Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
DPRD Sulteng Dorong Penguatan Regulasi Pendidikan dan Tanggujawab Sosial Perusahaan
  • Uncategorized

DPRD Sulteng Dorong Penguatan Regulasi Pendidikan dan Tanggujawab Sosial Perusahaan

Adm Red. July 4, 2025

Jakarta, trustsulteng – DPRD Provinsi Sulteng melakukan kunjungan ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ke Kementerian Dalam Negeri, Kamis 3 Juli 2025. Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim, Wakil Ketua DPRD Sulteng Syarifudin Hafid, H. Ambo Dalle dan sejumlah anggota DPRD Sulteng lainnya turut hadir.

Syarifudin Hafid menjelaskan, kunjungan tersebut untuk melakukan konsultasi atas dua usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Daerah dan Raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

Pertemuan pertama dilaksanakan di Gedung B Lantai 7 Kantor Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kemendagri. Pada siang harinya, konsultasi dilanjutkan di Ruang Rapat Gedung H Lantai 14 Direktorat Jenderal Produk Hukum Daerah (Ditjen PHD) Kemendagri, dan diterima langsung oleh Kasubdit Wilayah I, Slamet Endarto.

Syarifudin Hafid menjelaskan bahwa pengajuan kedua raperda ini dilandasi oleh kebutuhan daerah yang cukup mendesak. Ia menilai bahwa aspek pendidikan dan peran dunia usaha dalam pembangunan daerah perlu diperkuat melalui payung hukum yang lebih responsif terhadap kondisi di lapangan.

“Kami tidak ingin regulasi di daerah hanya menjadi tumpukan dokumen. Raperda ini lahir dari kebutuhan nyata. Pendidikan adalah fondasi pembangunan, dan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan bagian penting dari kolaborasi pembangunan berkelanjutan,” ujar Syarifudin.

Ia juga menambahkan bahwa konsultasi ini penting untuk memastikan bahwa materi muatan Raperda tidak bertentangan dengan norma hukum yang lebih tinggi, serta mendapat penguatan dari Kemendagri agar proses legislasi di tingkat daerah berjalan sesuai koridor.

Dengan langkah ini, DPRD Sulteng menegaskan komitmennya dalam menghasilkan regulasi yang berkualitas, aplikatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Konsultasi ini diharapkan memperkuat dasar hukum kedua raperda agar segera dapat dibahas dan ditetapkan dalam rapat paripurna.**

editor: yusrin elbanna

Ketum BPD HIPMI Sulteng Miliki BLLS Academy Internasional
  • Uncategorized

Ketum BPD HIPMI Sulteng Miliki BLLS Academy Internasional

Adm Red. July 2, 2025

Palu, trustsulteng – Komitmen generasi muda Sulawesi Tengah dalam membangun daerah kini semakin terasa, tak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga olahraga.

Salah satunya ditunjukkan oleh Muhammad Fakhri Fadlurrahman yang saat ini menjabat sebagai Ketua BPD HIPMI Sulawesi Tengah.

Anak muda yang akrab disapa Fais ini, tengah mengembangkan sekolah sepak bola bertaraf internasional bernama BLLES Academy, berpusat di Bekasi, Jawa Barat.

Fais bukan sosok asing di dunia kepemudaan dan kewirausahaan. Ia merupakan putra dari politisi senior nasional asal Sulawesi Tengah, Ahmad Ali.

Dengan dukungan pengalaman keluarga dan semangat wirausaha, Fais menghadirkan konsep pendidikan sepak bola yang tak hanya fokus pada prestasi lapangan, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

Didirikan pada tahun 2023, BLLES Academy langsung mencuri perhatian, karena menggandeng pelatih legendaris asal Brasil, Coach Luciano Leandro.

Luciano merupakan mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar, serta pernah membela sejumlah klub di Brasil.

Luciano memegang lisensi kepelatihan resmi dan kini menjadi Head Coach BLLES Academy.

