Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Kebun Kopi Tanpa Pohon Kopi
  • Uncategorized

Kebun Kopi Tanpa Pohon Kopi

Adm Red. August 6, 2022

Oleh; Prof. Nur Sangadji

 

Biasa saja, bila kita sebut kopi di kebun kopi. Pastilah, karena kopi selalu ada di kebun kopi. Seperti juga pisang di kebun pisang. Coklat di kebun kakao, dan seterusnya. Namun, menjadi tidak biasa, lantaran kebun kopi ini tidak lagi identik semata dengan tempat di mana kopi tumbuh. Karena, memang tidak dijumpai pohon kopi di sini. Dia, lebih sebagai identitas dari sebuah tempat. Letaknya di puncak antara kota Palu dan Kota Parigi.

Kawasan puncak ini sangat populer pada tahun 80 an. Posisinya terletak pada ketinggian 1200 di atas permukaan laut. Di dominasi hutan primer dan sekunder yang sebagiannya telah dikonversi menjadi kebun tanaman keras dan hortikultura. Karena itu, udaranya sejuk dan dingin. Sesekali berkabut tebal. Terkesan seperti kita sedang ada di Eropa atau negeri beriklim sedang.

Di era delapan puluhan itu, sayuran dan buah-buahan dataran tinggi yang ditemukan di sini adalah ciri khas kebun kopi. Kebanyakan orang yang melintas, pasti singga belanja. Itu, karena pasar-pasar kota di kota Palu, relatif tidak menjualnya. Itulah sebabnya bila kita lewat di sini, ole-olenya, adalah sayur dan buah-buahan ini. Belakangan, kebiasaan belanja ini tidak se populer dahulu. Mungkin, lantaran komoditas sejenis sudah mudah di peroleh di pasar pasar konvensional yang ada.

*******

Masih di era delapan puluhan. Bila orang ingin bertamasya, pilihan tempat adalah kebun kopi. Di sini tidak banyak lokasi restoran untuk penginapan. Hanya ada satu, namanya Aloha. Cukup terkanal. Disinggahi sesaat untuk menikmati kopi atau teh panas dan kue serta nasi campur. Menikmati kuliner ini sambil memandang perbukitan yang hijau dan ladang pertanian berteras-teras.

Minuman kopi ini, sumber bahannya pasti bukan dari kawasan sekitar. Karena kita tidak pernah dengar ada kebun kopi milik warga di sini saat itu. Meskipun, tempat ini tetap bernama kebun kopi. Ladang di sini lebih didominasi tanaman wortel, labu Siam dan kol. Inilah tiga jenis hortikultura yang sangat cocok untuk agroclimat dataran tinggi.

Di sebelah kanan jalan. Berseberangan dengan restoran Aloha, terdapat sebuah pasenggrahan. Letaknya persis di perbukitan. Menyolok indah lantaran unik. Khabanya, ini bangunan peninggalan Belanda. Mungkin sama umurnya dengan jembatan unik yang juga dibuat oleh Belanda. Jembatan kokoh itu terletak di wilayah uwentira yang dikenal sebagai wilayah kerajaan jin. Posisinya tidak jauh dari pasenggrahan dan restoran Aloha.

*******

Secara administratif, daerah ini berada di bawah otorisasi Kabupaten Donggala, Kecamatan Tawaili, Desa Nopubomba. Inilah desa yang terjepit. Dijepit dari selatan oleh kota Palu, dan dari Utara oleh Kabupaten Donggala. Saya berkelakar kepada sekretaris Desanya. Bagaimana kalau kita jadikan sebagai desa otonom. Tidak berada di otorisasi pemerintah kecamatan atau kabupaten. Pasti, tidak ada cantolan regulasinya. Semata karena letaknya yang terisolasi.

Saya menganalogikan secara liar dengan negeri Andor di Eropa. Negeri yg terletak antara Spanyol dan Perancis. Ini daerah bebas pajak. Para pelancong, penggemar belanja, sering datang ke sini.

