Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Usir Wartawan, Aspidum Kejati; Tidak Becus Kalian Pulang Saja
  • Uncategorized

Usir Wartawan, Aspidum Kejati; Tidak Becus Kalian Pulang Saja

Adm Red. July 24, 2022

Jelang perayaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke – 62 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) tindakan arogan tidak beretika dipertontonkan Aspidum Kejati, Fitrah, kepada tim wartawan live streaming yang hendak melakukan peliputan. Akibatnya, institusi Kejati Sulteng ternodai.

Hal itu bermula pada saat sejumlah tim wartawan live streaming yang tergabung di beberapa media di Kota Palu hendak melakukan peliputan dan live streaming pada kegiatan HBA-62 di Kejati Sulteng atas permintaan pihak penerangan umum (penum) Kejati Sulteng.

Salah seorang wartawan tim live streaming yang juga ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulteng, Moh. Iqbal sekitar pukul 06.00 Wita berada di lapangan Kejati Sulteng sedang mengatur peralatan live seperti kabel, kamera dan alat-alat lainnya .

Sekitar pukul 06.30 Wita pada saat Iqbal sedang merapikan kabel kamera tiba-tiba Aspidum Kejati Sulteng, Fitrah datang dan langsung menegur dengan nada tinggi.

Padahal, saat itu seluruh peralatan live streaming sudah siap onair hanya tinggal menunggu kabel-kabel yang melintas di jalan masuk ke lapangan upacara dirapikan.

“Sabar Pak, sementara kita rapikan biar tidak mengganggu,” kata Ikbal yang akrab dipanggil Ballo, sambil merapikan kabel untuk dilakban.

Sayangnya, penjelasan dari Ikbal malah membuat pejabat Kejati Sulteng itu belum puas. Tidak hanya membentak, Fitrah juga menyuruh tim live streaming untuk pulang.

“Buat apa kalian disini. Tidak becus, kalian pulang saja!” ketusnya.

Sharfin yang juga tim live streaming menjawab hardik kasar itu dengan menyebut bahwa mereka bukan anak buah kejaksaan yang seenaknya dimarahi.

“Pak, kami ini wartawan. Itu Abdee Mari dari tvOne, Ikbal yang Bapak marahi ini wartawan CNN, saya dari NET dan Dhani itu dari RTV. Kami kesini karena membantu pihak Penkum!” jelas Sharfin.

Namun Fitrah terus ngotot dengan nada kasar dan mengusir. Merasa diperlakukan kasar dan ungkapan mengusir akhirnya koordinator live streaming Abdee Mari meminta tim live streaming untuk tidak melanjutkan peliputan dengan meninggalkan lokasi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Fitrah yang baru tahu kalau tim live streaming dari tv-tv nasional itu berusaha menemui kembali Ikbal dan kawan-kawan untuk minta maaf.

“Maafkan saya, saya lelah dan stress karena ada masalah di rumah,” jelasnya, namun Ikbal dan kawan-kawan sudah keburu meninggalkan lokasi.

Hal itu dibenarkan oleh Abdy Mari (wartawan tvOne) selaku kordinator live Streaming. Kejadian tersebut membuat Tim harus merapikan kembali alat-alat yang sudah siap siaran langsung.

“ini membuat kita harus mundur dengan sikap yang sangat tidak pantas dilakukan oleh oknum seorang pejabat Kejati, yang begitu kasar terhadap tim saya,”ujar Abdy.

Terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulteng Reza Hidayat SH.MH melalui pesan WhatsApp mengaku saat kejadian tidak berada di tempat.

“Saya tidak berada di tempat saat kejadian. Nanti sy kumpulkan informasi dulu baru bisa konfirmasi,” tulis Reza.***Realese TIM

Teken Nota Kesepahaman Pengembangan Biji Nikel. Begini Tanggapan Gubernur Cudy
  • Pemerintah

Teken Nota Kesepahaman Pengembangan Biji Nikel. Begini Tanggapan Gubernur Cudy

Adm Red. July 19, 2022

Palu-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, bersama Komisaris Utama PT. VKTR Teknologi Mobilitas, Anindya N Bakrie, menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama PT. Tambang Nikel Sulawesi Tengah, Rony Tanusaputra dan PT. VKTR Teknologi Mobilitas, Gilarsi W. Setijono, berlangsung di Aula Siriti Palu, Selasa, 19 Juli 2022.

