Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng Dukung UIN Datokarama Raih Predikat Unggul

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – Kampus Seribu Mimpi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menjalani proses Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang diselenggarakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sebagai wujud dukungan, Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si hadir langsung pada acara pembukaan asesmen di Auditorium UIN Datokarama pada Senin 8 Desember 2025.

Kehadiran ini mencerminkan keberpihakan dan komitmen Pemprov Sulteng terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi di Sulteng sebagai pilar percepatan pembangunan daerah Sulteng Nambaso.

Dalam konsep Sulteng Nambaso, Gubernur Anwar Hafid menuturkan ingin meningkatkan rata-rata usia sekolah masyarakat Sulteng dari hanya 9 tahun menjadi 12 tahun lewat implementasi Berani Cerdas.

“Kita punya cita-cita Sulteng Nambaso atau Sulteng yang besar, kalau dalam dunia pendidikan kira-kira (Sulteng yang) unggul dan berprestasi,” terangnya bahwa kampus UIN memiliki visi yang sejalan dengan pemprov dalam menjalankan program Nawa Cita Berani.

Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.Ag UIN Datokarama telah menunjukkan kemajuan pesat dalam layanan akademis, publikasi riset dan pengabdian masyarakat, pengembangan infrastruktur dan sarana prasarana kampus.

“Saya berharap UIN mendapat predikat unggul sebagai wujud nyata dari Sulteng Nambaso,” tegasnya, berharap capaian akreditasi unggul terwujud.

Tim asesor diketuai Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hum dari Universitas Brawijaya bersama 3 anggota asesor.

Turut membersamai gubernur, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si. (*)

biro adpim/editor: arief

Kejati Sulteng Ungkap Perkara Korupsi, Selamatkan Uang Negara Puluhan Miliar Selama Tahun 2025
  • Uncategorized

Kejati Sulteng Ungkap Perkara Korupsi, Selamatkan Uang Negara Puluhan Miliar Selama Tahun 2025

Adm Red. December 8, 2025

Palu, trustsulteng – “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat” tema diskusi dikemas bentuk Coffe Morning dan Press Release, di lantai 6 Kantor Kejati Sulteng, Senin 8 Desember 2025.
Dikesempatan santai bersama pegiat anti korupsi dan wartawan, Kejati Sulawesi Tengah merilis capaian kinerja Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) sepanjang tahun 2025.
Kepala Kejati Sulteng, Nuzul Rahmat, SH, MH, menyampaikan bahwa Kejati dan jajarannya berhasil mengungguli target dan menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi, dengan memprioritaskan “Asset Recovery” dan penargetan “Big Fish.”
Rincian Total Penyelamatan Kerugian Negara
Data rekapitulasi menunjukkan total penyelamatan kerugian keuangan negara oleh seluruh jajaran Kejaksaan se-Sulawesi Tengah mencapai angka fantastis, yaitu Rp 39,24 Miliar. Angka ini merupakan gabungan dari seluruh satuan kerja di wilayah tersebut. Kejati Sulteng sendiri berhasil menyelamatkan Rp 27.400.000.000,- dari 21 penyelidikan dan 11 penyidikan kasus korupsi, jauh melebihi target tahunan Kejaksaan Agung.

Kontribusi Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri
Selain Kejati, Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Sulteng juga menangani 30 kasus penyidikan dengan penyelamatan kerugian negara sebesar Rp 9.928.715.440,-. Sementara itu, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) se-Sulteng berkontribusi dengan 8 kasus penyidikan dan penyelamatan Rp 1.911.257.667. Secara total, seluruh jajaran Kejaksaan di Sulawesi Tengah telah menyelamatkan hampir Rp 40 Miliar uang negara dari tindak pidana korupsi.
Penegasan Fokus pada “Asset Recovery” dan “Big Fish”
Kajati Sulteng, Nuzul Rahmat, menegaskan bahwa penindakan kejaksaan berorientasi pada asset recovery dan keadilan, serta diprioritaskan pada sektor strategis.
Aspidsus Kejati Sulteng, Salahuddin, SH, MH, menambahkan bahwa pihaknya serius menindaklanjuti arahan Jaksa Agung untuk memprioritaskan penanganan perkara yang melibatkan “Big Fish,” termasuk yang melibatkan Kepala Daerah dan Kepala Dinas, sebagai bukti bahwa tidak ada yang kebal hukum.
“Arahan pimpinan sudah jelas, kita fokus pada ‘Big Fish’. Kami memastikan setiap penanganan perkara, terutama yang menyentuh pejabat tinggi atau sektor vital, dilakukan secara profesional dan transparan. Ini adalah pesan tegas bahwa di mata hukum, tidak ada satu pun pihak, termasuk Kepala Daerah atau Kepala Dinas, yang kebal hukum. Siapapun yang terlibat, akan kami tindak sesuai undang-undang.”ucapnya dengan tegas. (*)

