% dan Rusdy Mastura 21%.

Begitu juga dengan data 7 hari terakhir, Ahmad Ali unggul dengan angka 41% dari Anwar Hafid 37% dan Rusdy Mastura 22%.

Menilik grafik google, minat pencarian kueri Anwar Hafid dan Rusdy Mastura meningkat sebulan terakhir. Sementara minat pencarian istilah Ahmad Ali konsisten selama setahun terakhir hingga saat ini.

Untuk diketahui, angka yang ditampilkan merupakan minat penelusuran berdasarkan poin tertinggi pada diagram google untuk pencarian berdasarkan wilayah dan waktu pencarian.

Istilah atau kueri penelusuran merupakan frasa atau kombinasi kata yang diketikkan oleh pengguna internet saat mencari hal menarik menggunakan mesin penelusuran Google.

Adapun kueri terkait yang paling sering digunakan untuk Ahmad Ali dan Anwar Hafid adalah “Pilgub Sulteng”. ***

Jadi Gubernur Sulteng, Ahmad Ali Bakal Lebih Sejahterakan Kepala Desa
  • Uncategorized

Jadi Gubernur Sulteng, Ahmad Ali Bakal Lebih Sejahterakan Kepala Desa

Adm Red. July 30, 2024

Palu, trustsulteng – Ahmad Ali mengaku prihatin dengan masih banyaknya persoalan yang dihadapi kepala desa di Sulawesi Tengah. Persoalan itu, juga berpengaruh pada pembangunan daerah dari tingkat terbawah, yakni di desa.

Hal itu diutarakan Ahmad Ali usai menerima silaturahmi ratusan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 25 Juli 2024 lalu.

Sebagai bakal calon gubernur, Ahmad Ali menerima sejumlah keluhan persoalan yang kerap dihadapi oleh kepala desa, di antaranya terkait dana operasional yang minim.

Dengan begitu, Ahmad Ali pun berkomitmen agar kepala desa ke depan bisa lebih sejahtera, salah satunya dengan cara mengucurkan sebagian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah untuk bantuan keuangan operasional kepala desa.

“Apabila mendapatkan amanah menjadi Gubernur Sulawesi Tengah periode 2024 – 2029, saya ingin memastikan memberikan bantuan keuangan yang bersumber dari APBD bagi setiap desa dengan besaran dari Rp15 juta sampai dengan Rp50 juta per desa,” katanya.

Ia ingin bantuan dari APBD tersebut dapat digunakan untuk menunjang kinerja kepala desa dalam bentuk biaya operasional sesuai dengan regulasi yang berlaku. Adapun bantuan itu nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Dia meyakini, jika kepala desa bisa lebih sejahtera maka proses pembangunan di daerah yang dimulai dari desa akan lebih mudah tercapai.

Selama ini banyak kepala desa yang bermasalah karena terjerat penyalahgunaan dana desa lantaran kesejahteraannya belum terjamin, termasuk masalah biaya operasional yang minim membuat kepala desa kesulitan dalam menjalankan tugas sebagai pemerintah desa. ***

TIM AMC

Hadiri Ramah Tamah POPDA, Gubernur Cudy; Sulteng Ada Berkat Olahraga
  • Uncategorized

Hadiri Ramah Tamah POPDA, Gubernur Cudy; Sulteng Ada Berkat Olahraga

Adm Red. July 30, 2024

Luwuk, trustsulteng – Sejarah lahirnya Provinsi Sulawesi Tengah kata Gubernur Rusdy Mastura tak lepas dari perjuangan para maestro olahraga daerah yang heroik.

Puncaknya terjadi di PON V Bandung, di mana untuk pertama kalinya kontingen Sulawesi Tengah tampil secara terpisah dari provinsi induk Sulawesi Utara Tengah meski belum resmi menjadi provinsi otonom.

“Andi Raga Petalolo sampai bertemu dengan Maladi (Menteri Olahraga) untuk meyakinkan supaya kita bisa ikut (PON) dengan membawa nama Sulawesi Tengah,” terangnya yang kemudian nama Andi Raga Petalolo diabadikan untuk menghormati jasanya.

