Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Ardianto; Vedio Saya Dipakai Untuk Menyerang Ahmad Ali
  • Uncategorized

Ardianto; Vedio Saya Dipakai Untuk Menyerang Ahmad Ali

Adm Red. July 20, 2024

Palu, trustsulteng – Ardianto (34) warga Desa Binangga, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah, menyayangkan videonya viral di sosial media. Video itu menimbulkan kesan penolakan Ahmad Ali, Calon Gubernur Sulteng, untuk berjabat tangan dengan dirinya.

“Sebenarnya tidak seperti itu. Video itu dipakai untuk menyerang Ahmad Ali, sebagai Calon Gubernur Sulteng yang saya dukung,” katanya di Palu, Sabtu.

Video itu awalnya viral itu dari akun @ASWAR Chuaks di aplikasi tiktok. Akun itu mempublikasikan beberapa konten yang menyerang individu Ahmad Ali. Bahkan salah satu konten, menyertakan keterangan video “Kalau tidak punya hati menghargai, setidaknya punya otak untuk memikirkan perasaan orang lain,”. Akun itu juga memprodukasi konten yang mendukung tokoh politik Anwar Hafid.

Video itu juga viral di media sosial Instagram @Storysulteng.id. Sebaliknya, akun yang sama juga memproduksi konten positif untuk Anwar Hafid dan Renny Lamadjido.

Menurut Anto, dia tidak mengetahui sampai video itu viral. Dia baru mengetahui setelah diperlihatkan oleh pihak keluarga.

Dia memahami, saat itu Ahmad Ali tidak melihat dia, saat menyodorkan tangan untuk bersalaman. Tetapi, setelah itu, AA mengajak saya dan keluarga untuk foto bersama.

Dia berharap para konten kreator atau siapa saja yang sudah menyebarkan video itu, untuk meminta maaf, dan mengakui jika perbuatan itu tidak baik.

“Kalau memang tidak mau mengaku dan minta maaf, saya doakan mereka banyak rezeki,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Nasdem sekaligus bakal calon gubernur Sulawesi Tengah Ahmad Ali, telah mengklarifikasi video viral itu.

Dalam klarifikasinya, Ahmad Ali menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak disengaja dan disebabkan oleh banyaknya warga yang ingin jabat tangan.

“Saya sangat menyesalkan beredarnya video itu yang telah di-framing oleh lawan politik. Saya tidak sengaja, kondisi saat itu memang sedang banyak yang ingin jabat tangan,” kata Ahmad Ali, Jumat 19 Juli 2024.***

Forwaka ‘Keok’ Digilas Tim Futsal Kejati Sulteng
  • Uncategorized

Forwaka ‘Keok’ Digilas Tim Futsal Kejati Sulteng

Adm Red. July 19, 2024

Palu, trustsulteng – Tim Futsal Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Sulawesi Tengah ( Sulteng ) harus mengakui ketangguhan tim Futsal Kejati Sulteng dalam Adhyaksa Trofeo Cup dan Exibition.

Tim Futsal Kejati Sulteng menggilas tim futsal Forwaka Sulteng dengan skor telak 5- 1, bertempat di Gelora Bumi Kaktus ,Jalan Yos Sudarso , Kota Palu  jumat 19 Juli 2024 petang.

Sejak kick of babak pertama ditiup, tim Futsal dikomandai Asisten Intelejen Kejati Sulteng Ardi Suryanto,S.H.,M.H., sudah mulai menyerang jantung pertahanan tim futsal digawangi oleh Jamal.

Tidak berlangsung lama melalui umpan serangan balik dibangun dari tengah , Koordinator Intel Kejati Sulteng DR Rizky Fachrurrozi,S.H.,M.H.,berhasil melesatkan tendangan ke gawang Forwaka dijaga oleh Jamal 1- 0 untuk Kejati.

Kebobolan 1 gol tak melemahkan semangat tim Forwaka beberapa kali serangan dibangun oleh Yohan Cs tapi belum bisa menyelesaikan kemelut mulut gawang Kejati Sulteng.