Akademi ini tidak main-main dalam membentuk tim kepelatihan. Selain Coach Luciano, BLLES Academy diperkuat oleh tiga pelatih lainnya, yakni:
• Hendrik (Asisten Pelatih)
• Alphin (Asisten Pelatih)
• Ojo (Pelatih Kiper)

Program latihan dilakukan secara rutin tiga kali dalam seminggu, dengan sistem dan metode yang mengacu pada standar profesional.

Dalam waktu singkat, BLLES Academy telah memiliki 58 siswa, yang terdiri atas 29 siswa aktif dan 29 siswa sedang cuti. Proses perekrutan siswa baru terus dilakukan melalui promosi aktif dan brosur pendaftaran, dengan harapan mencetak lebih banyak bibit unggul dari Sulawesi Tengah.

Sebagai bentuk evaluasi dan implementasi hasil latihan, BLLES juga secara rutin menggelar sparing match dua kali sebulan.

Salah satu pertandingan yang telah digelar mempertemukan BLLES dengan SSB Gardu Putra, yang sekaligus menjadi ajang uji kemampuan dan daya saing para siswa.

Langkah Muhammad Fakhri Fadlurrahman dalam membangun BLLES Academy, menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sulawesi Tengah siap berkontribusi lebih luas untuk daerah.

Lewat akademi ini, Fais tidak hanya mencetak atlet, tapi juga membentuk generasi yang disiplin, tangguh, dan berkarakter. ***

editor: yusrin elbanna

Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Sulteng, Kapolda Tekankan Komitmen Polri untuk Masyarakat
  • Uncategorized

Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Sulteng, Kapolda Tekankan Komitmen Polri untuk Masyarakat

Adm Red. July 1, 2025
  1. Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa pagi 1 Juli 2025.

Upacara tersebut menjadi momen refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri dalam mengabdi kepada masyarakat.

Kapolda Sulawesi Tengah, Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Ketua TP PKK Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh organisasi istri anggota TNI/Polri.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulteng Dr. Agus Nugroho, S.I.K,SH,MH menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tahun ini mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat”, yang menurutnya bukan sekadar slogan, melainkan cerminan dari jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik.

“Polri harus bekerja dengan hati nurani, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan kepentingan rakyat. Polri adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat,” tegasnya.

Beliau menekankan bahwa di tengah dinamika sosial, politik, ekonomi, dan kemajuan teknologi yang terus berubah, Polri dituntut untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme, serta memperkuat sinergi lintas sektor.

Ia pun mengapresiasi dedikasi seluruh personel Polri yang telah menjaga stabilitas keamanan, termasuk dalam pengamanan agenda nasional, penanggulangan konflik sosial, pemberantasan narkoba, serta respons cepat terhadap bencana alam.

“Ke depan, tantangan akan semakin kompleks. Kepercayaan publik harus terus kita jaga dan tingkatkan,”ujarnya.

Sepanjang tahun 2024 dan 2025, Polri berhasil mengungkap berbagai tindak kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara seperti narkotika dan perdagangan orang, hingga kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging dan illegal fishing.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polri, mitra kerja, dan masyarakat yang telah mendukung terciptanya stabilitas kamtibmas, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada momen tersebut, Kapolda juga menyampaikan tujuh poin penting kepada seluruh personel jajaran Polda Sulteng. Di antaranya : mengamalkan nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya, melakukan reformasi internal, memperkuat sinergi TNI-Polri, menerapkan pendekatan humanis, menguasai perkembangan teknologi, menjunjung tinggi HAM dalam pelaksanaan tugas, dan bekerja berdasarkan prinsip Presisi.

“Jadikan kepercayaan masyarakat sebagai tanggung jawab moral. Lakukan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh dedikasi,”tambahnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila belum mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat, namun menegaskan komitmen untuk terus berbenah.

“Saya mohon doa restu dan dukungan agar jajaran Polda Sulawesi Tengah bisa menjadi lebih baik, serta terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,”pungkasnya.**

sumber: biro adpim

Jembatan IV Palu Segera Diresmikan, Gubernur Sulteng Minta Walikota dan Bupati Hadir
  • Uncategorized

Jembatan IV Palu Segera Diresmikan, Gubernur Sulteng Minta Walikota dan Bupati Hadir

Adm Red. July 1, 2025

Palu, trustsulteng – Sebuah kabar gembira yang sudah lama dinanti warga Palu, diumumkan dari gedung wanita Bidarawasia, lokasi acara Musrenbang RPJMD Provinsi Sulteng 2025-2029, Senin 30 Juni 2025.

Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyampaikan informasi penting bahwa tanggal 16 Juli nanti, Jembatan IV Palu akan diresmikan.

Peresmian akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Tanggal 16 itu Menko infrastruktur dan lima menteri akan hadir di Palu,” terangnya.

Gubernur Anwar Hafid lalu mengajak bupati walikota hadir langsung di acara, sebab di momen ini juga akan dilakukan diskusi dan penyerapan aspirasi oleh Menko AHY.

“Tolong bupati walikota hadir kalau bisa jangan diwakili,” imbuhnya agar bupati walikota hadir lengkap dan kompak di acara penting tersebut.

Jembatan IV Palu sendiri adalah ikon kemajuan infrastruktur dengan mengusung desain jembatan lengkung dan pertama kali diresmikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2006 silam.

Kini, Jembatan Palu IV sudah terbangun kembali dan berdiri kokoh menjadi simbol kebangkitan Sulteng pascabencana 2018.**

sumber: biro adpim

Gubernur Sulteng Apresiasi Peran Polri Jaga Kondusifitas Sulteng
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng Apresiasi Peran Polri Jaga Kondusifitas Sulteng

Adm Red. July 1, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menghadiri acara ramah tamah dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang digelar di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa 1 Juli 2025.

Kegiatan ini berlangsung usai upacara peringatan HUT Bhayangkara yang sebelumnya dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, jajaran PJU Polda Sulteng, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas peran strategis kepolisian, khususnya jajaran Polda Sulteng, dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Di usia ke-79 tahun ini, Polri semakin berbenah dan semakin dekat dengan masyarakat. Khusus di Sulawesi Tengah, saya berterima kasih atas pengabdian Bhayangkara yang luar biasa,”ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi keamanan yang stabil menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di daerah.

“Saya sangat mengapresiasi dan bangga bisa bekerjasama dengan institusi Polri. Saya sungguh merasakan kehadiran Polri yang selalu ada untuk masyarakat. Jaya terus Polri,”pungkasnya.

Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.**

 

sumber: biro adpim

Gubernur Anwar Hafid: Formula ‘4K’ Cara Atasi Kemiskinan
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid: Formula ‘4K’ Cara Atasi Kemiskinan

Adm Red. July 1, 2025

Palu, trustsulteng – Kemiskinan Sulteng yang terpotret dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mencapai 1.627.801 dan pemerintah provinsi pasti tak akan pernah mampu menyelesaikan pekerjaan rumah terbesar ini sendiri tanpa dukungan pemerintah kabupaten kota.

Karena itu, formula ‘4K’ yang terdiri dari Kebersamaan, Keterbukaan, Keterpaduan dan Kemesraan, sangat ditekankan sebagai pondasi kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Kalau kita semua sudah mesra, mesra DPRD dengan pemerintah, mesra pemerintah dengan forkopimda, mesra provinsi dengan kabupaten kota baru bisa selesai (kemiskinan) dan ini harapan saya,” tegas Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dalam sambutannya pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Provinsi Sulteng 2025-2029, di Gedung Wanita Bidarawasia pada Senin (30/6), serta dihadiri bupati dan walikota, forkopimda dan stakeholder terkait.

Lebih lanjut lagi, gubernur mengisyaratkan tiga fokus utama yang jadi prioritas intervensi bersama hingga 2029 yakni pendidikan, kesehatan dan pendapatan.

Di bidang pendidikan, bertepatan dengan musrenbang, pemerintah provinsi dan kabupaten kota telah mendeklarasikan program wajib belajar 13 tahun plus kuliah sebagai aktualisasinya.

Lewat deklarasi, kini tak ada lagi anak-anak Sulteng yang harus berhenti sekolah karena alasan biaya.

Apalagi dengan BERANI Cerdas, pemerintah provinsi telah mengambil alih seluruh pembiayaan pendidikan di jenjang SMA/SMK dan SLB sehingga tidak ada lagi pungutan-pungutan di sekolah negeri yang membebani orangtua.

Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga memberikan beasiswa kuliah bagi mahasiswa penerima dari jalur afirmasi atau keluarga kurang mampu dengan bukti surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan, dan dari jalur prestasi dengan bukti IPK mulai 3.00.

Di kesempatan itu juga, ikut diserahkan secara simbolis beasiswa kuliah BERANI Cerdas dari gubernur ke penerima.

Gubernur lalu mengafirmasi bahwa telah terverifikasi sebanyak 2000-an pendaftar BERANI Cerdas yang segera menerima transfer dana beasiswa ini di rekeningnya.

“Saya yakin dalam 10 tahun, 1 sarjana (dalam) 1 rumah pasti terwujud,” lanjutnya dengan optimis sebagai langkah meningkatkan kualitas SDM unggul dan berdaya saing.

Terkait itu, diharapkan supaya bupati dan walikota dapat menyelaraskan BERANI Cerdas di kabupaten kota dengan memastikan pendidikan gratis mulai jenjang PAUD, SD dan SMP.

Termasuk, jika masih ada program beasiswa kuliah yang dibiayai kabupaten kota maka gubernur menyarankan supaya dialihkan ke bidang lain sebab provinsi sudah mem-back up-nya lewat program BERANI Cerdas.

Sementara itu, di bidang kesehatan, pemerintah provinsi juga menanggung biaya pengobatan bagi warga tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan ataupun yang menunggak iuran BPJS Kesehatan lewat BERANI Sehat.

Gubernur mengilustrasikan sejak BERANI Sehat diluncurkan telah terjadi lonjakan pembayaran dari kas provinsi ke BPJS Kesehatan dari hanya 1300-an orang per bulan menjadi hingga 19.000-an.

“Ini membuktikan banyak rakyat tidak mau berobat karena tidak punya jaminan atau mereka menunggak,” simpulnya atas kenaikan itu.

Cakupan program tambahnya lagi juga diperluas hingga dapat menanggung biaya pengobatan terhadap penyakit-penyakit yang tidak tercover BPJS Kesehatan, seperti tumor dan kanker, serta penanganan korban pembusuran dan kecelakaan tunggal.

“Sekarang BERANI Sehat yang bayar jadi kalau ada program pak bupati seperti BERANI Sehat saya harap dapat dialihkan ke yang lain,” imbuhnya supaya bupati walikota dapat mengalihkan anggaran kesehatan ke bidang lain karena pemerintah provinsi sudah menjamin biaya kesehatan warga mereka yang belum ter-cover lewat BERANI Sehat.

Selain itu, Gubernur Anwar Hafid juga mengimbau bupati dan walikota berkoordinasi dengan dinas sosial masing-masing untuk memastikan warga kurang mampu terdaftar dalam skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) lewat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kita ingin pendidikan dan kesehatan excellent (jadi yang terbaik),” serunya menegaskan dua bidang ini jadi pondasi penting mewujudkan kesejahteraan.

Untuk mendongkrak pendapatan rakyat, gubernur lalu mempersiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai wadah ‘candradimuka’ dalam menciptakan SDM terampil siap kerja serta menjembatani mereka dengan industri-industri yang telah berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal.

Sektor pertanian dan perikanan juga tak luput jadi perhatian utama dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat lewat optimalisasi potensi ‘emas hijau’ dan ‘emas biru’.

Terobosan lain yang ditempuh untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dilakukan dengan jalan optimalisasi potensi fiskal dari pajak-pajak daerah seperti pajak air permukaan, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Prioritas penarikan pajak ini menyasar ke perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah kabupaten kota.

“Saya sudah merubah pergub pajak air permukaan supaya pakai standar maksimal menghitung (tarifnya),” terangnya terkait optimalisasi fiskal daerah.

Selain itu, kendaraan-kendaraan operasional perusahaan yang belum ber-plat Sulteng tegas gubernur harus segera beralih ke plat ‘DN’ dan juga mempercepat penerapan PBBKB di Sulteng.