Sejarah ini disampaikan gubernur dengan fasih dalam sambutannya pada acara Ramah Tamah bersama kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2024 di hotel Santika Luwuk, Senin malam 29 Juli 2024.

Namun yang lebih membuat tercengang karena Sulteng berhasil mendulang medali perak di PON V dari cabang lari 10.000 meter yang dipersembahkan pelari Poso Arie Samana.

Peristiwa bersejarah ini yang kemudian diharapkan gubernur bisa menjadi motivasi juang dan dedikasi para atlet pelajar untuk meraih prestasi gemilang di POPDA.

Terlebih lagi dalam 5 sampai 10 tahun, para atlet pelajar akan menjadi andalan sekaligus tulang punggung olahraga Sulteng Negeri Seribu Megalit untuk meraih kejayaan dan kehormatan daerah ini di panggung olahraga nasional yang prestisius.

“Semoga POPDA bisa menjadi embrio untuk mendapatkan atlet-atlet nasional,” ujar gubernur berharap.

Gubernur juga optimis dengan persiapan kontingen Sulteng melalui puslatda dalam menghadapi PON 2024 dengan target tidak main-main membawa pulang 10 medali emas dan masuk 5 besar nasional.

“Kita satukan tekad karena kalau ada semangat, pasti kita bisa,” serunya memompa semangat bertanding kontingen POPDA kabupaten kota.

Senada dengan gubernur, Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M berharap POPDA akan membantu menjadikan Sulteng sebagai lumbung atlet berprestasi.

Ia juga berterima kasih dan mengapresiasi atas kepercayaan dari Gubernur Rusdy Mastura, Bapak Olahraga Sulteng untuk menjadi tuan rumah acara-acara tingkat provinsi seperti POPDA.

“Saya berharap para kontingen menjaga kesehatan, kekompakan dan kebersamaan supaya kegiatan dapat diikuti dengan kondisi sehat dan bahagia,” pesannya.

Malam ramah tamah ini berlangsung akrab dan bahagia serta gubernur ikut menghibur kontingen dengan bernyanyi.

Nampak hadir di acara, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulteng Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai, Pj Sekda Banggai Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng Drs. Irvan Aryanto, M.Si bersama para Kadispora kabupaten kota dan mitra kerja.**

 

biro adpim

Bacagub Ahmad Ali Sikapi Tingginya Biaya Konsumsi Masyarakat Sulteng
  • Uncategorized

Bacagub Ahmad Ali Sikapi Tingginya Biaya Konsumsi Masyarakat Sulteng

Adm Red. July 29, 2024

Palu, trustsulteng – Masyarakat masih disulitkan dengan ancaman naiknya harga komoditas dan alat penunjang lainnya. Hal ini terlihat dari beberapa kebutuhan masyarakat naik setiap tahunnya.

Dalam temuan data Badan Pusat Statistik tahun 2023, Perkembangan Harga Komoditas pangan (periode September 2022–Maret 2023) Beras 1,46%,Tepung Terigu,1,97%, Tempe 4,54%, Bawang Putih 15,37%, Kopi Instan 8,19%, mie Instan 1,26%.

Hal tersebut tidak luput dari pantauan sosok Bakal Calon Gubernur Ahmad Ali. Dia menuturkan bahwa temuan lapangan, banyak masyarakat menuturkan demikian. Hal ini memberatkan jika tidak segera di atas, apalagi secara umum daerah terjauh dari ibu kota semakin terdampak kenaikan serius.

 

Menurut Ahmad Ali, sejumlah kenaikan pangan juga ditimbulkan oleh pasokan pangan dari dalam Sulteng, dimana petani bisa kurang produktif ataupun sebaliknya, pasar untuk mereka tidak tersedia.