Nah, saya membayangkan. Desa Nopubomba ini menjadi sasaran kunjungan warga. Mereka kesini, karena ingin minum kopi di bawah pohon kopi di kawasan yang bernama kebun kopi. Kabarnya, sudah ada sekitar tiga puluh hektar tanaman kopi ditumbuhkan di sini oleh masyarakat Napubomba. Mereka sedang berusaha menemukan kembali jejak sejarah yang hilang. Tentang sebuah nama. Agar sah bagi kita untuk menyebut kawasan ini, kebun KOPI.**

 

DMI Sulteng Salurkan 1.119 Jam Dinding untuk Masjid di Pasigala
  • Uncategorized

DMI Sulteng Salurkan 1.119 Jam Dinding untuk Masjid di Pasigala

Adm Red. August 6, 2022

Palu-Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan jam dinding sebanyak 1.119 unit untuk masjid di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala (Pasigala).

“Bantuan jam dinding sebanyak 1.119 unit diperuntukkan bagi 1.119 masjid di Pasigala,” ucap Sekretaris Umum PW DMI Provinsi Sulteng, H. Muchtar Ibnu Mas’ud, di Palu, Jumat 5 Agustus 2022.

Muchtar mengatakan bantuan jam dinding tersebut berasal dari Ketua Umum PW DMI Sulteng H Ahmad M Ali, demi menunjang kelengkapan sarana 1.119 masjid di Pasigala.

Ia menguraikan, Kota Palu mendapat 409 jam dinding untuk 409 masjid, kemudian 288 jam dinding untuk 288 masjid di Kabupaten Sigi serta 422 jam dinding untuk 422 masjid di Donggala.

“Ini adalah bantuan Ketum PW DMI Sulteng bapak H Ahmad M Ali untuk masjid di Palu, Sigi dan Donggala,” kata dia.

Bantuan jam dinding tersebut, ujar dia, disalurkan oleh PW DMI Sulteng ke masjid melalui Pimpinan Daerah DMI Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Penyalurannya, sebut dia, dilakukan mulai hari ini (Jumat 5/8), berlangsung di Sekretariat PW DMI Provinsi Sulteng di Palu.

Selanjutnya, pengurus PD DMI tiga daerah tersebut yang akan mendistribusikan langsung kepada masing – masing masjid di wilayahnya.

“Penyaluran bantuan tahap pertama sasarannya masjid di Pasigala, dan untuk daerah lainnya Insya Allah akan segera menyusul,” ucap Muchtar.

Ia mengemukakan bantuan sarana berupa jam dinding untuk masjid, merupakan salah satu bentuk perhatian Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali kepada masjid.

Olehnya, ia mengimbau kepada imam masjid dan pegawai syara agar menjaga dan merawat dengan baik bantuan yang diberikan, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Semua ini tidak terlepas dari keikhlasan dan perhatian Ketua Umum PW DMI Sulteng kepada masjid, serta sebagai bentuk implementasi visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ujarnya.

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

Nofeldi Petingko, Atlet Poso Bawa Misi Kebhinekaan di Turki
  • Uncategorized

Nofeldi Petingko, Atlet Poso Bawa Misi Kebhinekaan di Turki

Adm Red. August 4, 2022

Palu-Runer Sulawesi Tengah (Sulteng) Nofeldi Petingko dipanggil PB PASI mengikuti ivent Islamic Soladirity Games di Konya Turki  pada 9-18 Agustus 2022.

Ketua Umum KONI Sulteng Nizar Rahmatu mengatakan Nofeldi Petingko, atlet asal Poso ini membawa misi khusus pada ivent olahraga persahabatan antar negara yang mayoritas penduduk Islam di Turki ini. “Selain prestasi, Nofeldi akan memperkenalkan Sulawesi Tengah Khususnya Poso daerah yang aman, menjunjung tinggi kebinekaan, saling toleransi dan berprestasi olahraganya,” kata Nizar Rahmatu.