 

Gubernur Anwar Hafid:  Tanpa Guru, Sulawesi Tengah Tidak Akan Maju
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid:  Tanpa Guru, Sulawesi Tengah Tidak Akan Maju

Adm Red. December 7, 2025

Morowali, trustsulteng – Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung meriah di Anjungan Pantai Matano, Sabtu 6 Desember 2025. Ribuan guru dari seluruh kabupaten/kota hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang menurutnya menjadi pilar kemajuan daerah.
“Tanpa guru, Sulawesi Tengah tidak akan maju seperti sekarang. Masa depan anak-anak Sulteng ada di tangan kalian,” tegasnya.

Gubernur meminta PGRI menyusun rekomendasi resmi sebagai dasar kebijakan pendidikan daerah, terutama terkait perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan guru.

Selain itu, Gubernur Anwar Hafid memaparkan tantangan pendidikan Sulteng, di mana rata-rata lama sekolah baru 9 tahun, sehingga diperlukan intervensi besar untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya pendataan ketat terhadap kelanjutan pendidikan setiap anak dari SD hingga SMA.

Mulai 2026, pemerintah menyiapkan sejumlah program strategis, yakni: PAUD dibiayai penuh pemerintah, Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD–SMA), Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota, Pemasangan internet di semua sekolah, Para guru direkomendasikan untuk mendaftar di Program Berani Cerdas untuk peningkatan kompetensi guru.

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, S.Pd., M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah.
“Guru harus tegas, menjaga integritas, dan membimbing siswa menjadi manusia beriman serta berakhlak,” ujarnya.

Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah, PGRI, dan para pendidik demi mewujudkan generasi emas Sulawesi Tengah.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut yakni Ketua TP PKK Sulteng sekaligus Ibunda Guru, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana, Kepala Badan Kesbangpol Drs. Arfan, Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini, forkopimda, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya. (*)

biro adpim/editor: arief

Business Matching : Saatnya UMKM Naik Kelas
  • Uncategorized

Business Matching : Saatnya UMKM Naik Kelas

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Dra. Novalina, M,M, Membuka kegiatan Business Matching, Ingkubator Bisnis Pabeta dengan tema “Berani Harmoni Untuk UMKM Berdaya Saing Menuju Sulawesi Tengah Yang Unggul Dan Sejahtera” yang digelar di Tanaris Coffee, Sabtu 6 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Sekda Novalina menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan rangkaian kegiatan pembinaan UMKM yang menurutnya telah berjalan terstruktur dan komprehensif.

“Ini adalah kesempatan besar bagi kita semua dan merupakan momen penting untuk membantu teman-teman UMKM agar betul-betul bisa naik kelas dan bersaing,” ujarnya

Ia turut menyampaikan bahwa terdapat sekitar 25 UMKM yang berhasil memasuki tahapan pendampingan intensif dan siap menjangkau pasar yang lebih luas. Bahkan beberapa UMKM telah dipromosikan dan dijajaki oleh mitra dari Jawa Timur.

“Ini kebanggaan kita semua serta menjadi contoh bagi UMKM lain bahwa kita bisa berkembang dan mampu memasuki pasar nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung keberhasilan ekspor durian Sulawesi Tengah ke Tiongkok sebagai bukti bahwa potensi daerah terbuka lebar untuk menembus pasar global. Ia berharap produk UMKM dapat mengikuti jejak tersebut.

Selain pendampingan usaha, pelaku UMKM juga dibekali keterampilan penting seperti public speaking dan analisis bisnis.

“Kemampuan public speaking dan penyusunan rencana bisnis itu wajib bagi Mitra usaha yang membutuhkan gambaran jelas serta meyakinkan tentang bagaimana bisnis ini dibangun secara berkelanjutan dan menguntungkan,” katanya.