Sebaliknya tim Kejati Sulteng unggul, semakin semangat dengan meringsek pertahanan dari Forwaka hingga kembali bobol melalui tendangan dari Asintel Kejati Sulteng Ardi.

Kedua tim mulai saling serang ,umpan-umpan coba diberikan oleh tim Forwaka akhirnya bisa mengejar ketinggalan melalui tendangan dari Nasir Tula hingga merubah kedudukan menjadi 2- 1.

Pemain Tim futsal Forwaka mulai kelelahan akhirnya melakukan pergantian pemain, mencaba membangun serangan tapi selalu gagal, dan malahan serangan balik tim futsal Kejati berhasil membobolkan gawang Forwaka melalui tendangan di lesafkan oleh Kasi Penyidik Kejati Sulteng ,Reza Hidayat hingga merubah skor menjadi 3-1 hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua tim futsal Forwaka mulai melakukan pergantian pemain memperkuat lini serang mereka , tapi strategi tersebut juga tidak berhasil membobol gawang Kejati Sulteng. Tapi justru gawang Forwaka kembali dibuat bobol oleh aksi Reza Hidayat dengan 2 gol menobatkan dirinya hatrick hingga babak kedua berakhir dengan skor 5- 1.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan piala kepada pemenang Adhyaksa Trofeo Cup juara pertama di raih oleh tim futsal Kejaksaan Negeri Palu, Juara 2 diraih oleh tim Kejaksaan Negeri Donggala dan Juara 3 diraih oleh tim kejaksaan tinggi (Kejati) Sulteng.

Adhyaksa Trofeo Cup dan Exibition merupakan rangkaian Hari Bakti Adhyaksa ke -64 dengan berbagai kegiatan anjagsana kepantiasuhan, bakti sosial dan lainnya.***

Ahmad Ali Klarifikasi Video Tidak Menjabat Tangan Relawan, Begini Faktanya
  • Uncategorized

Ahmad Ali Klarifikasi Video Tidak Menjabat Tangan Relawan, Begini Faktanya

Adm Red. July 19, 2024

Palu, trustsulteng – Wakil Ketua Umum Nasdem sekaligus bakal calon gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali, mengklarifikasi sebuah video yang viral di media sosial, menunjukkan dirinya tidak menjabat tangan seorang relawan. Video tersebut diduga direkam di Desa Pelawa, Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam klarifikasinya, Ahmad Ali menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak disengaja dan disebabkan oleh banyaknya warga yang ingin jabat tangan.

“Saya sangat menyesalkan beredarnya video itu yang telah diframing oleh lawan politik. Saya tidak sengaja, kondisi saat itu memang sedang banyak yang ingin jabat tangan,” ujar Ahmad Ali pada Jumat 19 Juli 2024

Saat itu, Ahmad Ali sedang berjabat tangan dengan warga yang berada di sebelah kanannya. Tangan kanannya juga sedang menjabat tangan warga lain sementara ada warga yang di sebelah kirinya ingin menjabat tangan sehingga kondisinya tidak sempat dijabat.

Ahmad Ali bahkan menegur dan bercanda dengan orang tersebut.

Ahmad Ali juga menyampaikan bahwa pihak yang tidak menyukainya akan selalu mencari kesalahan dan menyebarkan fitnah.

Fakta lainnya, pria yang tidak sempat menjabat tangan Ahmad Ali itu ternyata adalah keluarga Oki Standup Komedi yang juga adalah keluarga besar relawan Banuata.

“Biasalah, orang yang tidak suka tetap cari salah dan fitnah. Orang yang tidak suka akan menyebar fitnah,” tambahnya.

Dalam menghadapi situasi ini, Ahmad Ali meminta pengertian dan dukungan dari masyarakat, serta mengajak semua pihak untuk tetap fokus pada upaya membangun Sulawesi Tengah yang lebih baik.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan spekulasi yang beredar dan mengembalikan fokus publik pada visi dan misi Ahmad Ali dalam mencalonkan diri sebagai gubernur Sulawesi Tengah.**

 

Yakin Menang, PKB Resmi Usung AA-AKA di Pilkada Sulteng
  • Uncategorized

Yakin Menang, PKB Resmi Usung AA-AKA di Pilkada Sulteng

Adm Red. July 19, 2024

Palu, trustsulteng – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mendukung pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri (AA-AKA) untuk berkompetisi dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2024.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Jazilul Fawaid, di Kota Palu pada Jumat siang 19 Juli 2024.

Kehadiran Jazil di Palu bertujuan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PKB Kota Palu di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore.

Dalam kesempatan tersebut, Jazil menegaskan dukungan resmi partainya terhadap pasangan AA-AKA.

“PKB sudah resmi mendukung Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri. Tinggal menunggu penyerahan B.1-KWK kepada pasangan ini,” ujar Jazil.

Menurut Jazil, penyerahan B.1-KWK untuk keperluan pendaftaran di KPU oleh pasangan AA-AKA akan segera dilakukan oleh DPP. “B.1-KWK-nya segera. Segera,” janji Jazil.

Saat ditanya mengenai alasan DPP PKB memilih pasangan AA-AKA, Jazil menjelaskan bahwa partainya yakin akan kemenangan pasangan ini di Pilgub Sulteng. PKB, yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar, percaya bahwa performa AA-AKA akan maksimal dalam pertarungan di Sulawesi Tengah.

“Kami (DPP PKB) yakin Ahmad Ali dan pasangannya akan menang. Dan ada beberapa pertimbangan lainnya juga sudah dibahas di internal sebelum memutuskan ke Ahmad Ali,” tambahnya.

Dengan dukungan resmi ini, PKB berharap pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri dapat meraih kemenangan di Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2024.***

TIM AA

Ahmad Ali Bertemu Kawan Lama Pendeta Damanik; Layak Jadi Gubernur Sulteng
  • Uncategorized

Ahmad Ali Bertemu Kawan Lama Pendeta Damanik; Layak Jadi Gubernur Sulteng

Adm Red. July 19, 2024

Poso, trustsulteng -Salah satu tokoh perdamaian Poso, Pendeta (Pdt) Rinaldy Damanik menerima kunjungan Anggota DPR RI, Ahmad Ali, Kamis malam 18 Juli 2024.

Ahmad Ali berkunjung ke rumah sahabat lamanya itu di sela kegiatan safari politik di Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dalam pertemuan itu, Ahmad Ali dan Damanik berbicara banyak hal, mulai dari kenangan kala bersama-sama di Poso hingga urusan politik.

Damanik menyambut baik niatan Ahmad Ali untuk maju di Pilgub Sulteng 2024 bersama Abdul Karim Aljufri (AKA).

“Layak tidaknya menjadi gubernur, bagi saya sangat layak. Beliau (Ahmad Ali) orangnya sangat merakyat, berkomunikasi dengan semua orang. Coba bayangkan gimana jika menyapa saja malas, dan banyak pejabat begitu,” kata Damanik kepada jurnalis.

Ia memandang Ahmad Ali selama menjabat anggota DPR RI sangat memerhatikan persoalan-persoalan yang dialami masyarakat Sulawesi Tengah. Tak membeda-bedakan suku, ras dan agama.

Di Poso, ujar Damanik, tak sedikit anak-anak yang dibantu Ahmad Ali agar bisa melanjutkan sekolah hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami berbeda agama tetapi bisa berkomunikasi. Bicara tentang persoalan-persoalan bangsa, termasuk di daerah ini. Contohnya memberikan bantuan beasiswa. Apa yang dibutuhkan masyarakat selalu kami sampaikan kepada beliau,” tuturnya.

Sebelum melanjutkan perjalanan, Ahmad Ali menyerahkan sebuah hadiah berupa jaket bertuliskan New Hope kepada Damanik.

New Hope atau Harapan Baru menjadi tagline yang digunakan Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri sebagai pasangan cagub dan cawagub Sulteng 2024.**

TIM AA

Kejati Sulteng Didesak Tuntaskan Kasus PT ANA
  • Uncategorized

Kejati Sulteng Didesak Tuntaskan Kasus PT ANA

Adm Red. July 18, 2024

Palu, trustsulteng – Puluhan masyarakat dan perwakilan organisasi masyarakat sipil Sulawesi Tengah (Sulteng), melakukan aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, Kamis 18 Juli 2024.

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lingkar Sawit Sulteng itu menuntut agar penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi PT Agro Nusa Abadi (ANA) di Morowali Utara.

Menurut massa aksi, petani plasma telah mengalami kerugian selama bertahun-tahun karena adanya perampasan ruang hidup masyarakat di tiga desa lingkar sawit PT ANA. Tiga desa tersebut adalah Desa Bunta, Bungintimbe, dan Desa Tompira.

“Kami meminta Kejaksaan Tinggi Sulteng yang menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan PT ANA diusut tuntas. Harapannya, kasus yang sedang ditangani bisa menyeret para pelaku yang telah merugikan perekonomian negara, terkhusus di Morowali Utara,” ujar perwakilan masyarakat Desa Bunta, Ahmad Fauzan.

Dalam aksi tersebut, pihak masyarakat berkesempatan berdialog dengan Kejati Sulteng.

“Tentu kami mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kejati Sulteng untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi di sektor sumber daya alam di Sulteng. Harapannya, ini menjadi pintu masuk atau contoh kasus dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi di sektor SDA, khususnya di sektor perkebunan sawit skala besar di Sulteng,” jelas Jabar, perwakilan Aliansi Lingkar Sawit.

Dalam hal ini pihak Kejati melalui Kasi Intel, menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti dan memproses apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

Sebelumnya, dalam catatan Aliansi Masyarakat Lingkar Sawit, PT ANA telah mengklaim secara sepihak tanah masyarakat dengan menanami sawit. **

 

Dirlantas Polda Sulteng Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, JMSI Sulteng Minta Kapolda Ajari Etika
  • Uncategorized

Dirlantas Polda Sulteng Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, JMSI Sulteng Minta Kapolda Ajari Etika

Adm Red. July 18, 2024

JMSI Sulteng Minta Kapolda Sulteng Ajari Etika Dirlantasnya  Atas Pelecehan Terhadap Profesi Wartawan.

Palu,trustsulteng –  Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (Pengda JMSI) Sulawesi Tengah secara tegas meminta Kapolda Sulteng, Irjen Pol.Agus Nugroho S.I.K ,SH,MH untuk mengevaluasi kinerja Dirlantasnya pasca tindakan pelecehan terhadap salah satu wartawan TV di Kota Palu, Rabu (17/07/2024) di Tugu 0 Kota Palu.

Selaku pimpinan tertinggi Polri di daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol.Agus Nugroho diminta juga mengajari etika berbicara dan bersikap depan umum terhadap jajarannya, hal ini agar menghindari terulangnya sikap tidak menghargai profesi oleh anggota Polri seperti yang dilakukan Direktur Lalu Lintas ( Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol.Dodi Darjanto kepada Jurnalis SCTV Palu,Syamsudin Tobone.

Ketua Pengda JMSI Sulteng, Murtalib mengkritisi tingkat pemahaman Dirlantas Polda Sulteng terhadap kerja kerja Jurnalistik. ” Apa korelasinya antara wawancara pakai HP dengan hasil wawancara? Apalagi alat kerja wartawan itu juga biasa dipergunakan ditempat lain dan hasilnya juga bagus, apa masalahnya dengan HP ” ujar Murtalib , Kamis (18/07/2024).

Seharusnya,menurut Murtalib, Dirlantas Polda Sulteng melayani wartawan yang menjalankan tugas dengan profesional dan humanis,bukan malah melecehkan alat kerja wartawan.

“Bukan dari apa alat kerjanya wartawan,tetapi bagaimana hasil liputannya, hasil karyanya ” ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris JMSI Sulteng juga turut angkat bicara. Menurutnya,Kapolda Sulteng perlu ajari etika anggotanya dalam bekerja di lapangan.