Ketua Umum PASI Suteng Faidul Keteng mengatakan ivent ini terlaksana atas kerja sama Pemerintah Turki dengan National Olympic Comitee (NOC) Indonesia.  “Diantara cabang olahraga yang akan dikirimkan untuk mengikuti ivent tersebut masuk cabang olahraga atletik. Kita bersyukur Nofeldi atlet kita, termasuk atlet yang dipanggil berpartisipasi dalam ivent tersebut,” kata Faidul.

Sementara itu, Ketua Harian PASI Sulteng Muhammad Warsita menambahkan PB PASI memanggil 12 atlet dan 3 pelatih. Nofeldi turun di nomor spesialisasinya 10.000 meter.  Selain Sulawesi Tengah, 12 atlet tadi berasal dari provinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, Bangka Belitung dan Jawa Timur serta Sulawesi Tengah,” kata Warsita.**

humas koni sulteng

Kasus PETI Tabong Masih Misteri..?
  • Uncategorized

Kasus PETI Tabong Masih Misteri..?

Adm Red. August 2, 2022

 

Palu-Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sungai Tabong oleh Polda Sulteng, telah berlangsung kurang lebih tiga pekan lamanya. Namun sampai saat ini, belum diketahui kelanjutan dari pengungkapan kasus tersebut. Jika tidak ingin disebut masih misteri.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sunggeng Lestari saat dialog di RRI Tolitoli melalui zoom meeting pada Rabu, 13 Juli 2022 lalu menyampaikan bahwa setelah penertiban PETI di Sungai Tabong itu, Tim Polda Sulteng fokus pada pengungkapan pelaku dan para pemodal alias cukong di pertambangan illegal itu.

Kompol Sugeng juga menjelaskan bahwa dalam penertiban PETI Sungai Tabong itu, Tim dari Polda Sulteng bersama jajaran Polres Tolitoli dan Buol berhasil mengamankan 13 unit alat berat jenis excavator.

Kini, 10 dari 13 unit alat berat yang diamankan saat penertiban, telah dibawa ke Polda Sulteng sebagai barang bukti.

Hal ini juga telah diakui Kompol Sugeng saat dikonfirmasi terkait keberadaan alat berat dari PETI Sungai Tabong itu.

“Benar di Polda telah diamankan 10 unit alat berat yang ditemukan saat operasi PETI di Sungai Tabong,” kata Kompol Sugeng, mengutip jawaban konfirmasi wartasulawesi.com pada Rabu (27/7/2022) lalu.

Bahkan saat dialog di RRI Tolitoli, Kompol Sugeng menyampaikan bahwa pihak Polda Sulteng telah memeriksa 4 orang saksi. Namun tidak disampaikan siapa saja saksi yang diperiksa itu.

“Sudah 4 orang saksi yang diambil keterangannya oleh penyidik subdit Tipidter Ditreskrim Polda Sulteng,” kata Sugeng saat dialog di RRI Tolitoli, Rabu (13/7/2022) lalu.

Pasca penertiban PETI di Sungai Tabong itu, salah seorang eks penambang memberikan informasi kepada wartawan di Palu bahwa semua alat berat yang masuk dan beroperasi di PETI Sungai Tabong dikoordinir oleh orang yang bernama Eman.

Eks penambang itu mengatakan, Eman lah yang berperan penting atas masuk nya alat – alat berat ke wilayah Sungai Tabong untuk melakukan penambangan yang akhirnya merusak kawasan hutan lindung di Wilayah Buol dan Tolitoli itu.

Namun, walau namanya santer disebut – sebut terlibat dan memiliki peran penting atas pertambangan illegal di Sungai Tabong, tapi polisi sepertinya masih enggan melakukan pemeriksaan terhadap Eman.

Jika berdasarkan pengakuan eks penambang itu, yang menyebutkan besarnya peran Eman di PETI Sungai Tabong itu, maka polisi seharunya sudah memeriksa Eman jika serius mengungkap para pemodal atau cukong di PETI Sungai Tabong.