Dalam kaitan ini, bupati walikota dinilainya memegang peranan penting dalam menginvetarisasi potensi wajib pajak yang tersebar di wilayah masing-masing.

Gubernur Anwar Hafid berharap hal ini didukung penuh karena hasil penarikan akan dibagihasilkan kepada kabupaten kota sesuai ketentuan aturan.

“Tiga hal ini saya tekankan supaya pendapatan kita naik,” tandasnya agar PAD naik dan mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.**

sumber: biro adpim

Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
  • Uncategorized

Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Adm Red. July 1, 2025

Selamat Hari Bhayangkara ke-78 (1 Juli 2025)

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh masyarakat Sulteng, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Sulawesi Tengah, atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi dan mengayomi masyarakat.

Polri adalah mitra strategis dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, maju, dan berkeadilan.
Mari terus bersinergi untuk menciptakan daerah yang kondusif, menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia, serta mendorong pertumbuhan pembangunan yang berkelanjutan.

Dirgahayu Bhayangkara!
Semoga Polri semakin profesional, dicintai rakyat, dan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dr. H. Anwar Hafid, M.Si
(Gubernur Sulawesi Tengah)

dr. Reny Lamadjido, Sp.PK., M.Kes
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah

Wajib Belajar 13 Tahun dan Berani Sehat Jadi Prioritas RPJMD Sulteng 2025–2029
  • Uncategorized

Wajib Belajar 13 Tahun dan Berani Sehat Jadi Prioritas RPJMD Sulteng 2025–2029

Adm Red. July 1, 2025

Palu, trustsulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025–2029 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sulteng, Senin 30 Juni 2025.

Musrenbang ini menjadi momen strategis dalam meneguhkan arah pembangunan lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan dr. Reny A. Lamadjido.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa RPJMD harus segera difinalkan dan dijadikan acuan kerja bersama antara Pemprov dan seluruh kabupaten/kota. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada sinergi dan dukungan nyata para bupati dan wali kota sebagai motor penggerak di lapangan.

“RPJMD ini sesungguhnya adalah supporting system untuk para bupati dan wali kota dalam menuntaskan agenda-agenda pembangunan di wilayahnya. APBD provinsi sangat terbatas, karena itu kekuatan utama ada pada kolaborasi,” tegas Gubernur Anwar.

Lebih jauh, Gubernur menyoroti tiga sektor kunci yang menjadi fokus utama pembangunan lima tahun ke depan, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Sulawesi Tengah Wajib Belajar 13 Tahun

Gubernur Anwar Hafid secara resmi memproklamirkan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun di Sulawesi Tengah, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK. Hal ini menjadi komitmen besar Pemprov Sulteng agar tidak ada lagi anak dari keluarga tidak mampu yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan biaya atau terbatasnya daya tampung sekolah negeri.

“Mulai hari ini, kita deklarasikan Sulawesi Tengah Wajib Belajar 13 Tahun. Pemerintah wajib menyiapkan fasilitasnya, rakyat wajib sekolah. Ini seperti wajib militer, artinya tidak boleh ada alasan anak tidak sekolah karena tidak ada tempat atau biaya,” ujar Gubernur Anwar.

Ia juga meminta para kepala daerah memberi perhatian penuh terhadap pemerataan dan daya tampung sekolah negeri, serta tidak menyulitkan rakyat dalam memperoleh surat keterangan tidak mampu untuk keperluan beasiswa afirmasi dan bantuan pendidikan.

Afirmasi Perguruan Tinggi dan Sinkronisasi Beasiswa

Dalam bidang pendidikan tinggi, Gubernur membeberkan bahwa Pemprov telah menyalurkan beasiswa untuk mahasiswa Sulteng berdasarkan tiga jalur, prestasi, afirmasi, dan tanggungan khusus bagi keluarga ASN, TNI/Polri, dan masyarakat umum. Ia juga menyebut bahwa tahun ini telah dimulai kerja sama afirmasi dengan berbagai kampus strategis seperti Universitas Hasanuddin, dan sedang dijajaki peluang dengan UI, ITB, dan UGM.

Gubernur juga mengingatkan para kepala daerah untuk tidak terjadi tumpang tindih anggaran beasiswa antara provinsi dan kabupaten/kota.