Pada akhir acara, Sekda berkesempatan mengunjungi seluruh tenan UMKM peserta untuk melihat langsung produk, inovasi, dan kesiapan mereka memasuki pasar kompetitif.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem UMKM di Sulawesi Tengah agar mampu bersaing, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Sulteng, Sisliandi Ponulele, S.STP., M.Si, Kepala PD terkait; Mitra Kerja, dan pemangku kepentingan. (*)

biro adpim/editor: zudan

Abcandra M. Akbar Supratman Terpilih Pimpin IPSI Sulteng 2025–2030
  • Uncategorized

Abcandra M. Akbar Supratman Terpilih Pimpin IPSI Sulteng 2025–2030

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng – Tokoh muda Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2025–2030. Ia ditetapkan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII IPSI Sulteng yang digelar pada 6-7 Desember 2025 di Kota Palu.

Abcandra M Akbar Supratman terpilih secara aklamasi, setelah menjadi satu-satunya calon yang lolos seluruh syarat verifikasi Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Ia juga mengantongi dukungan solid dari 11 perguruan dan 5 pemerintah kabupaten/kota, menjadikan proses pemilihannya sebagai salah satu yang paling kuat dalam sejarah IPSI Sulteng.

Dlam pidato perdananya setelah terpilih, Akbar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus menegaskan, amanah tersebut merupakan panggilan sebagai putra daerah untuk mengembangkan pencak silat di Sulawesi Tengah.

“Saya dipercayai dan diminta langsung oleh perguruan dan Pemkab untuk bersama-sama membangun IPSI Sulawesi Tengah. Sebagai putra daerah, ini menjadi panggilan untuk saya,” katanya.

Ia juga mengutip pesan Ketua Umum IPSI yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa mengurus olahraga adalah wujud nasionalisme dan patriotisme.

“Mengurus olahraga adalah panggilan cinta Tanah Air. Ini bentuk komitmen kita membesarkan IPSI di daerah masing-masing, termasuk di Sulawesi Tengah,” katanya.

Fokus kepemimpinan Akbar akan diarahkan pada penataan organisasi, penguatan sumber daya manusia, dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia meminta komitmen penuh tim formatur agar diberi kewenangan penuh dalam penataan struktur kepengurusan.

“Karena saya diminta mengurus ini, maka saya meminta komitmennya untuk memberikan kewenangan sepenuhnya kepada saya dan jangan diintervensi. Kita perlu penataan yang betul-betul bisa menjadi gerbong bersama,” tegasnya.

Ia juga menargetkan Sulawesi Tengah dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat dalam masa kepemimpinannya.

Selain itu, kebutuhan atlet—termasuk kemungkinan mendatangkan pelatih dari luar daerah—akan dipertimbangkan secara matang bersama para senior dan perguruan.

Abcandra menyebut telah bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, untuk membahas dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga di Sulteng. Ia juga berencana mendorong perubahan format Piala Menpora menjadi Kejurnas Pencak Silat, mengikuti perubahan skema nasional yang kini menjadi Piala Presiden.

“Untuk IPSI ini, saya tegaskan tidak ada kepentingan politik. Fokus kita adalah diplomasi budaya dan memperkenalkan Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

DANA YANG TERBATAS

Sementara itu, terpilihnya Abcandra menandai berakhirnya masa jabatan Muh. Irwan Lapatta, yang memimpin IPSI Sulteng selama dua periode. Dalam laporan akhir tugasnya, Irwan mengakui banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari bencana hingga minimnya dukungan anggaran olahraga.

“Program IPSI sangat terbatas, karena minimnya dana dari Pemda dan KONI. Program sirkuit yang idealnya tiga kali setahun menjadi sulit direalisasikan,” katanya.