Bahwa PT. Tambang Nikel Sulawesi Tengah bersama PT. VKTR Teknologi Mobilitas akan menjejaki kerjasama dalam penyediaan pasokan bijih Nikel baik secara langsung maupun melalui perusahaan lain yang ditunjuk oleh masing – masing pihak dan penyediaan lahan untuk pembangunan Kawasan Industri terkait.

Pada kesempatan itu Gubernur Cudy, sapaan  H. Rusdy Mastura, mengapresiasi pelaksanaan penandatangan Nota Kesepahaman. Gubernur berharap jalinan kerjasama dapat berjalan dengan baik sampai pada tahap pembangunan kawasan industri, dan hal-hal lain yang dapat memberikan dampak terhadap peningkatan Fiskal Daerah.

Gubernur Cudy juga menyampaikan bahwa kondisi fiskal Sulawesi Tengah saat ini masih sangat rendah sehingga untuk meningkatkan fiskal daerah harus berani melakukan terobosan dengan mengoptimalkan peran perusahaan daerah (Perusda) dalam mengelola potensi daerah. Dengan cara itu fiskal Sulawesi Tengah pasti bisa meningkat. Gubernur berharap kalau pengelolaan SDA melalui Perusda bisa berjalan baik APBD Sulawesi Tengah tahun 2026 bisa meningkat 6-9 Triliun. Dampak anggaran Sulawesi Tengah kuat  seluruh program peningkatan kesejahtraan masyarakat bisa berjalan baik.

Pada kesempatan itu pula, Anindya N Bakrie menyampaikan keseriusannya berinvestasi di Sulawesi Tengah sebagai akibat kuatnya komitmen Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, memajukan daerah. “Kami merasa nyaman berinvestasi di Sulawesi Tengah. Karena kalau pemimpinnya tidak memberikan kepastian sangat sulit melakukan investasi. Sebab investasi itu jangka Panjang 20-30 tahun,” urainya.

Anindya N Bakrie juga menyampaikan bahwa potensi sumber daya alam (SDA) Sulawesi Tengah sangat besar, utamanya didalam pengembangan Baterai Litium dan Nikel. “Kami sangat tertarik untuk melakukan investasi itu. Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan pengusaha lokal dengan harapan pengusaha lokal bisa berkembang menjadi Pemain Nasional.  Bisa tumbuh bersama membangun negeri ini. Karena sejarah keluarga Bakrie juga dari pengusaha lokal,” pungkasnya *

 

editor; yusrin/biro adpim

Woww..!! Pencaker Berbayar..? Begini Penegasan Wazir Muhaemin
  • Uncategorized

Woww..!! Pencaker Berbayar..? Begini Penegasan Wazir Muhaemin

Adm Red. July 17, 2022

Jakarta-Tersiar kabar salah satu perusahaan tambang beroperasi di Kabupaten Morowali merekrut tenaga kerja pakai pelicin alias berbayar. Sehingga menimbulkan reaksi protes dari pemuda. Protes itu disampaikan salah satu unsur Ketua DPP KNPI Pusat, Wazir Muhaemin. Putra kelahiran Morowali ini menyatakan sekaligus himbauan kepada perusahaan untuk tidak mempermainkan masyarakat lokal khususnya pencaker.

Pesan tersebut disampaikan usai dirinya dan pengurus Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) dikukuhkan di Hotel Sahid Jakarta, Sabtu 16 Juli 2022.

Lanjut Wazir Muhaemin, pihaknya mendapatkan laporan bahwa PT Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) memungut biaya bagi warga mendaftar menjadi tenaga kerja. “Saya mendapat laporan dari masyarakat, oknum di perusahaan memintai dana sebesar Rp750.000 untuk memuluskan masyarakat menjadi karyawan BTIIG. Ini sangat memprihatinkan,” bebernya.

Perusahaan tersebut katanya bergerak di sektor investasi Smelter Batteray Litium, di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

Muhaemin berharap, pihak perusahaan harus memperketat bagian penerimaan karyawan agar tidak ada terjadi pungutan biaya terhadap pencaker (pencari tenaga kerja). Tidak hanya untuk masyarakat lokal katanya, tapi bagi pencaker pada umumnya. “Jangan sampai bertarif  masuk kerja. Karena sangat merugikan perusahaan. Mungkin perusahaan secara kelembagaan tidak tahu, apa yang dilakukakan oleh oknum-oknum bagian penerima kerja,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, keluhan masyarakat lokal yang sudah empat kali memasukkan berkas permohonan dan belum pernah mendapatkan panggilan dari pihak perusahaan. Padahal mereka ini adalah masyarakat yang ikut membebaskan lahannya kepada pihak BTIIG. “Jadi memang saya sangat berharap agar pihak perusahaan bisa membuka diri soal kepentingan masyarakat lokal. Sebab mereka berada dikawasan lingkar industri,” harapnya.