Berani Sehat: BPJS dan Akses Layanan Gratis

Di sektor kesehatan, Gubernur menggarisbawahi capaian luar biasa program Berani Sehat. Dalam waktu tiga bulan, jumlah peserta BPJS tanggungan Pemprov melonjak dari 1.300 menjadi 19.000 orang per bulan. Hal ini menunjukkan banyak warga yang selama ini tidak mampu berobat karena tak punya jaminan kesehatan.

Berani Sehat adalah jaminan kita untuk rakyat. Tidak boleh ada lagi pasien ditolak atau disuruh pulang karena alasan biaya. Kalau BPJS tidak menanggung, kita yang bayar,” kata Gubernur, sembari menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus menyentuh hingga ke puskesmas dan desa-desa terpencil.

Ia bahkan mengungkap bahwa dirinya turun langsung menangani kasus pasien kanker yang sempat ditolak rumah sakit karena tak ditanggung BPJS, namun akhirnya bisa dirawat kembali berkat intervensi Pemprov.

Meningkatkan Pendapatan Rakyat

Selain pendidikan dan kesehatan, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya intervensi kebijakan untuk mendorong pendapatan masyarakat. Ia menyoroti ribuan lulusan SMP dan SMA setiap tahun yang tidak tertampung di dunia kerja maupun pendidikan tinggi. Hal ini, menurutnya, harus ditanggapi serius melalui pelatihan vokasi, peluang usaha, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Musrenbang RPJMD turut dihadiri oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulteng, para bupati dan wali kota, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi, dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri serta Bappenas yang hadir secara daring.

Acara ini menjadi tonggak penting bagi penyelarasan visi dan misi pembangunan daerah antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menuju Sulawesi Tengah yang lebih cerdas, sehat, dan sejahtera. **

sumber: biro adpim

Gubernur Sulteng Kukuhkan Pengurus Dekranasda, Dorong Penguatan UMKM dan Industri Kreatif
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng Kukuhkan Pengurus Dekranasda, Dorong Penguatan UMKM dan Industri Kreatif

Adm Red. July 1, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, secara resmi mengukuhkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2025–2030 yang diketuai Ir. Sry Nirwanti Bahasoan.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Sinergitas BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 30 Juni 2025, dihadiri oleh para bupati/walikota se Sulteng serta para kepala perangkat daerah lingkup provinsi.

Pengukuhan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Kerajinan Nasional Nomor 17.02/Dekran/SK/III/2025. Setelah itu, Ketua Dekranasda Provinsi turut mengukuhkan ketua Dekranasda kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menegaskan bahwa Dekranasda bukan hanya sekadar organisasi pendukung, melainkan bagian penting dari sistem yang menopang kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.

“Dekranasda adalah support sistem pemerintah daerah. Ia bisa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat lewat penguatan industri kerajinan dan warisan budaya lokal,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kepala daerah memiliki tiga tanggung jawab utama dalam menjalankan roda pemerintahan, yakni menjamin pendidikan, kesehatan, dan pendapatan masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, ia menegaskan bahwa seluruh rakyat Sulteng harus dapat mengakses pendidikan minimal 12 tahun sebagaimana diamanatkan konstitusi. Untuk mendukung hal itu, Pemprov telah menyediakan program Berani Cerdas serta program beasiswa yang hingga saat ini telah menerima lebih dari 80 ribu pendaftar.

Di sektor kesehatan, Pemprov Sulteng meluncurkan program Berani Sehat yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Hasilnya, dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 20 ribu warga yang belum memiliki BPJS telah mendapat layanan kesehatan.

Adapun dalam aspek peningkatan pendapatan, Pemprov mendorong berbagai program pembinaan, termasuk penguatan industri kerajinan lokal.

Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki kekayaan kerajinan yang tidak kalah dengan daerah lain, namun masih menghadapi tantangan dalam penyediaan souvenir khas yang representatif. Hal ini menunjukkan potensi besar yang belum tergali sepenuhnya untuk mengembangkan produk-produk khas yang dapat meningkatkan identitas daerah dan menarik minat wisatawan.