Dengan memeriksa Eman, maka itu menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap siapa sebenarnya para cukong di pertambangan illegal yang telah merusak kawasan hutan lindung itu.

Eks penambang yang meminta namanya tidak ditulis itu, secara terang-terangan menyebutkan bahwa Eman lah tempat para cukong itu menyetor uang masuknya alat berat ke PETI Sungai Tabong.

Satu unit alat berat setorannya sebesar Rp50 Juta dan diberikan kepada Eman. Begitu juga dengan setoran talang di lokasi PETI Sungai Tabong juga diberikan kepada Eman dengan nilai Rp12.500.000 per talang.

Bahkan aliran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang digunakan di PETI Sungai Tabong, juga dikendalikan oleh Eman. Setiap hari, tidak kurang dari 170 galon masuk melalui aliran sungai Desa Janja.

“Itu rutin tiap hari, karena pemakaian lima puluh galon itu tidak sampai 2 hari. Itu semua eman yang urus,” tutur eks penambang itu.

Menurutnya, PETI di Sungai Tabong sudah beroperasi sejak dua tahun yang lalu. Saat itu, awalnya baru lima unit alat berat beraktifitas. Seiring berjalanya waktu, tepatnya Oktober 2021 aktifitas PETI kembali marak, tidak tanggung-tanggung alat yang beroperasi sudah 32 unit, sehingga kerusakan hutan tak terhindarkan.

“Pertama alat saya kenal itu, baru lima. Setelah itu, banyak lagi penambang masuk sampai 32 alat. Posisi di bulan 10 pas waktu mendekati penertiban kedua, tinggal posisi 28 alat, berkurang lagi 22 alat hingga pas penertiban,” jelasnya.

Dia menyampaikan, para cukong yang bermain di Sungai Tabong itu ada yang berasal dari Kota Palu, Makasar, Jawa Tengah, Sulawesi Barat dan Tolitoli.

Bahkan eks penambang itu juga menyampaikan bahwa para cukong yang bermain di PETI Sungai Tabong yakni inisial DN memiliki satu unit alat berat, KD memiliki dua unit alat berat, BTR memiliki tiga unit alat berat, SC memiliki empat unit alat berat, SBL memiliki tujuh unit alat berat, MN empat unit, LMBG empat unit alat berat dan AMB dua unit.

Terkait dengan disebut-sebutnya nama Eman ini, Kompol Sugeng Lestari saat dikonfirmasi apakah polisi akan memeriksa nama Eman, tidak memberikan jawaban. *

editor yusrin

Akademik Fakultas Teknik Untad Diskusi Banjir Sulawesi Tengah. Berikut Penjelasannya
  • Uncategorized

Akademik Fakultas Teknik Untad Diskusi Banjir Sulawesi Tengah. Berikut Penjelasannya

Adm Red. August 2, 2022

Palu-Bertempat di ruang Senat Fakultas Teknik Universitas Tadulako, diselenggarakan kegiatan diskusi terbatas tentang banjir yang melanda beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Seperti Guru Besar Teknik Sipil dan Pengamat Banjir Prof.Dr.Ir.H.M.Galib Ishak, M.S, Guru Besar Teknik Sipil Prof.Dr.Ir.I.Wayan Sutapa, M Eng, Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako Dr.Eng.ir.Andi Rusdin, ST, MT,M.Sc, Ketua KDK Keairan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Untad Dr.rer.nat. Sance Lipu, ST, M.Eng dan Kepala Laboratorium Hidrolika Jurusan Teknik Sipil Universitas Tadulako Dr.Alifi Yunar, ST,MT, Senin 01 Agustus 2022.

Sance lipu sebagai pembuka dalam diskusi terbatas tersebut menjelaskan tentang fenomena banjir yang melanda kecamatan Lampasio di Kabupten Tolitoli, kecamatan Torue di Kabupaten Parigi Moutong, Huntap Tondo di Kota Palu dan beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah di akibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi, kemiringan lereng, struktur tanah yang jenuh dengan air pelimpasan dan perubahan tata guna lahan.