“Ekonomi itu mata rantai yang terhubung, tidak ada yang boleh lemah salah satu sisinya, kemandirian jalan satu-satunya,” ungkap politisi senior itu, Jumat 19 Juli 2024.

Bukan hanya pada pangan saja, namun biaya pada komoditas non-pangan naik drastis. Sebut saja Angkutan Dalam Kota 17,13%, Perumahan, Air, Listrik, Bahan Bakar Rumah Tangga 1,58%.

Soal pangan, kita harus punya sel perdagangan yang terfokus, misal daerah memiliki keunggulan masing-masing jadi saling menguatkan. Kedua, menurut Ahmad Ali naiknya harga apa pun berarti permintaan tinggi tetapi tidak terbeli karena kapitalnya minim.

“Solusinya adalah pekerjaan tersedia, UMKM kuat, petani mandiri, anak muda menginovasi, pejabat daerah mengontrol kebijakannya, serta politisi pemerintah membuat katup kebijakan yang kuat dan terkontrol menyeluruh,” saran Ahmad Ali. **

TIM

Manager PT ANA Diperiksa Penyidik Kejati Sulteng Terkait PT RAS
  • Uncategorized

Manager PT ANA Diperiksa Penyidik Kejati Sulteng Terkait PT RAS

Adm Red. July 29, 2024

Palu, trustsulteng – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali meminta keterangan Manajer Area PT. Agro Nusa Abadi (ANA) Oka Arimbawa Kamis lalu 25 Juli 2024.

Kali ini pemeriksaan Oka, terkait aktivitas PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS) yang mengelola perkebunan diatas lahan hak guna usaha (HGU) PTPN XIV di Desa Lee Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah. PT RAS mengolah lahan berstatus HGU milik PTPN XIV sejak tahun 2009 sampai sekarang.

Kejati Sulteng membidik kasus PT RAS atas dugaan tumpang tindih lahan milik BUMN yakni PTPN XIV, yang bergerak dibidang perkebunan. Sedangkan PT. RAS diketahui masih merupakan anak perusahaan PT ANA yang menguasai ratusan ribu hektar lahan perkebunan sawit di sejumlah daerah di Indonesia.

Diduga manajemen PT. RAS group PT. ANA mengusai lahan PTPN tanpa izin, sehingga dilaporkan ke Kejati Sulteng.

Oka Arimbawa yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu membenarkan dirinya telah diperiksa penyidik Kejati terkait PT. RAS.

“Iya benar,”tulis Oka, mengutip konfirmasi deadline news.

Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Sofyan membenarkan pemeriksaan manajer Area PT. ANA Oka Arimbawa.

“Benar pak Oka dimintai keterangan terkait PT. RAS dimana lahan itu merupakan HGU PTPN XIV di Desa Lee Kecamatan Mori Atas Morut,” singkatnya. ***

YLB

Kemenkum HAM Sahkan Kewarganegaraan Guru Tua
  • Uncategorized

Kemenkum HAM Sahkan Kewarganegaraan Guru Tua

Adm Red. July 29, 2024

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr.Fahrudin D.Yambas,M.Si menghadiri acara penyerahan surat pengesahan status kewarganegaraan Indonesia kepada Almarhum Al Habib Sayyid Idrus Bin Salim Al Jufri (Guru Tua).

Penyerahan ini berlangsung di Aula Garuda Kantor Kemenkumham Sulawesi Tengah, Jalan Dewi Sartika, Senin siang 29 Juli 2024

Penyerahan surat pengesahan status kewarganegaraan Indonesia kepada Guru Tua oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, diserahkan kepada Sekda Kota Palu Irmayanti Pettalolo,S.Sos,MM.

Hadir pula Sekjen PB Alkhairaat Jamaluddin Mariadjang dan pejabat PB Alkhairaat lainnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr.Fahrudin D.Yambas,M.Si menuturkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berkomitmen dan mendorong agar Guru Tua memperoleh status kewarganegaraan Indonesia karena telah memajukan peradaban manusia dalam membangun dan memajukan pendidikan.

Pengakuan kewarganegaraan ini merupakan tonggak sejarah yang penting, mengingat status kewarganegaraan Guru Tua selama ini menjadi hambatan dalam proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional.

Dengan pengakuan ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus mendukung proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi Guru Tua, sehingga jasa-jasanya diakui secara resmi dan menjadi teladan bagi generasi penerus.

Terakhir Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang memperjuangkan status kewarganegaraan Guru Tua.**

sumber biro adpim

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Asisten : Gelorakan Semangat Kemerdekaan
  • Uncategorized

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Asisten : Gelorakan Semangat Kemerdekaan

Adm Red. July 29, 2024

Palu, trustsulteng – Dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di halaman pogombo, Minggu 28 Juli 2024.

Gubernur diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra mengapresiasi gerakan ini guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, patriotisme serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Apalagi Sebagai warga negara yang baik kata asisten harus memiliki rasa bangga dan cinta terhadap simbol-simbol negara, diantaranya bendera merah putih.

Olehnya Ia berpesan untuk menyambut HUT proklamasi kemerdekaan ke-79 dengan semarak dan mengibarkan bendera merah putih di seluruh negeri.

“Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menggelora di dalam jiwa kita, menerangi langkah kita dalam membangun negeri yang kita cintai,” harapnya atas gerakan ini.

Pembagian bendera Merah Putih ke masyarakat dilakukan di dua titik yaitu depan Taman GOR dan Bundaran Taman Nasional.

Acara ini juga melibatkan berbagai elemen, mulai dari pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan dan pemuda, badan usaha dan perangkat daerah.

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Sulteng Drs. Arfan, M.Si, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng Drs. Irvan Aryanto, M.Si, pimpinan badan usaha dan pejabat terkait.**

sumber biro Adpim

Foto : Diskominfo santik Sulteng

Status Kewarganegaraan Diakui, Guru Tua Segera Menjadi Pahlawan Nasional
  • Uncategorized

Status Kewarganegaraan Diakui, Guru Tua Segera Menjadi Pahlawan Nasional

Adm Red. July 29, 2024

Palu, trustsulteng – Pemerintah Indonesia telah mengakui Habib Idrus bin Salim Aljufri, sebagai Warga Negara Indonesia. Penyerahan keputusan kewarganegaaan itu, akan diserahkan oleh Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin, 29 Juli 2024 nanti.

Selama ini, status kewarganegaraan Saiyid Idrus bin Salim Aljufri atau yang oleh murid-muridnya disebut dengan Ustadz Tua atau Guru Tua itu, yang menjadi penghambat untuk mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Nasional.

Cucu Guru Tua, Habib Ali bin Muhammad Aljufri membenarkan pengakuan status kewarganegaraan terhadap Pendiri Perguruan Islam Alkhairaat tersebut.

“Iya, Alhamdulillah Habib Idrus diakui sebagai Warga Negara Indonesia oleh Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia,” kata Habib Ali.

Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (SIS Aljufrie) merupakan sosok ulama yang berjasa dan sangat dihormati, tidak hanya di Sulawesi Tengah, tapi juga di Indonesia.

Jasanya dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam, tak lagi diragukan. Alkhairaat enjadi legasi yang benderang. Alkhairaat dan murid-muridnya menjadi karya yang hidup hingga kini.

Sejarah mencatat perjuangan Guru Tua dimulai ketika kedatangannya ke Indonesia untuk mengunjungi kerabatnya. Ia memang memiliki keluarga yang tersebar di Pulau Jawa dan Sulawesi. Kala itu, Guru Tua masih berusia 19 tahun. Pada kunjungan pertama, Guru Tua belum memutuskan untuk bermukim.

Pada kunjungan kedua, Guru Tua akhirnya memutuskan untuk menetap di Pulau Jawa (1922-1929). Perjalanan Guru Tua di Nusantara dimulai dari Batavia (kini Jakarta), kemudian berpindah ke Jombang, Jawa Timur pada 1926. Pade momen inilah Guru Tua bertemu ulama kharismatik dan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari.

Pada akhir 1928, Guru Tua melanjutkan perjalanan ke Solo. Di situ Habib Idrus menjadi guru dan menjadi Direktur Madrasah al-Rabitah al-Alawiyah Cabang Solo.

Tahun 1929, Habib Idrus mulai bersentuhan dengan Sulawesi Tengah. Setahun kemudian atau tepatnya pada 14 Muharram 1349 Hinriyah atau bertepatan dengan 11 uni 1930, Guru Tua mendirikan Madrasah Alkhairaat.

Saat pendudukan Jepang di Nusantara (1942-1945), termasuk di Palu, penjajah itu sempat melarang Alkhairaat beraktivitas. Secara formal, sekolah memang tidak dibuka, tapi semangat Guru Tua tetap membara. Metode pembelajaran diubah dari rumah ke rumah, bahkan sampai sempat hijrah ke Kampung Pewunu di Sigi.

Di tempat itu, Guru Tua bertemu dengan saudara iparnya, yaitu Yoto Daeng Pawindu, kakak dari Intje Ami (Ite) yang merupakan istri dari Guru Tua. Intje Ami adalah perempuan Kaili yang dinikahinya.

Yoto seorang patriot tulen yang tercatat sebagai tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI). Ia memfasilitasi Guru Tua untuk mendirikan sekolah darurat di rumahnya.

Meski di bawah ancaman Jepang, pendidikan harus terus jalan, barangkali begitu pikiran kedua bahadur ini.

Dengan pengakuan status kewarganegaraan itu, berarti perjuangan mendapatkan Anugerah Pahlawan Nasional terhadap Habib Idrus bin Aljufri akan semakin dekat.

Apalagi, usulan SIS Aljufrie mendapatkan gelar Pahlawan Nasional sudah dimulai sejak lama, Ketika Bandjela Paliudju menjabat sebagai Gubernur Sulteng. Sampai sekarang gelar itu belum juga diberikan.

Tetapi negara tetap memberikan pengakuan atas jalan perjuangan Guru Tua. Negara telah menyematkan Gelar Bintang Mahaputera pada 2010 silam.

Persisnya, tanda kehormatan itu diberikan lewat Keputusan Presiden No. 53/TK/Tahun 2010. Bintang Mahaputera diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Indonesia. ***

YLB

KM Dharma Kencana V Berlayar, Begini Harapan Gubernur Rusdy Mastura
  • Uncategorized

KM Dharma Kencana V Berlayar, Begini Harapan Gubernur Rusdy Mastura

Adm Red. July 29, 2024

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura berlayar bersama KM Dharma Kencana V, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Prov.Sulteng, Sumarno beserta rombongan tiba di pelabuhan Semayang Balikpapan, pukul, 02.00 waktu dini hari, Minggu 28 Juli 2024

Setibanya di pelabuhan Semayang Balikpapan rombongan Gubernur disambut Khoiri Soetomo, SE selaku Direktur Keuangan PT. Dharma Laut Utama, beserta jajarannya dengan mengalungkan bunga.

Gubernur menyampaikan, ia merasa nyaman dan puas berlayar bersama KM. DLU ini, sangat menikmati, “Jadi nanti saya sering kebalikpapan naik kapal ini,” ucapnya.

Sehingga dengan terbukanya rute Balikpapan, Surabaya, Donggala, tentunya akan memberikan dampak positif bagi para pedagang, sebab sejak dahulu logistik sayuran, rempah-rempah, daging ayam dan sapi dari Sulawesi Tengah dijual ke Kalimantan.

Gubernur Rusdy mengharapkan, para pedagang di Sulawesi Tengah dapat berlayar berdagang sehingga memberi dampak yang positif bagi perekonomian daerah sehingga menjadikan hubungan Kalimantan Sulawesi lebih dekat.**

 

sumber biro adpim

Posts pagination

Previous 1 … 111 112 113 114 115 116 117 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.