Wazir menambahkan, perusahaan harus bersikap tegas terhadap masyarakat yang digaji setiap bulannya. Jangan membenturkan antar warga. Sebab dirinya juga menerimah laporan, adanya segelintir oknum yang digaji perusahaan tapi melakukan provokasi kepada masyarakat.

“Pada prinsipnya kami mendukung segala investasi yang masuk ke daerah Morowali, tapi harus dipertimbangan juga kesejahteraan masyarakat lokal, terkhusus masyarakat seputar lingkar industri. Kontrol perusahaan terhadap karyawan perlu dilakukan agar tidak terjadi konflik, disebabkan provokasi oknum karyawan BTIIG,” pungkasnya. *

editor; yusrin

 

Matc Fixing Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah
  • Uncategorized

Matc Fixing Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah

Adm Red. July 16, 2022

Oleh: H. Sofyan Farid Lembah (Ketua Ombudsman Sulteng)

 

Dunia sepakbola Asia Tenggara kembali berguncang, dimana dalam turnamen Piala AFF diduga terjadi Match Fixing atau Sepak bola Gajah bin Main Sabun antara kesebelasan Vietnam versus Thailand yang pada akhirnya menyingkirkan Indonesia melangkah ke babak Semifinal. Fans Ultras Garuda mengamuk bahkan sempat menyegel venue Jagabarka Bekasi untuk tidak bisa gelar pertandingan. PSSI tayangkan protes ke AFF dan FIFA serta ancam keluar dari asosiasi. Itulah issue hangat dunia sepakbola.

Match fixing memang telah mengubur sportivitas olah raga. Menjadi pertanyaan, apakah ini bisa terjadi di penyelenggaraan pemerintahan di daerah? Jawabannya adalah bisa saja. Match fixing sejatinya adalah permainan kotor dan perilaku menyimpang mulai dari manajer, pelatih, pemain ,bahkan bisa melibatkan induk organisasi untuk mengatur hasil akhir sebuah pertandingan. Ada Skenario play the game disana dimana bandar judi sebagai pemegang kendali.Pertanyaan lanjut, apakah penyelenggaraan pemerintahan merupakan sebuah pertandingan? Siapa saja pemegang peran?

Dalam Hukum Administrasi Negara dikenal adanya perilaku Maladministrasi dan Korupsi. Pejabat Tata Usaha Negara (TUN) yang kerap terjerembab dalam perilaku tersebut. Sinyalemen power tends to corrupt atau kekuasaan cenderung bersalah guna sering dipertontonkan. Sikap tindak administrasi negara dalam wujud trifungsi, baik membuat peraturan perundang-undangan undangan, menjalankan pemerintahan dalam rangka mencapai tujuannya dan menjalankan fungsi peradilan sering berinovasi lewat adanya diskresi. Terhadap sikap tindak administrasi tersebut perlu diberikan perlindungan hukum, baik terhadap warga maupun terhadap administrasi negara karena adanya diskresi yang Ultra vires.

Pengaturan retribusi sampah, pengangkatan jabatan, mutasi hingga pemberhentian pejabat, reklamasi Teluk Palu, pembangunan Mall, rehabilitasi bangunan, jalan, jembatan, pengadaan barang dan jasa serta aneka kegiatan lain dalam program pembangunan adalah sebuah contoh saja dimana pejabat TUN bisa terpeleset lakukan pengabaian terhadap RPJMD dan aturan lainnya yang menjadi patokan. Diskresi yang ultra vires dilakukan, hukum dan moral dilupakan. Mabuk kepayang mengejar kesejahteraan pribadi dan kelompok dengan menumpuk kekayaan dan terus menambah kekuasaan seolah olah dunia milik sendiri dan dia akan hidup selamanya dalam dinasti kekuasaan. Perilaku melawan hukum, lalai, tidak menjalankan kewajiban, menjalankan kewenangan tidak sesuai dengan tujuan kewenangan yang diberikan, lakukan permintaan barang dan uang hingga tak malu malu lagi lakukan korupsi hingga berjamaah terus dipertontonkan.

Masyarakat yang diperintahnya mengeluh alami kerugian baik materil maupun immateril, ada staf yang terdzalimi. Keadilan lenyap dibumi dimana Sang Penguasa berpijak. Mungkin itulah Match Fixing dalam penyelenggaraan pemerintahan. Off side!!! Apa bedanya dengan dunia sepakbola? Bisa jadi dampaknya berbeda.

