Palu, trustsulteng – Sulawesi Tengah mencatat sejarah baru di sektor transportasi udara. Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, meresmikan penerbangan carter internasional perdana rute Palu–Guangzhou yang akan beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan pukul 20.20 Wita. di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Rabu malam 5 Agustus 2026.
Gubernur menyampaikan bahwa terwujudnya penerbangan internasional tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, Garuda Indonesia, serta seluruh pihak yang selama ini bekerja keras mewujudkan cita-cita masyarakat Sulawesi Tengah.
“Alhamdulillah, salah satu harapan besar masyarakat Sulawesi Tengah akhirnya terwujud. Ini bukan hanya sejarah bagi Sulawesi Tengah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.
Gubernur mengungkapkan bahwa kehadiran penerbangan internasional langsung dari Palu merupakan impian yang telah lama diharapkannya. Sejak Bandara Mutiara SIS Al-Jufri ditetapkan sebagai bandara internasional pada 2025, seluruh pihak terus berkolaborasi agar rute internasional tersebut dapat segera direalisasikan.
Gubernur memberikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kantor Otoritas Bandara, pengelola Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, serta Garuda Indonesia atas komitmen dan dukungan yang mengantarkan Sulawesi Tengah memiliki penerbangan internasional perdana.
Menurutnya, konektivitas udara secara langsung akan mempercepat arus investasi, memperluas perdagangan, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian dan kebudayaan, terutama terkait kawasan megalitikum Sulawesi Tengah yang memiliki kemiripan dengan situs purbakala di Provinsi Sichuan.
“Ini membuka peluang besar bagi Sulawesi Tengah. Potensi pariwisata, investasi, perdagangan hingga kerja sama budaya akan berkembang lebih cepat dengan adanya penerbangan langsung ini,” katanya.
Gubernur berharap pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri terus dipercepat melalui perluasan landasan pacu agar mampu melayani pesawat berbadan lebar serta mendukung terwujudnya Embarkasi Haji Sulawesi Tengah, sehingga masyarakat tidak lagi harus berangkat melalui provinsi lain.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. Ir. Hugua, M.Ling, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, pejabat Kementerian Perhubungan, jajaran Garuda Indonesia, para kepala daerah kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan lainnya.(*)
sumber: biro adpim | editor: arief