Irwan berharap kehadiran Abcandra M. Akbar Supratman yang juga Wakil Ketua MPR RI, dengan jaringan luas di tingkat pusat dan daerah, dapat memperkuat pembinaan IPSI ke depan. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan demi membawa IPSI Sulteng melangkah lebih jauh. (*)

editor: arief

Firmansyah Atlet Silat Berprestasi Asal Donggala Menerima Bantuan Rumah
  • Uncategorized

Firmansyah Atlet Silat Berprestasi Asal Donggala Menerima Bantuan Rumah

Adm Red. December 7, 2025

Palu, trustsulteng- Firmansyah (32) atlet pencak silat berprestasi berasal dari Kabupaten Donggala menerima bantuan Rumah Cahaya (Noor House) dari Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesiaemas, melalui PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Pemuda kelahiran Desa Limboro Tahun 1993 silam ini merupakan atlet berprestasi perorangan cabang olahraga silat, telah menandatangani surat pernyataan menerima bantuan rumah hunian beralamat Puri Indah Kasemen, Jalab Warung Jaud, kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten.

Firmansyah yang sedang menjalani masa pemulihan akibat depresi telah membuat pernyataan untuk tidak menjual, mengalihkan, menggadaikan, mengontrakkan, atau memindahtangankan hak atas bantuan rumah cahaya selama minimal 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diterima.

Firmansyah saat melakukan pemulihan latihan persiapan mengikuti Porprov Sulteng, Januari 2026.

foto: tangkapan vedio

Dan bersedia menerima konsekuensi hukum dan administratif apabila melanggar komitmen, termasuk kewajiban mengembalikan seluruh bantuan renovasi atau sanksi lain yang ditetapkan kemudian oleh pihak pemberi bantuan.
“Besok 8 Desember 2025, pukul 11.00 waktu Jakarta akta jual beli (AJB) akan ditanda tangani Firmansyah, yang diwakili orang tuanya,” tulis ibu Arty Kailiwati, meneruskan penyampaian guru olahraga Firmansyah, Minggu 7 Desember 2025.

Diketahui, Firmansyah beragam kejuaraan telah ia ikuti, baik di tingkat daerah, nasional, hingga tingkat internasional.

Dalam kejuaraan pekan olahraga mahasiswa tingkat Asean di Myanmar misalnya, ia sukses menyumbang medali emas bagi Indonesia.

Menurut sahabatnya, Sigit Sudaryanto, Firmansyah pernah meraih medali Perak Sea Games 2017 Kuala Lumpur.

Dari catatan sejumlah pemberitaan, Firmansyah juga meraih medali Perak PON Jabar XIX 2016. Pekan olah raga pelajar 2010 di Maluku.

Selanjutnya, juara 1 kejurnas pencak silat antar PPLP Gorontalo 20210 dan juara I pra PON XIX 2015 Gorontalo. Juara 1 Pra PON NTB 2012.

Kemudian, juara III Kejurnas Riau 2011. Meraih juara 1 Poprov Poso 2014, dan juara 1 pada Poprov Banggai IX 2022.(*)

editor: yusrin

Gubernur Anwar Hafid: “Morowali Ibarat Gadis Cantik Jadi Rebutan Dunia” 
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid: “Morowali Ibarat Gadis Cantik Jadi Rebutan Dunia” 

Adm Red. December 5, 2025

Morowali, trustsulteng – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Morowali berlangsung khidmat dan meriah di alun-alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, pada Jum’at 5 Desember 2025.

Dengan mengusung tema “Morowali Tangguh, Morowali Juara”, perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat optimisme dan kolaborasi berbagai elemen dalam mendorong Morowali menjadi daerah berdaya saing tinggi.

Gubernur Dr.Anwar Hafid menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap lingkungan, terutama di tengah pesatnya aktivitas industri yang menjadikan Morowali sebagai pusat perhatian nasional dan internasional.

“Gadis cantik bernama Morowali ini telah tumbuh dan menjadi rebutan dunia. Jangan sampai terjadi pendarahan. Tanda-tanda itu sudah tampak, maka pemerintah dan masyarakat harus menjaga lingkungan tanpa kompromi,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Morowali kini telah menjelma menjadi salah satu daerah strategis di Indonesia. Ia mengingat kembali tulisannya berjudul “Menuju Bintang Dunia” saat menjabat sebagai Bupati, dan menyatakan bahwa saat ini menjadi kenyataan.

Lebih jauh, Ia menyebut Morowali sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Tengah, dengan kontribusi mencapai hampir 60%. Karena itu, Beliau mendorong masyarakat Morowali untuk tidak hanya menjadi penonton dalam geliat industri yang berkembang pesat.

“Sudah saatnya masyarakat Morowali menjadi pemain utama dan mengambil peran besar di tanah sendiri,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sorotan Gubernur. