Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Dekopinwil Sulteng Diamanahi Tugas Membina Kopdes Merah Putih
  • Uncategorized

Dekopinwil Sulteng Diamanahi Tugas Membina Kopdes Merah Putih

Adm Red. July 28, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menilai Dekopinwil Sulteng, solusi jitu untuk membina ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang baru terbentuk di seluruh wilayah kabupaten kota se Sulteng.

“Kegelisahan saya telah terjawab hari ini,” ujarnya yang merasa lega dengan audiens pengurus Dekopinwil Sulteng di ruang kerja gubernur, Senin 28 Juli 2025.

Dalam pertemuan ini, Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan harapannya agar ada beberapa kopdes yang jadi percontohan atau pilot project di Sulteng.

“Jangan sampai koperasi-koperasi ini hanya formalitas saja jadi harus ada pembinanya,” imbuhnya ke pengurus Dekopinwil Sulteng agar kopdes Merah Putih dikawal secara optimal.

Sementara Ketua Dekopinwil Sulteng Dr.Malik Bram, S.H., M.H menegaskan kesiapan menjadi pembina kopdes merah putih sebagaimana diamanatkan tadi.

Sebagai langkah konkrit, Dekopinwil Sulteng berencana menyelenggarakan pelatihan bagi pengurus kopdes merah putih se Pasigala sebagai salah satu rangkaian acara dalam memperingati Hari Koperasi tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2025.

“Kami siap mem-follow up pembinaan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung program-program BERANI yang bersegmentasi dengan koperasi dan pelaku UMKM seperti BERANI Sejahtera dan BERANI Makmur.

Selain itu, ia berharap kiranya Gubernur Anwar Hafid menyetujui rencana pemindahan kantor sekretariat Dekopinwil Sulteng ke lokasi kantor yang lama, sebab saat ini, Dekopinwil masih berkantor di dalam kompleks Dinas Koperasi Sulteng.**

sumber: biro adpim/arief

Pemprov Sulteng Genjot Akses Listrik dan Tertibkan Pertambangan 
  • Uncategorized

Pemprov Sulteng Genjot Akses Listrik dan Tertibkan Pertambangan 

Adm Red. July 28, 2025

Palu, trustsulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat langkah strategis di sektor energi dan pertambangan melalui rapat koordinasi internal yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Rapat berlangsung di Aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Senin 28 Juli 2025.

Turut mendampingi, Kadis ESDM Ajen Kris,SE,MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng Dr. Yoppy Patiro, SH, MH.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menekankan pentingnya penerapan kaidah pertambangan yang baik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas ESDM.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus berjalan seiring dengan prinsip keselamatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyoroti peran strategis Dinas ESDM dalam menjalankan salah satu program prioritas Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu “BERANI Menyala”. Program ini merupakan bagian dari Nawacita BERANI visi pembangunan daerah yang dijalankan hingga 2029 dan bertujuan untuk memperluas akses listrik di desa-desa yang belum teraliri.

Program “BERANI Menyala” menjadi program wajib yang akan digenjot secara maksimal dalam lima tahun ke depan, dengan dukungan koordinasi dan kolaborasi bersama PLN.

Di sisi lain, Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sulteng tengah menyiapkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pertambangan dan Lingkungan Hidup. Satgas ini akan bertugas membantu penyelesaian konflik pertambangan dan isu lingkungan yang selama ini menjadi perhatian publik.

Ia juga menyoroti persoalan penambangan tanpa izin (PETI), yang dinilainya sebagai tantangan serius dalam tata kelola sumber daya alam. Ia pun menginstruksikan Dinas ESDM untuk segera merumuskan pedoman penyelesaian kasus PETI, termasuk memberi jalan keluar yang legal dan terstruktur. Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah skema kemitraan antara penambang rakyat dan Koperasi Merah Putih sebagai solusi legalisasi yang berpihak pada rakyat.

Lebih lanjut, Ia meminta agar Dinas ESDM memperkuat koordinasi dengan Inspektur Tambang, instansi tata ruang, serta Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) guna memastikan program pertambangan dan energi berjalan secara terpadu.