Meski sering rusuh pasca pertandingan, tapi itu tidak terlalu lama. Beda dengan Match Fixing dalam pemerintahan.

Kasus Srilanka baru baru ini adalah contoh terkini skala besar Match fixing. Kita pernah alami saat reformasi 1998 lalu. Intinya ada kekuasaan jatuh. Penguasa terhinakan dan rakyat murka. Keadilan menghilang.

Hal yang paling mengerikan dalam hidup adalah ketika kita hendak kembali menghadap Tuhan Yang Maha Penyayang. Bekal apa yang kita bawa? Jawaban apa yang bisa kita berikan? Ada 2 tempat menanti, alam persinggahan dan alam kepastian surga atau neraka?.Allah SWT adalah Hakim Yang Maha Adil. Sekedar saran, JANGAN LAKUKAN MATCH FIXING!!!

Perjuangan Napak Tilas Jenderal Soedirman dan Tombolotutu Patut Dicontoh Generasi Muda. Begini Pesan Ketum Nizar Rahmatu
  • Politik

Perjuangan Napak Tilas Jenderal Soedirman dan Tombolotutu Patut Dicontoh Generasi Muda. Begini Pesan Ketum Nizar Rahmatu

Adm Red. July 16, 2022

Palu- Pengurus Provinsi Asosiasi Lari Trail Indonesia (Alti)  Sulawesi Tengah (Sulteng) menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lari Trail pertama kalinya di Indonesia yang dilaksanakan di Kota Palu dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), 15-17 Juli 2022.

Pembukaan Kejurnas yang dilaksanakan di Hotel D’Kalora dihadiri Ketua Umum Pusat Alti Bima Arya, Ketua Harian PP Alti M Farhan, Wali Kota Palu Hadiyanto Rasyid, Bupati Sigi Irwan Lapata, Ketua Umum KONI Sulteng Nizar Rahmatu, Ketua Umum Kormi Sulteng Syaifullah Djafar, Kadispora Sulteng Irvan Aryanto dan juga Forkopimda Sulteng.

Ketua Umum KONI Sulteng Nizar Rahmatu mengatakan Alti turut berkontribusi memajukan olahraga Sulteng melalui sport tourism. Bahkan pada era perjuangan Kemerdekaan Indonesia, olahraga lari trail sebenarnya sudah dikenal melalui Gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman di  Gunung Kidul Kabupaten Provinsi DIY Jogyakarta. Di Provinsi Sulteng, Pahlawan Indonesia satu-satunya asal Sulteng yakni Tombolotutu juga melakukan strategi perang gerilya dengan memasuki hutan  pegunungan Tinombala mengusir Belanda.

Nizar mengatakan gerilya tokoh besar Jenderal Soedirman dan Tombolotutu patut dijadikan contoh dan tauladan generasi muda bahwa olahraga lari trail turut berkontribusi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia  Olehnya Inisiator Olahraga 2022 SIWO PWI inj menggagas kepada Alti Pusat menggelar Napak Tilas Panglima Jenderal Soedirman agar rute gerilya Jenderal Soedirman dikenal oleh masyarakat luas khususnya generasi muda Indonesia melalui event lari trail yang kini sudah banyak komunitasnya.

“Misalnya Alti memberikan kontribusi bagaimana napak tilas seorang panglima Jenderal Soedirman bergerilya memperebutkan kemerdekaan. Alti bisa mengadakan itu di Jogya atau provinsi lain di Jawa. Alti Pusat membuat sejarah karena selama ini kita tidak tahu gerilya Jenderal Soedirman itu dimana. Semoga kehadiran Alti yang baru lima tahun ini bisa mempertontonkan bagaimana napak tilas seorang Jenderal Soedirman mempertahankan Republik ini kepada anak cucu kita,” kata Nizar Rahmatu.

Sementara di Sulteng, KONI Sulteng bersama Alti Sulteng berencana menggelar event serupa, napak tilas Tombolotutu. “Kita Insya Allah dengan Alti Provinsi Sulteng,  kita akan membuat napak tilas pahlawan kita satu satunya di Sulteng, Tombolotutu itu di wilayah Moutong bagaimana mempertahankan Republik ini. Insya Allah,” tambah Nizar.

Nizar menambahkan, ke depan lari trail juga menuju ranah prestasi yang diharapkan bisa menjadi cabor eksebisi PON XXI Sumatera Utara- Aceh.