Andi Rusdin sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako mengungkapkan Universitas Tadulako siap memberikan masukan sesuai Tridarma Perguruan tinggi, termasuk masalah banjir, beberapa akademisi sesuai keahlianya siap memberikan konstribui bidang Hidrologi dan Hidrolika dengan leading sektor adalah pemda, untuk membantu mencari solusi, Fakultas Teknik siap Kerja sama dengan Pemda baik Provinsi, Kabupaten dan Kota Palu.

Dalam pemaparan selanjutnya Prof.Galib yang konsen penelitian tentang banjir di Sulawesi Tengah, dari sisi aturan semua sudah terwadahi di Rencana Tata Ruang Baik RTURK Kota Palu dan RTRW Provinsi Sulawesi Tengah, Master Plan Drainase Kota Palu, dan Perda tentang Sempadan Sungai, maka perlu di cari benang merahnya tentang perubahan tata guna lahan, kewenangan perlu selektif tentang ijin penggunaan lahan dengan kewenangan termasuk penanganan sempadan sungai, dan bangunan baru harus di kendalian dan pemerintah lehih mengedukasi masyarakat berupa sosialisai tentang bangunan di sempadan sungai

Galib Ishak yang juga Koordinator Program Studi Doktoral Teknik Sipil, menjelaskan bahwa karakteristik sungai yang berada di kota Palu adalah sungai tadah hujan dengan ifiltrasi agak besar dengan lebar di hulu dan kecil di hilir ini perlu penanganan dan rekayasa, karena ketika tiba waktu hujan dengan intensitas tinggi dan debit besar maka mengakibatkan banjir seperti yang terjadi sekarang ini, Galib juga menyarankan kepada pemerintah untuk segera membuat Satgas Banjir untuk mengantisipasi bencana banjir kedepannya dengan menintegrasikan kewenangan antara pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi Tengah, Karena DAS Kota Palu meliputi Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam presfektif lain Guru Besar Teknik Sipil Wayan Sutapa menjelaskan fenomena banjir ini terjadi bukanya hanya di Sulawesi Tengah tapi terjadi di Seluruh dunia terutama di Sulawesi Tengah Pemanasan global atau global warming adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Kondisi sekarang tidak ada batas musim kemarau dan musi hujan, perubahan iklim menjadi tantangan akademisi di Fakultas Teknik untuk memberi solusi kepada pemerintah, Solosi menurukan emiisi karbon sangat sederhana masyarakat harus gemar menanam dengan memanfaaatkan lahan yang tersedia.

Alifi Yunar selaku kepala Laboratorium Hidrolika menyahuti beberapa pemikiran narasumber sebelumnya dengan mengajak dan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada terlibat langsung sebagai problem solving didalam kegiatan riset dan berharap Fakultas Teknik menjadi rujukan dan solusi menghadapi banjir di Sulawesi tengah.

Khusus banjir di Huntap Tondo akademisi Fakultas Teknik untad siap menyiasati dengan dua bidang kegiatan penelitian tekonologi yang paling tepat dengan topografi yang berada di Hutan Tondo yang cukup curam, riset-riset yang bisa di Implementasikan oleh stakholder dan mengkaji kembali road map tentang pencegahan banjir di Sulawesi Tengah dan Kegiatan Pengabdian dengan kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai leading sektor yang menangani huntap Tondo, demi kenyamanan masyarakat di Sulawesi Tengah*

(TeeMka)

Pembunuh Pacarnya Dibekuk Polisi. Begini Kronologisnya
  • Uncategorized

Pembunuh Pacarnya Dibekuk Polisi. Begini Kronologisnya

Adm Red. July 31, 2022

Tolitoli – Tim Buser Polres Tolitoli akhirnya menangkap pelaku pembunuhan Anita yang terjadi di kelurahan Tambun Jumat (29/7) 2022.

