Ketum KONI M. Fathur Razaq saat menyambut kedatangan atlet ASKI peraih dua medali emas di Bandara Mutiara Sisaljufrie Palu, Rabu (21/4) foto; ist
Palu, trustsulteng – Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyambut langsung kedatangan atlet Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Sulteng yang sukses meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta, yang berlangsung pada 17–19 April 2026.
Penyambutan dilakukan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Selasa 21 April 2026 pagi, sesaat setelah rombongan yang terdiri dari lima atlet, satu pelatih, dan satu official tiba sekitar pukul 06.30 WITA menggunakan penerbangan komersial dari Jakarta.
Turut mendampingi Ketua KONI Sulteng dalam penyambutan tersebut sejumlah pengurus, termasuk Bendahara Randy Siara. Rombongan atlet disambut dengan pengalungan kain batik khas Kaili sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Adapun atlet yang berprestasi di antaranya Sheane Viona Lahasima yang meraih juara 1 nomor kumite pra pemula -40 kg putri, serta Imam Maulana Al Gazy Mulia Rabbani. Mereka didampingi pelatih Rahmat A. Azis dan official Yulin.
Ketua KONI Sulteng, Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Selamat datang kembali dari Kejurnas di Jakarta. Terima kasih atas dedikasi dan raihan medali emasnya. Ini pencapaian yang membanggakan,” ujarnya.
Usai penyambutan, rombongan diajak sarapan bersama di salah satu rumah makan di Kota Palu. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan berbincang santai antara atlet, pelatih, pengurus KONI, serta keluarga yang turut hadir.
Pelatih ASKI Sulteng, Rahmat A. Arifin, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan KONI dan masyarakat Sulawesi Tengah.
“Terima kasih atas sambutan hangat dan dukungannya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih lebih giat, apalagi kami akan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan ASKI di Jepang mendatang,” katanya.
Setelah kegiatan tersebut, para atlet kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat bersama keluarga. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi atlet lain di Sulawesi Tengah untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.(*)
editor: arief