Mengawali Alti menjadi olahraga prestasi, KONI Sulteng mempertandingkan dua nomor lari trail pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng 2022 di Kabupaten Banggai, melalui cabang olahraga atletik yaitu lari 15.000 meter putra dan 10.000 meter putri.

“Semoga di PON ALTI menjadi cabor yang sudah dieksebisikan. Tentu karena sudah masuk prestasi juga harus mulai masuk ke KONI. Ada di KORMI juga ada di KONI,” katanya.

Kejurnas Lari Trail Diikuti 115 Atlet 15 Provinsi 

Ketua Umum Alti Sulteng M Affan, mengatakan Kejurnas lari trail ini diikuti 115 atlet dari 15 provinsi yaitu Sumatera Utara, Jawa Timur, Banten, Papua Barat, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Bengkulu, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta dan Sumatera Barat.

“Ajang ini memperebutkan 11 medali emas, 11 medali perak, dan 11 medali perunggu dengan mempertandingkan jarak pendek 40 km individual putra putri, jarak jauh 80 km individual putra putri, jarak jauh 80 km beregu campuran dan vertical run 6 km dengan elevasi gain 1.000 m individual putra putri,” kata Affan.

Peserta bakal melewati rintangan yang cukup menantang menyelesaikan finish. Peserta strat dari Hotel D’Kalora kemudian menembus medan pegunungan wilayah Sigi dan kemudian turun menuju lembah Palu.

Ketua Umum Alti Bima Arya mengatakan kejurnas lari trail tercatat dalam sejarah lari trail di Indonesia karena pertama kalinya Alti melaksanakan Kejurnas setelah 5 tahun terbentuk. “Ini sejarah bagi indonesia, sejarah bagi lari trail, sejarah bagi Sulawesi Tengah, Kejurnas pertama Alti dimulai pertama di Indonesia. Kejurnas pertama lari trail ini akan menjadi awal bagi lahirnya kejuaraan-kejuaraan lari trail di Indonesia,” kata Bima. (*)

Pemain Transfer Jangan Jadi Pemicu. Begini Penegasan Boy Batalipu
  • Uncategorized

Pemain Transfer Jangan Jadi Pemicu. Begini Penegasan Boy Batalipu

Adm Red. July 12, 2022

BUOL – Open Tournamen Sepaka Bola Maninang Cup II yang dihadiri Ketua Harian KONI Sulteng Edison Ardiles, resmi dibuka Ketum KONI Kabupaten Buol H Abdullah Batalipu, di Lapangan Mansyur Kelurahan Kampung Bugis, Selasa 9 Juli 2022.

Event sepak bola yang diikuti sebanyak 64 club sepak bola ini salah satunya berasal dari Kabupaten tetangga Tolitoli.

Menariknya lagi, dari 64 club yang akan berlaga, tidak hanya membawa pemain lokal, namun sebagian mengontrok pemain profesional baik yang berasal dari Kota Palu, Gorontalo, Manado serta Makassar Sulawesi Selatan. Tak ayal lapangan sepak bola Mansyur ini, dipadati ribuan penonton.

“Saya tahu, para pemain yang didatangkan club, bukan hanya pemain lokal, tapi ada yang di transfer dari Kota Palu, Gorontalo dan Makassar,” kata Boy sapaan akrab Wakil Bupati Buol ini.

Boy mewanti-wanti kepada para pemain transfer untuk menunjukan skil dan kemampuan bukan justru menjadi pemicu dilapangan.

Kami warga Buol tidak pernah menutup ruang terhadap pemain transfer untuk bermain di Bumi Pogogul.

“Jangankan pemain asal Palu atau Makassar. Pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi jika ingin bermain di Buol kami ladeni dengan tangan terbuka. Kalah dalam permainan sepak bola itu biasa, kecuali menang itu baru luar biasa. Kami menginginkan pesepakbolaan di Buol ini maju dan berkembang sehingga bisa diperhitungkan daerah- daerah lain,” paparnya.

Selaku Ketua ASKAB PSSI Buol tambah Boy event Maninang Cup dan Liga Persbul akan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Buol. Dari dua tournamen ini, dipastikan akan lahir dan tercipta bibit pesepakbola handal dan potensial.

Olehnya, Boy berharap kepada club sepak bola untuk terus berlatih dan berlatih, karena event mencari bibit serta mengasah kemampuan dan skill akan selalu digelar.

Bahkan kata Boy, pihaknya akan menganggarkan sedikitnya Rp 75 juta dalam setiap tahun, sehingga kedua event sepak bola ini bisa terselenggara secara kontinyu dan berkesinambungan.