Pelaku berinisial ENL (25) warga desa Ngune kecamatan Lakea, di bekuk Tim Buser Polres Tolitoli yang di Pimpin Kanit Buser IPDA. Sutiman, di rumah keluarga pelaku di desa Sabang kecamatan Galang Minggu siang (31/7) 2022,

Kapolres Tolitoli, AKBP. Ridwan Raja Dewa. S.IK kepada media ini mengatakan, setelah dua hari kejadian pembunuhan seorang gadis yang diketahui bernama Anita, tim Buser langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, dan akhirnya pada minggu siang ini pelaku ENL yang di tangkap tanpa melakukan perlawanan.

“Setelah kejadian pembunuhan seorang gadis tum buser langsung gerak cepat melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku yang merupakan pacar korban,” kata Kapolres.

Hasil interogasi pelaku, kata Kapolres, awal mulanya pelaku pergi kerumahnya korban dan bertengkar dengan korban soal asmara, setelah terjadi pertengkaran korban hendak ke tempat kerja namun pelaku menahan karena ada kata kata yang tidak pantas dikeluarkan oleh korban, sehinggah pelaku emosi langsung mencekik korban di ruang tamu rumah korban, setalah korban di cekik dan sudah tidak sadarkan diri, pelaku kemudian memabawa korban ke kamar mandi, dan mengikat mulut korban dengan celana kain yang saat itu berada di kamar mandi, setelah mulut korban di ikat, pelaku langsung memegang kepala korban dan langsung mencelup kedalam loyang, setelah korban sudah tidak bergerak pelaku langsung kabur meninggalkan korban.

“Motif pembunuhan hanya karena pertengkaran, sehinggah pelaku mencekik dan mengikat mulut korban yang kemudian kepala korban di celup ke dalam loyang,” Jelas Kapolres.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaa secara intensif di ruang penyidik Polres.*

Penulis Agus Gerbek

DMI Sulteng Salurkan Logistik untuk Korban Banjir Bandang Torue
  • Uncategorized

DMI Sulteng Salurkan Logistik untuk Korban Banjir Bandang Torue

Adm Red. July 30, 2022

Palu- Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonsia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, sebagai bentuk perhatian demi meringankan beban masyarakat.

Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud, dihubungi dari Palu, Sabtu, mengatakan penyaluran logistik untuk warga terdampak bencana alam banjir bandang di Torue, didistribusikan hari ini.

“Iya, hari ini logistik bantuan dari DMI disalurkan ke warga,” ucap Muchtar.

Banjir bandang disertai material lumpur, kayu dan batu, menerjang permukiman warga di Desa Torue pada Kamis malam (28/7). Tiga dusun meliputi dusun dua, tiga dan lima menjadi wilayah terdampak paling parah atas bencana alam itu.

Bencana itu membuat 357 keluarga terpaksa harus mengungsi ke wilayah yang lebih aman. Pengungsi di lokasi pengungsian sangat membutuhkan bantuan logistik.

Muchtar menyebut, DMI Sulteng berupaya membantu mengurangi beban derita warga terdampak banjir bandang, dengan menyalurkan logistik berupa pakaian anak dan bayi, sarung dan selimut, air mineral, makanan anak/bayi, pakaian layak pakai, minyak goreng, dan pakaian sholat.

Selain itu, kata Muchtar, DMI juga membuka posko bantuan pangan di wilayah Kabupaten Poso, Parigi Moutong dan Kota Palu.

“Serta ada donasi kemanusiaan yang berasal dari pengurus PW DMI Sulteng dan masyarakat umum,” ujarnya.

Terkait hal itu Koordinator Unit Penanggulangan Dampak Bencana PW DMI Sulteng M Irfansyah mengemukakan pihaknya menurunkan relawan untuk melakukan kerja – kerja kemanusiaan dalam skema penanganan dampak bencana untuk percepatan pemulihan di wilayah Desa Torue.