Ia pun mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.**

sumber: biro adpim/arief

RUPSLB Menetapkan Bernardus Irmanto Sebagai Presiden Direktur PT Vale Tbk
  • Uncategorized

RUPSLB Menetapkan Bernardus Irmanto Sebagai Presiden Direktur PT Vale Tbk

Adm Red. July 28, 2025

Jakarta, trustsulteng – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) telah menetapkan pengangkatan Bernardus Irmanto sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer dengan masa jabatan hingga RUPS Tahunan 2027.

Juga diumumkan perombakan jajaran direksi dan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) hari ini, Senin, 28 Juli 2025.

Anak usaha holding BUMN MIND ID tersebut menggelar RUPSLB di Private Dining Room di The Ritz Carlton, Jakarta Selatan. Adapun acaranya dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Dalam RUPSLB ini, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Bapak Yusuke Niwa sebagai Komisaris serta memberhentikan dengan hormat Bapak Muhammad Rachmat Kaimuddin dari jabatan Presiden Komisaris, Bapak Edi Permadi dari jabatan Komisaris, dan Bapak Adriansyah Chaniago dari jabatan Direktur dan Chief Human Capital Officer.

Kemudian RUPSLB juga menetapkan pengangkatan Fauzambi Syahrul Multhazar sebagai Presiden Komisaris, Katherine Angela Oendoen sebagai Komisaris, dan Shiro Imai sebagai Komisaris.

Selain itu, Vale mengangkat Heriyanto Agung Putra sebagai Direktur dan Chief Human Capital Officer, serta Budiawansyah sebagai Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer, yang semuanya berlaku efektif sejak penutupan RUPSLB hingga RUPS Tahunan 2028.

Selain itu, RUPSLB juga menetapkan pengangkatan Bernardus Irmanto sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer dengan masa jabatan hingga RUPS Tahunan 2027.

Diketahui, jabatan Dirut INCO kosong selama lebih dari tiga bulan. Mata acara dalam rapat itu diusulkan untuk mengisi kekosongan jabatan presiden direktur setelah ditinggalkan oleh Febriany Eddy yang diangkat menjadi managing director Danantara pada bulan April lalu.

Bernadus menegaskan pihaknya bertekad untuk memastikan keberlanjutan praktik pertambangan terbaik (best mining practices) yang telah menjadi fondasi PT Vale.

“Kami akan terus menjaga kelangsungan proyek-proyek strategis yang tengah berjalan, mendorong hilirisasi yang bertanggung jawab, serta menciptakan nilai bersama bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Melalui disiplin, integritas, dan pengabdian, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ungkap Bernadus.

Dengan pengangkatan ini, susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale adalah sebagai berikut:

Dewan Direksi, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer: Bernardus Irmanto

Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar

Direktur dan Chief Human Capital Officer: Heriyanto Agung Putra

Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah

Direktur dan Chief Financial Officer: Rizky Andhika Putra

Direktur dan Chief Project Officer: Muhammad Asril

Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer: Luke Mahony

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris: Fauzambi Syahrul Multhazar

Wakil Presiden Komisaris: Emily Olson

Komisaris: Kristina Gauthier

Komisaris: Christopher McCleave

Komisaris: M. Jasman Panjaitan

Komisaris: Katherine Angela Oendoen

Komisaris: Shiro Imai

Komisaris Independen: Rudiantara

Komisaris Independen: Retno Marsudi

Komisaris Independen: Marita Alisjahbana. **

dikutip dari CNBC Indonesia/editor: yusrin

Pemprov Sulteng Evaluasi Pemanfaatan Data Sektoral untuk Perencanaan Pembangunan Daerah
  • Uncategorized

Pemprov Sulteng Evaluasi Pemanfaatan Data Sektoral untuk Perencanaan Pembangunan Daerah

Adm Red. July 28, 2025

Palu, trustsulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo) menggelar kegiatan Evaluasi Pemanfaatan Data Sektoral dalam Penyusunan Perencanaan dan Monitoring Pembangunan Daerah, pada Senin 28 Juli 2025, bertempat di Ruang Nagana Kantor Bappeda Provinsi Sulteng.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamajido, Sp.PK, M.Kes., dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, MT., PLH Kepala Dinas Kominfo Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.AP., serta perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya penguatan penyelenggaraan statistik sektoral sebagai bentuk pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Disebutkan bahwa statistik merupakan urusan pemerintahan wajib non-pelayanan dasar yang harus diselenggarakan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Urusan penyelenggaraan statistik sektoral meliputi koordinasi, sinkronisasi, pengumpulan, pengolahan, analisis, diseminasi, pembangunan metadata, penguatan SDM, pengembangan infrastruktur, hingga otorisasi data sektoral di daerah,” jelas Wakil Gubernur.

Wagub juga menekankan urgensi pencapaian target pengisian aplikasi satu data. Saat ini, Provinsi Sulawesi Tengah baru mencapai 53 persen. Ia berharap kegiatan evaluasi ini mampu memberikan pemahaman teknis kepada seluruh perangkat daerah, agar target 100 persen pengisian dapat tercapai sebagai bentuk penilaian kinerja dari pemerintah pusat.

Penyelenggaraan statistik sektoral ini merujuk pada kebijakan nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI), dan diperkuat oleh Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 24 Tahun 2023 tentang perubahan atas Pergub Nomor 23 Tahun 2021.

“Melalui sinergi antara pembina data, walidata, walidata pendukung, dan produsen data, kita dorong lahirnya data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan,” lanjutnya.

Selain itu, Wagub juga menyoroti pentingnya kesesuaian prinsip SDI, mulai dari standar data, metadata, interoperabilitas, hingga pemanfaatan kode referensi dan data induk. Hal ini menjadi kewajiban setiap produsen data untuk menghasilkan informasi berkualitas dan tepat guna dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis data.

Kegiatan evaluasi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan SDM pemerintah daerah agar mampu mengelola statistik sektoral secara optimal. Wagub mengingatkan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan kembali pada bulan September untuk memastikan kesiapan semua perangkat daerah dalam pengisian aplikasi data.**

sumber: biro adpim

Gubernur Anwar Hafid: Anak Muda Jadi Motor Penggerak Daerah
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid: Anak Muda Jadi Motor Penggerak Daerah

Adm Red. July 28, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi tim Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah dari Yayasan Randa Kabilasa di ruang kerjanya, Senin

28 Juli 2025. Audiensi ini menjadi momentum awal pemaparan inisiatif program Duta Promosi yang menyasar remaja usia 17–24 tahun untuk terlibat aktif mempromosikan potensi investasi daerah.

Dalam paparannya, perwakilan yayasan, Davin, menjelaskan bahwa program Duta Promosi Investasi hadir untuk menjawab kebutuhan promosi potensi Sulawesi Tengah secara lebih kreatif, kolaboratif, dan berbasis generasi muda. Ia menyebut bahwa sektor-sektor unggulan seperti pertambangan, pertanian, kelautan, peternakan, energi terbarukan, hingga pariwisata perlu dipromosikan lebih masif agar tidak hanya mengandalkan Penanaman Modal Asing (PMA), tetapi juga mendorong meningkatnya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

“Berdasarkan data DPMPTSP, realisasi investasi Sulteng kini berada di peringkat kelima nasional. Tapi gap antara PMA dan PMDN masih terlalu jauh. Dengan kehadiran duta ini, kami ingin jembatani celah itu melalui pendekatan digital dan penguatan peran anak muda,” ujar Davin.

Program ini akan menyasar 13 kabupaten/kota melalui seleksi duta berbasis daerah. Sementara untuk Kota Palu, audisi umum akan dibuka secara besar-besaran karena menjadi pusat pendidikan dan karier di Sulteng. Duta yang terpilih nantinya akan dibekali keterampilan berpikir kritis, komunikasi publik, pengelolaan media sosial, advokasi sosial, hingga edukasi berbasis konten digital yang mendukung promosi investasi dan wirausaha muda.

Gubernur Anwar Hafid menyambut positif inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi langsung atas pemaparan Davin dan rekannya, Nana.

“Apa yang disampaikan Davin dan Nana ini adalah potret zaman sekarang. Dunia sudah digital, dan yang menguasai itu adalah anak muda. Saya sangat setuju program ini segera dijalankan. Kita harus siapkan mereka sebagai generasi yang peduli, bukan sekadar tampil selebratif, tapi betul-betul punya komitmen membangun daerah,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mendorong agar pemilihan duta tidak sekadar formalitas seperti ajang putra-putri daerah yang seringkali minim dampak nyata. Ia berharap setiap kabupaten/kota dapat mengirimkan talenta muda terbaik yang nantinya bisa menjadi fasilitator investasi di daerah masing-masing.

“Jangan lagi sekadar selebrasi. Kita cari mutiara-mutiara yang belum ditemukan. Saya percaya, banyak anak muda kita yang luar biasa tapi tidak punya akses. Nah, program ini bisa jadi jalan untuk buka akses itu,” tegasnya.

Gubernur Anwar Hafid juga menyinggung pentingnya roadmap pengembangan potensi daerah yang selama ini belum dimiliki secara menyeluruh. Ia meyakini, dengan penguatan partisipasi generasi muda dan dukungan sistem yang tepat, Sulawesi Tengah akan semakin dilirik sebagai destinasi investasi nasional maupun global.

Turut hadir mendampingi audiensi tersebut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Diah Agustiningsih, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulteng, Wahyu Agus Pratama. **

sumber: biro adpim/zudan

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi Percontohan Transisi Energi Hijau Lewat PLTS
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi Percontohan Transisi Energi Hijau Lewat PLTS

Adm Red. July 28, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari PT BUMA Renewable Energy di Kantor Dinas ESDM Sulteng, Senin 28 Juli 2025.

Tujuannya membahas potensi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta efisiensi energi di lingkungan pemerintahan daerah. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional transisi energi menuju sumber yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Dalam paparannya, Direktur PT BUMA Renewable Energy, Arya Pradipta, menyampaikan bahwa pihaknya menawarkan skema efisiensi energi berbasis teknologi solar panel, penggantian lampu LED, sensor otomatis, serta sistem monitoring penggunaan energi yang cerdas. Menurutnya, efisiensi yang bisa dicapai bisa mencapai 50 persen lebih.

“Kami sudah menerapkan model ini di sejumlah kantor dengan hasil penghematan yang singnifikan, tanpa mengurangi kenyamanan, hanya melalui teknologi hemat energi dan kontrol pemakaian,” jelas Arya.

Lebih jauh, Arya menjelaskan bahwa investasi awal sistem akan ditanggung oleh pihak investor mitra mereka, sementara pemerintah tidak perlu mengeluarkan dana di depan. Skema pembayarannya berbasis bagi hasil dari penghematan yang didapat.

“Misalnya efisiensi 50 persen, maka setengah dari penghematan itu bisa dibagi antara investor dan pemerintah daerah. Ini tidak membebani APBD, bahkan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola melalui BUMD,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Ia bahkan mendorong agar sistem ini segera diuji di satu atau dua kantor OPD terlebih dahulu, sebelum diterapkan secara lebih luas.

Kalau hasilnya benar seperti yang dipaparkan, saya akan minta seluruh OPD pakai. Kita sudah terlalu lama boros listrik. Ini bukan soal penghematan semata, tapi tanggung jawab kita dalam menjaga lingkungan,” tegas Anwar Hafid.

Menurut Gubernur, efisiensi energi dapat menjadi solusi strategis untuk menekan biaya operasional birokrasi dan mengalihkannya ke sektor yang lebih berdampak sosial.

“Kalau kita bisa hemat ratusan juta dari listrik tiap tahun, dana itu bisa kita alihkan untuk beasiswa, kesehatan, atau membantu desa-desa. Ini bukan lagi pilihan, ini keharusan,” ungkapnya.

Gubernur juga membuka opsi agar pengelolaan kerja sama ini dapat dilakukan oleh BUMD, sehingga hasilnya bukan hanya efisien, tapi juga memberikan dampak ekonomi langsung ke daerah.

Untuk langkah awal, pihak PT BUMA Renewable Energy akan melakukan survei teknis bersama Dinas ESDM terhadap sejumlah bangunan kantor OPD di Pemprov Sulteng, guna mengidentifikasi potensi efisiensi energi yang bisa segera diterapkan.**

sumber: biro adpim/zudan

Kapolda Sulteng Beberkan Hasil Penegakan Hukum di Hadapan Komisi III DRP RI
  • Uncategorized

Kapolda Sulteng Beberkan Hasil Penegakan Hukum di Hadapan Komisi III DRP RI

Adm Red. July 26, 2025

Palu, trustsulteng – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho memaparkan berbagai capaian serta tantangan penegakan hukum yang dihadapi jajarannya di hadapan Komisi III DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Aula Rupatama Polda Sulteng, Jumat 25 Juli 2025. Sejumlah kasus menonjol seperti tindak pidana umum, narkoba, hingga tambang ilegal menjadi perhatian utama pembahasan.

RDP ini dibuka oleh Dr. Sarifuddin Sudding, anggota Komisi III DPR RI Dapil Sulteng dari Fraksi PAN, didampingi Ketua Tim Ir. Hj. Sari Yuliati, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dapil NTB II dari Fraksi Golkar, serta sejumlah anggota Komisi III lainnya.

Dalam laporannya, Kapolda menyampaikan, sepanjang tahun 2024 terjadi 5.536 kasus kejahatan dengan 2.666 kasus berhasil diselesaikan. Pada Januari-April 2025, Polda Sulteng menangani 3.635 kasus dan 1.667 kasus di antaranya telah tuntas.

Agus Nugroho menyoroti beberapa kasus menonjol, salah satunya meninggalnya tahanan Polresta Palu, Bayu Adityawan. Menurutnya, kasus ini telah selesai baik dari aspek pidana maupun etik, dan sebagai konsekuensi, Kapolresta Palu dimutasi serta tidak diikutkan pendidikan lanjutan.

Kasus lain yang menjadi perhatian publik, yakni penghinaan terhadap Guru Tua oleh Fuad Plered. Meski sudah diselesaikan secara adat, proses pidana masih berjalan karena pelapor dari Alkhaeraat belum mencabut laporan. Kasus ini kini dalam tahap finalisasi.

Terkait kasus narkoba, Kapolda mencatat pada 2024 ada 644 kasus dengan 815 tersangka, dan sepanjang Januari-Juni 2025 berhasil diungkap 375 kasus dengan 464 tersangka. Ia menilai tingginya pengungkapan juga karena peredaran narkoba yang dilakukan dalam paket-paket kecil.

Sementara untuk masalah tambang ilegal di wilayah Parigi Moutong seperti Buranga, Kayuboko, dan air panas, Polda Sulteng mengedepankan pendekatan persuasif sebelum menindak secara hukum.

Dalam rapat ini, Kapolda juga memaparkan sejumlah kendala dan tantangan penegakan hukum di Sulteng. Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ini turut menghadirkan paparan dari Kajati Sulteng N. Rahmat serta Kepala BNNP Sulteng Brigjen Pol. Ferdinan Maksi Pasule. ***

sumber: humas polda sulteng

TRC BPBD Sulteng Bantu Korban Gempa Poso 6,0 SR
  • Uncategorized

TRC BPBD Sulteng Bantu Korban Gempa Poso 6,0 SR

Adm Red. July 26, 2025

Palu, trustsulteng – Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Sulteng terus memantau gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

BPBD Provinsi Sulteng, terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan.
“Kami sudah melakukan assessment, evakuasi, dan mendirikan tenda pengungsi. Namun gempa susulan masih terus terjadi, dan warga memilih bertahan di pengungsian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus.

BPBD menghimbau, warga agar tetap waspada, mengingat potensi gempa susulan belum sepenuhnya reda.
Diketahui, Kamis 25 Juli 2025 malam. Peristiwa ini menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan parah di sejumlah wilayah.
Ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah telah dalam siaran resmi terkait gempa bumi tersebut mengungkapkan, di Kecamatan Pamona Tenggara, Desa Tokilo menjadi salah satu yang terdampak paling parah. Sebanyak 4 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan dilaporkan.

Warga di desa ini yang mengungsi tercatat 596 jiwa dari 184 KK, termasuk balita, bayi, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Sementara di Desa Tindoli, kerusakan lebih parah, 70 rumah rusak ringan, 10 rumah rusak berat, serta 1 gereja dan 1 sekolah TK ikut terdampak. Sementara data di Desa Tolambo masih dalam proses pendataan.

Adapun di Kecamatan Pamona Selatan, Desa Pendolo mencatat satu rumah rusak ringan.
Laporan sementara mencatat empat warga mengalami luka ringan, masing-masing dua dari Desa Tindoli dan dua dari Desa Tolambo.
Berikut jumlah total warga yang mengungsi di beberapa wilayah:
Tokilo: 596 jiwa (184 KK)
Tindoli: 887 jiwa (266 KK)
Tolambo: 528 jiwa (159 KK)

Saat ini, BPBD Kabupaten Poso telah mendirikan tenda-tenda pengungsian dan melakukan evakuasi bersama aparat desa.
Meski begitu beberapa perlengkapan menjadi kebutuhan mendesak, antara lain: Tenda, Genset & light tower, Alas tidur, selimut, terpal, Makanan siap saji, Perlengkapan bayi dan Obat-obatan. (disadur dari metro Sulteng) **

editor: yusrin

 

Gubernur Sulteng: Satpol PP  Garda Terdepan Penegakan Perda
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng: Satpol PP  Garda Terdepan Penegakan Perda

Adm Red. July 25, 2025

Palu, trustsulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam mendukung ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dalam pertemuan dengan jajaran Satpol PP di ruang kerjanya, pada Kamis, 24 Juli 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Satpol PP Provinsi Sulteng, Mohammad Ichsan, S.STP, M.Si beserta jajaran yang melaporkan sejumlah perkembangan dan program kerja.

Saat ini, terang Kabid Ichan, Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah memiliki sekitar 103 personel, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN, yang tersebar di 11 pos strategis. Penempatan personel tersebut difokuskan untuk menjaga aset-aset vital milik pemerintah provinsi, termasuk kawasan perkantoran, rumah jabatan dan fasilitas pelayanan publik.

Gubernur Dr. Anwar Hafid menilai bahwa peran Satpol PP sangat strategis, tidak hanya sebagai pengawal kepala daerah, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam implementasi peraturan daerah.

Dalam konteks pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah, keberadaan Satpol PP menjadi instrumen penting dalam menciptakan ketertiban dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pengalaman masa lalu turut menjadi refleksi dalam arahannya. Gubernur Anwar Hafid yang pernah menjabat sebagai Kasat Pol PP di Kabupaten Luwu Timur itu menggarisbawahi pentingnya pelatihan dan penyaluran tenaga keamanan yang profesional. Model pendidikan dan pelatihan yang pernah diterapkan sebelumnya dinilai efektif, sehingga ia mendorong agar hal serupa dilakukan di Provinsi Sulawesi Tengah melalui kerjasama dengan satuan TNI.

Dalam evaluasinya, Ia juga menyoroti minimnya jumlah personel Satpol PP di tingkat provinsi. Ia pun menilai kebutuhan akan penambahan personel menjadi penting, terutama di lokasi-lokasi vital seperti Kantor Gubernur, yang idealnya membutuhkan setidaknya 50 personel siaga setiap waktu.

“Jika kita ingin Sulawesi Tengah yang inklusif, maju dan berkelanjutan, maka Satpol PP harus berdiri paling depan sebagai penjaga wibawa peraturan dan pelindung ketenteraman masyarakat,”pungkasnya.

Langkah penguatan kelembagaan ini sejalan dengan semangat Nawacita BERANI yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yang menempatkan aspek ketertiban, penegakan hukum, dan keamanan sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah. **

sumber: biro adpim/zudan

RPJMD 2025–2029 Disepakati, Gubernur Ungkap Dukungan Besar dari Pemerintah Pusat
  • Uncategorized

RPJMD 2025–2029 Disepakati, Gubernur Ungkap Dukungan Besar dari Pemerintah Pusat

Adm Red. July 25, 2025

Palu, trustsulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah resmi menyepakati rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota persetujuan bersama antara Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan pimpinan DPRD, di Gedung DPRD Provinsi, Jumat 25 Juli 2025.

Gubernur Anwar Hafid hadir langsung untuk menandatangani dokumen bersama Ketua DPRD Sulteng H. Moh. Arus Abdul Karim dan para wakil ketua DPRD, Syarifudin Hafid, dan Ambo Dalle. Dalam pendapat akhirnya, Gubernur menyampaikan bahwa dokumen RPJMD ini telah melewati proses pembahasan mendalam, penyelarasan substansi, serta penyempurnaan berdasarkan masukan legislatif dan kebutuhan pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Menurut Gubernur, penetapan RPJMD ini bukan sekadar pemenuhan amanat undang-undang, melainkan tonggak penting yang menentukan arah dan prioritas pembangunan Sulawesi Tengah. Ia menekankan bahwa RPJMD 2025–2029 telah disusun selaras dengan visi-misi dan program unggulan daerah, serta menyesuaikan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional.

“RPJMD ini lahir dari kerja keras bersama. Diskusi kita panjang, kadang penuh dinamika, tapi semuanya demi merumuskan arah pembangunan yang lebih baik dan berpihak pada rakyat,” ujar Anwar Hafid.

Anwar Hafid juga mengungkap sejumlah kabar baik yang diperoleh Pemprov Sulteng dalam beberapa hari terakhir. Ia menyampaikan bahwa dirinya baru saja dihubungi oleh Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, yang mengonfirmasi alokasi cetak sawah untuk Provinsi Sulawesi Tengah. Dari total usulan seluas 10.300 hektare lebih yang diajukan Dinas Pertanian melalui bupati/wali kota, pemerintah pusat menyetujui pelaksanaan cetak sawah seluas 6.000 hektare.

Program cetak sawah ini direncanakan rampung hingga September 2025, sehingga dapat segera ditanami di akhir tahun untuk mendukung Program Berani Panen Raya. Nilai anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai sekitar Rp413 miliar, dan sepenuhnya bersumber dari Kementerian Pertanian RI.

Tak hanya itu, Gubernur juga menyampaikan bahwa sejumlah program infrastruktur yang sebelumnya dianggarkan melalui APBD Provinsi kini telah dialihkan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Melalui laporan dari Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA), proyek-proyek tersebut telah diharmonisasi dalam forum E-Planning dan E-Budgeting (EPCNC), dan kini ditangani langsung oleh balai-balai teknis kementerian. Total dukungan pusat dari penarikan program tersebut diperkirakan sebesar Rp151 miliar.

Menurut Anwar, kabar ini menjadi bukti bahwa kolaborasi aktif antara Pemprov Sulteng dan pemerintah pusat mulai menunjukkan hasil nyata. Ia berharap sinergi yang baik ini dapat terus dijaga agar program pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Ini tanda-tanda baik. Pemerintah pusat memberi perhatian serius,” ujar Gubernur.

Sementara itu, dalam isi nota kesepakatan, kedua pihak menyatakan telah membahas, menyempurnakan, dan menyetujui rancangan Perda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah 2025–2029. Dokumen final yang ditandatangani akan segera disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia untuk dievaluasi dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulteng atas sinergi yang telah terjalin. Ia berharap momentum penetapan RPJMD ini menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan program Sembilan BERANI yang telah dirumuskan pemerintahannya bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido.

“InsyaAllah ini adalah awal yang baik. Kami ingin bekerja cepat, efektif, dan kolaboratif agar Sulawesi Tengah lima tahun ke depan bisa melompat jauh lebih maju dan merata pembangunannya,” jelas Anwar Hafid. **

sumber: biro adpim/zudan

Posts pagination

Previous 1 … 37 38 39 40 41 42 43 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.