“Insya Allah dua tournamen sepak bola ini akan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Buol,” pungkasnya.

Laga perdana Maninang Cup II, mempertemukan Black Tiger FC asal Desa Bodi Kecamatan Paleleh Barat versus Pro Pioneer FC asal Desa Modo Kecamatan Bukal. Dalam laga penyisihan ini, Black Tiger FC menang telak 3-0.

Penulis.: Agus Gerbek.

DMI Sulteng Salurkan 800 Paket Kurban ke Dhuafa Pasigala
  • Uncategorized

DMI Sulteng Salurkan 800 Paket Kurban ke Dhuafa Pasigala

Adm Red. July 11, 2022

Palu- Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan 800 paket kurban kepada warga dhuafa yang berada di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala untuk membantu kebutuhan pangan mereka.

“Daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat, menjadi wujud kepedulian DMI untuk berbagi bersama masyarakat di momentum Idul Adha 1443 Hijriah, yang tidak lepas dari visi besar memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ucap Ketua Panitia Kurban PW DMI Sulteng Abd Chair A Mahmud, di Palu, Senin, 12 Juli 2022.

Abd Chair menerangkan 800 paket kurban diberikan kepada 800 warga di Palu, Sigi dan Donggala. Daging disalurkan berasal dari 13 sapi yang disembelih oleh PW DMI Sulteng, di Palu.

Ia menguraikan, 12 sapi yang disembelih terdiri dari 11 sapi berasal Ketua Umum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali bersama keluarga, kemudian satu sapi dari gabungan pengurus PW DMI Sulteng dan satu sapi lainnya berasal dari keluarga Moh Fahruddin Yunus.

“Berkurban adalah simbol ketulusan dan keikhlasan menjalankan perintah Allah, sekaligus ketulusan dan keikhlasan untuk berbagi, tolong menolong, demi mempercepat pembangunan kemakmuran umat. Kita berdoa semoga mereka yang telah dengan tulus dan ikhlas untuk berkurban, mendapat imbalan dan balasan di sisi Allah,” ujarnya.

Abd Chair juga menegaskan hewan kurban jenis sapi yang disembelih dipastikan aman dan sehat dari penyakit mulut dan kuku (PMK), serta memenuhi ketentuan dalam kurban.

Bahkan, ujar dia, pihaknya melibatkan tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Provinsi Sulteng untuk memeriksa hewan kurban sebelum disembelih.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dari Pemprov Sulteng yang telah bersedia terlibat dalam pemeriksaan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan keamanan dan kesehatan hewan,” ujarnya.

Ibadah kurban adalah simbol kesiapan mengorbankan ego pribadi, demi tujuan yang lebih mulia.

“Digantikannya Nabi Ismail oleh Tuhan dengan seekor domba adalah simbol yang menunjukkan bagaimana kita harus menyembelih tabiat hewani dalam diri kita (seperti rakus, tamak, egois), dan menghidupkan tabiat ”Ismail”, tabiat fitrah manusiawi yang lemah lembut, penuh kasih, dan tidak mementingkan diri sendiri,” ujarnya.

Sumber: Biro Kominfo PW DMI Sulteng

Pertama Kali KONI Sulteng Berkurban. Berikut Penjelasannya
  • Uncategorized

Pertama Kali KONI Sulteng Berkurban. Berikut Penjelasannya

Adm Red. July 11, 2022

PALU – KONI Sulteng melalui Majelis Ta’lim Pakaroso berbagi berkah pada Hari Raya Idul Adha 1443 H/ 2022 M dengan menyembelih 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di GOR Nemaeka KONI Sulteng, Minggu 10 Juli 2022.

Ketua Harian KONI Sulteng Edison Ardiles mengatakan, KONI Sulteng Berkurban, pertama kalinya atas nama kelembagaan pada Hari Raya Idul Adha. “Ya ini baru pertama kalinya atas nama kelembagaan KONI Sulteng berkurban di era Bapak Ketua umum Nizar Rahmatu,” kata Edison Ardiles.

Daging kurban dibagikan kepada atlet dan masyarakat umum yang membutuhkan. Atlet berprestasi Ardin Wiranata peraih medali perak biliar PON XX Papua dan Ahmad Tarmizi peraih perunggu cabang olahraga dayung PON XX Papua mendapatkan daging kurban.

Ketua Umum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu menyumbangkan 1 ekor sapi. Sementara 2 ekor sapi berasal dari Hj Imelda Liliana Muhidin dan kelompok majelis Taklim Pakaroso antara lain M Warsita, Azriady Malewa, Rahman T Mayang, Armin Amirudin, Hibban Toana, Husin Alwi dan Humaedi Latif. 1 ekor kambing berasal dari Ismail.

Nizar Rahmatu mengatakan tujuan KONI Sulteng berkurban agar KONI Sulteng mendapatkan berkah dunia akhirat, juga menjalin silaturahmi yang kuat antara KONI dengan atlet dan masyarakat umum. “Bukan hanya membangun raganya dalam artian fisik olahraga, juga membangun jiwanya melalui kegiatan spiritual berkurban ini, Insya Allah bisa mendapat keberkahan nantinya PON XXI -2024 di Aceh Sumatera Utara,” kata Nizar Rahmatu.

Ketua Panitia Kurban Rahman T Mayang mengatakan, sekitar 160 kupon dibagikan kepada atlet dan masyarakat yang membutuhkan. Pembagian daging kurban selepas Zuhur.

Atlet yang mendapatkan daging kurban mengucapkan terima kasih kepada KONI Sulteng. “Ini pertama kalinya KONI Sulteng berkurban, saya haturkan terima kasih semoga tahun depan bisa berkurban lagi,” kata Ardin Wiranata, peraih medali pertama kali olahraga biliar PON . (*)

editor yusrin/media koni

Sulteng-Gorontalo Minta Penundaan Waktu Pendaftaran Tuan Ruman PON 2028
  • Olah Raga

Sulteng-Gorontalo Minta Penundaan Waktu Pendaftaran Tuan Ruman PON 2028

Adm Red. July 9, 2022

Palu- Calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Gorontalo, (Sulteng-GO) meminta jadwal pendaftaran calon tuan rumah ajang multy event terakbar di negeri ini, untuk ditunda KONI Pusat.

Pasalnya, berdasarkan surat Ketua Umum KONI Pusat nomor : 106/ORG/II/2022 tertanggal 2 Februari 2022 tentang persyaratan pencalonan tuan rumah PON XXII Tahun 2028, untuk calon tuan rumah bagi dua provinsi harus menyertakan uang jaminan dan pendaftaran sebesar Rp 7 Miliar. Sementara sebelumnya melalui surat KONI Pusat nomor : 856l8/ORG/IX/2021, 1 September 2021, bagi calon tuan rumah diwajibkan membayar uang pendafataran Rp 1 Miliar serta menyerahkan uang jaminan Rp 5 Miliar, sehingga totalnya Rp 6 Miliar. ” Dan kami sudah sepakat dengan biaya tersebut,” katanya.

Namun dengan membengkaknya biaya pendaftaran dan jaminan ini tentunya menjadi persoalan baru, karena sebelumnya, baik Pemerintah Sulteng maupun Gorontalo telah menganggarkan dalam APBD Tahun 2022.

“Jika kemudian ada kenaikan uang jaminan dan pendaftaran calon tuan rumah PON, maka ini akan kami perlu rembukkan kembali dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur Gorontalo,” kata Ketum KONI Gorontalo MN.H Fikri AZ Salilama, Sabtu 9 Juli 2022.

Menurutnya, jika pun hal ini mendapat persetujuan, maka tentunya akan dibahas kembali dalam APBD Perubahan pada bulan Agustus mendatang.

Makanya KONI Gorontalo dan KONI Sulteng kata Fikri telah sepakat melayangkan surat permohonan perubahan jadwal pendaftaran kepada KONI Pusat, guna meminta penundaan waktu pendaftaran calon tuan rumah PON 2028 hingga bulan Desember 2022, dengan pertimbangan karena pencairan anggaran perubahan berada di Triwulan IV.

“Semoga saja niat dan keinginan masyarakat Sulteng dan Gorontalo ini mendapat respon dari KONI Pusat, karena Sulten-GO saat ini telah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON Tahun 2028 mendatang,” cetusnya

Ketum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu berpendapat yang sama. Menurut Inisiator Olahraga Indonesia ini, dengan naiknya uang jaminan calon tuan rumah PON 2028 dari Rp 5 Miliar ke 7 Miliar, maka pihaknya harus kembali melakukan komunikasi baik itu dengan bapak Gubernur maupun pihak DPRD Sulteng, karena nilai sebelumnya telah disetujui dan dianggarkan.

“Tentunya kenaikan ini akan kembali dibahas lagi antara eksekutif dan legislatif di anggaran perubahan,” katanya.