“Iya ada relawan DMI di lokasi bencana, relawan bekerja melakukan pendataan infastruktur dan sarana yang terdampak di dalamnya termasuk rumah serta sarana umum. Relawan juga melakukan pendataan warga secara terpilah berdasarkan klasifikasi jenis kelamin dan usia,” ujar Ipank sapaan akrab M Irfansyah.

Ia mengatakan, bantuan logistik dari DMI untuk tahap pertama telah didistribusikan ke warga, sebagiannya untuk kebutuhan posko induk PW DMI Sulteng di Torue.

“Kami telah membangun satu posko yang menjadi titik sentral distribusi informasi penanganan dampak bencana, sekaligus sebagai sentral penanganan jangka pendek khususnya berkaitan dengan distribusi logistik,” ungkapnya.

Dia menambahkan, logistik untuk tahap II dan dari Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali sedang dalam proses dan akan segera didistribusikan ke warga.

“Relawan DMI Sulteng terus melakukan kerja – kerja kemanusiaan untuk membantu warga dalam situasi darurat bencana,” ujarnya.

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

Banjir Bandang Torue, Gubernur Rusdy Mastura Sampaikan Rasa Duka
  • Uncategorized

Banjir Bandang Torue, Gubernur Rusdy Mastura Sampaikan Rasa Duka

Adm Red. July 29, 2022

PALU-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, menyampaikan rasa duka dan sedih atas musibah bencana yang terjadi di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat 29 Juli 2022.

Kejadian bencana alam yang terjadi di Kecamatan Torue menimbulkan dukacita dan sedih bagi bapak Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura. Gubernur Cudy, sapaan akrab Rusdy Masturah, langsung  memerintahkan Kepada Plt. KALAK BPBD untuk melaksanakan upaya penanganan bencana dan Dinas Sosial diminta untuk langsung turun ke tempat kejadian dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Gubernur Cudy juga meminta semua OPD terkait dapat memberikan dukungan agar percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir yang terjadi.

Gubernur menyampaikan agar koordinasi ditingkatkan dengan Kabupaten Parigi Moutong untuk melihat dan melakukan kajian atas terjadinya bencana tersebut, termasuk dari Dinas Kehutanan agar ikut melakukan kajian.

Gubernur  Rusdy Mastura menyampaikan rasa duka. Dan saat ini gubernur masih menjalankan tugas di Jakarta sekaligus melakukan cek up. *

editor yusrin/biro adpim

Jeremy Ellyon dan Sofie Kemala Tambah Emas Untuk Sulteng 
  • Olah Raga

Jeremy Ellyon dan Sofie Kemala Tambah Emas Untuk Sulteng 

Adm Red. July 27, 2022

Jakarta – Kontingen Sulawesi Tengah memperoleh tambahan 2 emas 1 perak dan 1 perunggu event Kejurnas Akuatik 2022 di Stadion Akuatik GBK Jakarta, hari kedua 27 Juli 2022.

2 emas dipersembahkan perenang Sulteng Emas Sofie Kemala nomor 50 m gaya punggung putri. 1 emas berikutnya dari Jeremy Elyon Master Ganesha nomor 50 meter gaya punggung putra sekaligus memecahkan rekor nasional kelompok umur 2 (14-15 tahun) 27 dtk 69 second.

Sofie Kemala merupakan perenang senior dan pemegang rekor nasional gaya punggung putri senior dengan catatan waktu terbaiknya 29 dtk 47 second di Bandung tahun 2016.

1 perak Sulteng dipersembahkan perenang muda Alexander Adrian nomor 100 m  putra gaya kupu-kupu (KU2), sementara 1 medali perunggu dipesembahkan Jonathan Farel Christanto nomor 400 meter gaya bebas putra (KU2)

Pada kejurnas akuatik ini, beberapa perenang Sulteng yang masuk program Sulteng Emas I Gde Siman, Glenn Vicktor dan Farhan belum tercatat sebagai atlet Sulteng karena dalam proses mutasi. Gede Siman yang tampil nomor 50 meter gaya punggung senior putra, meraih medali emas.