Ia pun berencana membangun Mall Dekranasda sebagai etalase produk kerajinan unggulan Sulteng, sekaligus sebagai ruang promosi permanen yang layak bagi para pelaku UMKM.

Beliau juga menekankan pentingnya pendekatan kreatif dalam pengembangan batik khas Sulawesi Tengah yang mengusung nuansa kekinian dan mampu menjangkau generasi muda.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Dekranasda sebagai garda terdepan dalam pengembangan UMKM daerah.

Dalam upaya meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ia mengajak seluruh jajaran Dekranasda provinsi serta kabupaten/kota untuk melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku usaha. Tujuannya adalah agar UMKM mampu memenuhi standar pasar, sehingga dapat bersaing lebih efektif di tingkat yang lebih luas. **

sumber; biro adpim

Hadiri Pemusnahan 40 kg Sabu, Gubernur Sulteng; ASN Terlibat Narkoba, PECAT.!
  • Uncategorized

Hadiri Pemusnahan 40 kg Sabu, Gubernur Sulteng; ASN Terlibat Narkoba, PECAT.!

Adm Red. June 30, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid menghadiri langsung kegiatan pengungkapan tindak pidana curat, curas, curanmor, serta pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 40 kilogram yang digelar oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Senin 30 Juni 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Sulteng memamerkan hasil kerja keras aparat dalam memberantas berbagai kejahatan jalanan hingga jaringan narkotika berskala besar. Gubernur menyampaikan apresiasi atas kerja jajaran kepolisian dan menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah.

“Ini pertama kali dalam hidup saya menyaksikan narkoba sebanyak ini. Ini sangat meresahkan. Kita harus akui bahwa Sulawesi Tengah saat ini telah menjadi sasaran serius para pengedar,” ungkap Gubernur Anwar Hafid saat memberikan keterangan.

Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Sulawesi Tengah tidak tinggal diam menghadapi maraknya penyalahgunaan narkoba. Pemerintah daerah, katanya, akan memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum serta melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

“Ini bukan lagi isu. Narkoba adalah kenyataan yang sangat serius di Sulawesi Tengah. Kami siap bantu kepolisian, mendukung BNN, dan memperluas edukasi hingga ke desa-desa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyentuh akar masalah sosial dan ekonomi yang mendorong sebagian warga terlibat dalam jaringan narkotika.

“Memang ada hubungannya dengan faktor ekonomi. Tapi tidak semua yang miskin terlibat narkoba. Karena itu, di samping pemberdayaan ekonomi, yang paling penting adalah edukasi dan pengawasan keluarga. Orang tua harus menjaga anak-anaknya,” jelas Anwar.

Gubernur juga menegaskan sikap tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam narkoba. Ia menyatakan tidak akan memberikan toleransi bagi ASN pelaku penyalahgunaan narkotika.

“Kalau ada ASN yang terlibat narkoba, tidak ada rehabilitasi. Langsung saya pecat! Karena kita adalah pelayan publik, kita harus jadi teladan,” tegasnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Gubernur, merupakan bagian dari misi “Berani Berintegritas” yang tertuang dalam sembilan program prioritas BERANI Sulteng di masa kepemimpinannya.

Gubernur menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara holistik. Tidak cukup hanya menunggu tindakan aparat, tetapi juga perlu penguatan karakter dan kesadaran masyarakat.

“Polisi tidak bisa menjaga kita semua. Tapi kalau masyarakat, orang tua, guru, pemimpin agama, dan tokoh adat bersatu memberikan contoh dan pendidikan, maka kita punya harapan besar. Ini bahaya laten, sama bahayanya dengan ancaman terhadap diri sendiri,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Gubernur menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung seluruh langkah penegakan hukum, termasuk penguatan kapasitas BNN Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta upaya rehabilitasi bagi masyarakat korban penyalahgunaan narkoba.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap sinergi lintas sektor dapat membentuk barisan kuat dalam perang melawan narkoba, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan moral generasi muda di Bumi Tadulako. **

sumber: biro adpim

Posts pagination

Previous 1 … 43 44 45 46 47 48 49 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.