Nizar juga mengungkapkan, ambisi Sulteng-Gorontalo menjadi tuan rumah PON sebenarnya telah jauh-jauh hari sebelumnya

Bahkan di acara deklarasikan kami sebagai tuan rumah PON, dihadiri Ketum KONI Pusat Marciano Norman saat pelantikan Pengurus KONI Provinsi Sulteng pada 9 November 2021.

“Harapan kami KONI Pusat bisa menunda waktu pendaftaran,” pintanya.

Nizar juga menegaskan sangat janggal jika dalam bidding nanti hanya satu kandidat calon tuan rumah PON, karena tidak akan ada pilihan peserta.

Namun tambah Nizar semua akan berpulang kepada KONI Pusat, jika kemudian surat KONI Sulteng dan KONI Gorontalo ini direspon oleh KONI Pusat, maka tidak tertutup kemungkinan akan ada dua gabungan Provinsi yang akan bertarung di acara bidding selain provinsi NTB-NTT yang sebelumnya telah menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah PON.

“Ini keinginan besar kami, semoga surat permohonan kami bisa diamini oleh KONI Pusat,” pungkasnya.

 

Penulis : Agus Gerbek

Pengurus PRSI Banggai Periode 2022-2026 Resmi Dilantik. Berikut Pesan Ketum Hidayat Lamakarate
  • Olah Raga

Pengurus PRSI Banggai Periode 2022-2026 Resmi Dilantik. Berikut Pesan Ketum Hidayat Lamakarate

Adm Red. June 27, 2022

Banggai – Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Banggai, periode 2022-2026 resmi dilantik, Ketua Umum (ketum) PRSI Sulawesi Tengah, DR. Hidayat Lamakarate, Minggu malam 26 Juni 2022.

Ketua PRSI Banggai terpilih, Barbara Langelo menyatakan siap menjalankan tugas dan amanah PRSI Kabupaten Banggai.

“Sebagai pengurus PRSI Banggai, saya  sampaikan bahwa kabupaten Banggai salah satu daerah berpotensi mencetak atlet renang jika melihat geografis, yakni lautnya terbuka untuk renang kolam,” akunya.

Sebagai Ketua dan jajaran pengurus terpilih, akan menjadikan Cabor Renang menjadi cabor prestasi dalam meraih medali di Kabupaten Banggai.

Ketua Umum KONI Bangga, H. Muntazab dalam sambutannya mengatakan, Banggai SAMBATU artinya Banggai nomor satu. Melalui PRSI, pihaknya akan menjadikan kabupaten peraih medali terbanyak pada porprov IX Sulteng nantinya.

“Kami berharap, Banggai dibantu, agar cita-cita PRSI Banggai, dalam meraih prestasi dapat terwujud. Karena tanpa bantuan bapak bapak, kami tidak mungkin berhasil,” pintanya.

Sementara Ketua Umum Pengprov PRSI Sulteng, DR. H. Hidayat Lamakarate usai melantik PRSI Kabupaten Banggai menitipkan pesan kepada pengurus PRSI Banggai untuk tak perlu khawatir dan terus memberikan perhtian dengan besarnya potensi anak-anak yang punya kemampuan renang baik perairan terbuka ataupun kolam.

“Insya Allah tahun depan ada pembangunan kolam renang yang berstandar Nasional di Banggai, agar anak anak kita bisa dilatih menjadi perenang profesional,” suport Hidayat.

Selaku ketua PRSI Provinsi Sulteng mengucapkan terima kasih atas dukungan KONI Sulteng, Bupati Banggai serta pengurus baru dilantik dan semua pihak yang terlibat dalam membangun PRSI di Banggai.

Kemudian Bupati Banggai Ir. H. Amiruddin Tamoreka mengatakan, para pengurus PRSI yang baru dilantik harus menjalankan roda organisasi yang tidak menyimpang dari AD/ART organisasi.

Dengan luas laut kurang lebih 600 km persegi, tentunya kita punya potensi sebagai wilayah pencetak atlet renang perairan terbuka.

Bupati juga menyampaikan akan memberikan penghargaan buat atlet yang meraih prestasi, bukan hanya sebatas kita bersyukur melihat atlet kita yang meraih medali.

“Tahun 2023 mendatang saya akan membangun kolam renang berstandar nasional serta wisma atlet guna membina prestasi para anak kita menjadi atlet profesional yang akan mengharumkan nama daerah Kabupaten Banggai,” pungkasnya. *

editor yusrin/media koni

Posts pagination

Previous 1 … 198 199 200 201 202 203 204 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.