“Kapolda Sulteng harus ajari etika anggotanya,masak sekelas pejabat utama Polri bicaranya kayak orang tidak punya pendidikan,melecehkan profesi, sok kaya, “Sindir Syahrul SH, Sekertaris JMSI Sulteng ,Kamis 18 Juli 2024.

Atas kejadian tersebut, JMSI Sulteng menuntut Kapolda Sulteng dan Dirlantas Polda Sulteng meminta maaf secara terbuka ke publik sebagai bentuk sanksi sosial . ” Kapolda dan Dirlantas Sulteng wajib minta maaf dan mengklarifikasi kepada rekan kita pak Syamsudin Tobone serta seluruh wartawan dan jurnalis se Sulawesi Tengah , hal ini agar menjadi pelajaran bagi semua anggota Polri untuk dapat menghargai profesi orang lain ” tegas Syahrul.

Seperti diketahui sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto, diduga kuat melecehkan jurnalis SCTV Palu, Syamsuddin Tobone, hanya karena menggunakan ponsel untuk wawancara.

Insiden tersebut terjadi saat Syamsuddin hendak melakukan wawancara dengan Kombes Pol Dodi Darjanto di Tugu 0 kilometer, Palu, Rabu pagi 17 Juli 2024.

Syamsuddin Tobone, yang juga merupakan Kepala Biro SCTV Palu, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

“Saya sudah janji mau wawancara dari kemarin lewat aspirasinya. Akhirnya tadi pagi Pak Dir bersedia jam 08.30 WITA di Tugu 0. Setelah apel, saya bertemu beliau untuk memulai wawancara. Saya pakai seragam SCTV, rapi. Setelah salam dan kenalan, saya mau mulai merekam.

Dia langsung berkata, ‘Kenapa merekam wawancara pakai HP? Saya tidak mau. Masak wawancara pakai HP, HP merek Cina lagi. Suruh direkturmu belikan HP yang canggih,’” ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menjelaskan bahwa ia mencoba memberi tahu Kombes Pol Dodi Darjanto bahwa teknologi saat ini memungkinkan pengambilan gambar yang berkualitas tinggi menggunakan ponsel.

Namun, penjelasannya tidak diterima dengan baik. “Sampai anak buahnya, anggota lantas Polda, datang dan membisikkan kepada saya, bilang sudah, tidak usah dibantah,” tambahnya.***

Sumber : Siaran Pers JMSI Sulteng

Dirlantas Polda Sulteng Diduga Lecehkan Jurnalis SCTV Palu. Berikut Kronologisnya
  • Uncategorized

Dirlantas Polda Sulteng Diduga Lecehkan Jurnalis SCTV Palu. Berikut Kronologisnya

Adm Red. July 17, 2024

Palu, trustsulteng  – Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Dodi Darjanto, diduga melecehkan jurnalis SCTV Palu, Syamsuddin Tobone, hanya karena menggunakan ponsel untuk wawancara.

Insiden tersebut terjadi ketika Syamsuddin hendak melakukan wawancara dengan Kombes Pol Dodi Darjanto di Tugu 0 kilometer, Palu, pada Rabu pagi.

Syamsuddin Tobone, yang juga merupakan Kepala Biro SCTV Palu, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

“Saya sudah janji mau wawancara dari kemarin lewat asprinya. Akhirnya tadi pagi Pak Dir bersedia jam 08.30 WITA di Tugu 0. Setelah apel, saya bertemu beliau untuk memulai wawancara. Saya pakai seragam SCTV, rapi. Setelah salam dan kenalan, saya mau mulai merekam. Dia langsung berkata, ‘Kenapa merekam wawancara pakai HP? Saya tidak mau. Masak wawancara pakai HP, HP merek Cina lagi. Suruh direkturmu belikan HP yang canggih,'” ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menjelaskan bahwa ia mencoba memberi tahu Kombes Pol Dodi Darjanto bahwa teknologi saat ini memungkinkan pengambilan gambar yang berkualitas tinggi menggunakan ponsel. Namun, penjelasannya tidak diterima dengan baik.

“Sampai anak buahnya, anggota lantas Polda, datang dan membisikkan kepada saya, bilang sudah, tidak usah dibantah,” tambahnya.

Insiden ini menimbulkan reaksi dari komunitas jurnalis di Palu, yang menganggap tindakan Kombes Pol Dodi Darjanto tidak profesional dan merendahkan kerja jurnalis yang sering kali bekerja dengan berbagai alat, termasuk ponsel, dalam situasi yang tidak selalu memungkinkan penggunaan peralatan profesional lengkap.

Para jurnalis menuntut klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak Dirlantas Polda Sulteng atas pernyataan tersebut.

Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah, Abdee Mari menyebut tindakan yang dilakukan oleh Dir Lantas Polda Sulteng itu melecehkan profesi jurnalis.

Menurut dia, seharusnya sebagai pejabat public dia tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang merendahkan profesi.

“Kami meminta pihak Polda Sulteng mengklarifikasi hal ini dan memberi sanksi kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara Dir Lantas POlda Sulteng Kombes Pol Dodi Darjanto yang dikonfirmasi via pesan singkat belum menjawab.***

TIM

Pasha Ungu Ajak Masyarakat Dukung Ahmad Ali di Konser Beramal
  • Uncategorized

Pasha Ungu Ajak Masyarakat Dukung Ahmad Ali di Konser Beramal

Adm Red. July 16, 2024

Banggai, trustsulteng – Konser silaturahmi akbar beramal yang diselenggarakan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Ahmad Ali dan Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Abdul Karim Aljufri di lapangan Tirta Sari Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulteng berjalan sangat meriah, Senin 15 juli 2024.

Konser ini merupakan bagian dari safari politik sosialisasi Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri ke masyarakat Sulteng.

Sigit Purnomo Said atau kerap disapa Pasha Ungu turut hadir dan menyanyikan lagu dalam konser akbar beramal tersebut.

Selain bernyanyi, Pasha Ungu turut membakar semangat para pendukung Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri yang hadir di konser tersebut.

Dalam orasinya, Pasha Ungu menekankan, untuk memilih pemimpin yang mempersatukan bukan yang memecah belah antar masyarakat.

“Banyak PR di Sulteng yang harus diselesaikan oleh Ahmad Ali jika terpilih menjadi gubernur. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Sulteng untuk mendukung sepenuhnya Ahmad Ali, karena tanpa dukungan kalian, Ahmad Ali tidak bisa menjadi apa-apa,” ujar Pasha yang juga merupakan Anggota DPR RI terpilih dari PAN.

Mantan Wakil Walikota Palu ini menambahkan, bahwa Sulteng butuh pemimpin seperti Ahmad Ali, karena ditangannya bisa dipastikan harapan baru Sulteng akan dimulai.

“Kita butuh pemimpin yang memiliki harapan baru untuk Sulteng, yaitu Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri,”tegasnya.

Pasha tidak memungkiri karir politik Ahmad Ali di kancah nasional sangatlah bagus. Olehnya, punya bekal yang sangat banyak untuk bisa diterapkan di Sulteng, antara lain menjadi Waketum partai NasDem dan Anggota DPR RI selama 2 periode.

“Pemimpin itu yang bisa mensejaheterakan rakyat, bukan pemimpin yang hanya mementingkan diri sendiri maupun golongan. Untuk itu sekali lagi jangan lupa dukung Ahmad Ali kalau mau sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Bacagub Sulteng Ahmad Ali megucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan rekannya Pasha Ungu dalam Pilgub. “Insyaallah amanah dukungan yang diberikan ini menjadi spirit kemenangan untuk saya di Pilgub nantinya,”terangnya.

Ahmad Ali menyatakan, memilih menjadi calon gubernur karena panggilan hati dan wujud balas budinya kepada masyarakat Sulteng. Karena selama ini telah mendukungnya dalam karir politiknya di pusat sebagai Anggota DPR RI selama 2 periode.