Perlombaan atlet Sulteng Kejurnas Akuatik disaksikan langsung Ketua Umum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu serta pengurus PRSI Sulteng yaitu ketua Harian Warsita, Sekum Damen Bonar Situmorang, Bendum Chorul Jazil dan Armin Amirudin.

Editor Yusrin/media koni

Kejurnas Aquatik, Sulteng Peringkat Delapan Besar 
  • Uncategorized

Kejurnas Aquatik, Sulteng Peringkat Delapan Besar 

Adm Red. July 27, 2022

Jakarta- Atlet Sulteng dihari pertama di ajang Kejuaraan Nasional Aquatik 2022 berhasil menyabet 1 emas, 1 perak, 1 perunggu yang membuat posisi sulteng sementara berada di delapan besar nasional

Atlet sulteng yang berlaga pada final empat nomor pertandingan yang berbeda tadi sore langsung di saksikan oleh Ketua Umum Koni M Nizar Rahmatu bersama Ketua Harian PRSI Moh Warsita langsung dari Stadion Kolam Renang Aquatik Gelora Bung Karno

“Perolehan medali hari ini adalah awal yang bagus buat anak anak, karena dihari pertama kita ikut di sembilan nomor lomba pertandingan dan tiga nomor pertandingan kita dapat medali ujar warsita”

Semoga di nomor pertandingan lainnya kita tetap mampu bersaing sama provinsi lain tambahnya

Perolehan medali untuk kontingen sulteng pada final tadi yaitu persembahan emas dari Jeremy Elyon Master Ganesha Damanik dari nomor 200 punggung putra( KU2), sementara medali perak dipersembahkan oleh Alexander Adrian pada nomor 800 meter bebas (KU2), sementara perunggu dipersembahkan oleh Jhonatan Farrel Cristanto pada nomor 100 meter bebas (KU2)

Sementara untuk besok tanggal 27 juli 2022 atlet sulteng akan turun pada nomor pertandingan 400 bebas putra yaitu Alex Adrian seri 6 dan Jhonatan Farrel Cristanto seri 8 sementara pada nomor pertandingan 100 dan 200 meter gaya kupu kupu yang akan yaitu Alexander Adrian, Glen Victor Susanto dan Moh Farhan Andi Ma’ruf

Pada nomor 50 meter gaya punggung putra yang akan turun Abd Azis Tri Irza dan I Gede Siman, sementara pada 50 Meter Gaya Punggung Putri Talita Alta Funisa Qarim, Cindana Nur Widyastuti dan Sofie Kemala Fatiha

Pada nomor pertandingan 100 dada Putra dan putri yang akan turun Reynaldi Yusuf Ridho dan Talita Alta Funisa Qarim, sementara pada nomor pertandingan 100 meter gaya ganti putra putri ada Jhonatan Farrel Cristanto dan Cantika Putri Safana. (Dhizy)

 

Nama-nama yang akan turun;

400 bebas putra;

1. Alex Adrian (400bb) seri 6

2. Jonathan 400bb seri 8

 

100 kupu-kupu putra;

1. Alex Adrian (100kp) seri 6

2. Gelen victor (100kp) 8

3. Farhan (100kp) 8

 

50 punggung putra;

1. Ajiz (50 pg) seri 6

2. I gede siman (50 pg) seri 9

 

50 punggung putri ;

1. Talitha (50pg) seri 3

2. Cendana seri 3

3. Sofi (50pg) seri 8

 

200 gaya ganti putra;

– jonathan farel (200 IM) seri 8

 

200 gaya ganti putri;

–  cantika (200 im) seri 1

100 dd putra;

– Ridho (dada 100) seri 6

 

100 dada putri

– talitha (dada 100) seri 3

 

200 kp putra;

– alex (kp 200) seri 6

 

editor yusrin

Posts pagination

Previous 1 … 197 198 199 200 201 202 203 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.