“Sebagai calon gubernur, saya akui bukanlah yang terbaik. Tetapi, saya punya niat dan tekad membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sulteng, terbukti dengan 2 periode saya menjadi anggota DPR tidak ada janji politik saya yang tidak terealisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Ahmad Ali soal IKN, bahwa pemindahan ibu kota ke IKN merupakan hal yang sangat baik bagi masyarakat Sulteng. Sebab, Sulteng bisa menjadi penyumbang kebutuhan bagi IKN.

“Saya memiliki mimpi Sulteng menjadi penyumbang terbesar dari segi pertanian di IKN. Karena kalau ini terwujud secara otomatis perekonomian masyarakat akan terbantukan dan tentunya akan mensejahterakan khususnya bagi petani,” Kata Ahmad Ali.

Suami Nilam Sari ini juga mengakui, cita-cita besar ini tidak dapat terwujud tanpa ada dukungan dari masyarakat. “Untuk itu kami butuh dukungan dan doa masyarakat untuk mewujudkan cita-cita besar ini, karena tanpa kalian saya bukan siapa – siapa,” pintanya. **

Ahmad Ali: Jangan Pilih Pemimpin Hanya Pentingkan Diri Sendiri
  • Uncategorized

Ahmad Ali: Jangan Pilih Pemimpin Hanya Pentingkan Diri Sendiri

Adm Red. July 14, 2024

Banggai Laut, trustsulteng – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Sulteng yang juga Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem Ahmad Ali, menegaskan bahwa menjadi seorang pemimpin yang baik seyogyanya sudah tidak lagi memikirkan kepentingan pribadinya sendiri.

“Untuk itu, jangan ada yang memilih pemimpin yang hanya mementingkan diri sendiri. Jangan ngomongnya apa, harapannya apa dan sikapnya beda, karena pada tujuannya hanya untuk dirinya sendiri,” tegas Ahmad Ali saat konser silaturahmi Akbar Beramal di taman kota Banggai Laut,Sulteng, Ahad malam, 14 juli 2024.

Ahmad Ali mengatakan, kalau kita jadi pemimpin itu, kita juga harus berunding dengan hati kita, apakah kita sudah selesai dengan banyak urusan kita, karena kita harus memikirkan segalanya tentang kesejahteraan masyarakat.

“Jika ingin Sulteng berubah, maka harus ada ‘Harapan Baru’. Oleh karena itu, kami butuh dukungan dan doa masyarakat untuk mewujudkan harapan baru Sulteng yang sejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Ia pun juga terus berpesan kepada para pemilih yang ada di Sulteng, untuk memilih calon pemimpin yang sudah selesai dengan masalah pribadinya. Sehingga, lebih bisa mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan diri maupun golongannya.

“Jika sudah selesai persoalan pribadinya, dia akan fokus pada persoalan rakyat. Coba bayangkan pemimpin belum selesai dengan persoalan pribadinya, ya pasti dia akan mengutamakan kepentingan pribadi dan golongannya,” bebernya.

Anggota DPR RI ini juga mengatakan jika terpilih menjadi gubernur, ia akan mendirikan politeknik perikanan di banggai laut nantinya.

“Pembangunan politeknik perikanan dapat terwujud dengan adanya sinergitas antara pemerintah kabupaten dan provinsi,” ujarnya.

Selain tidak memakai fasilitas negara jika terpilih menjadi Gubernur, bacagub Ahmad Ali juga berjanji akan menjadikan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur sebagai rumah singgah bagi masyarakat Sulteng.

“Rumah singgah ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Sulteng yang ada di daerah. Jadi tidak perlu lagi mencari penginapan atau hotel kalau mau ke Kota Palu, tinggal singgah di rujab gubernur,” jelasnya.

Konser rakyat bertajuk Beramal ini dipadati oleh masyarakat Banggai Laut ,baik yang berasal dari wilayah daratan hingga kepulauan. ***

Posts pagination

Previous 1 … 114 115 116 117 118 119 120 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.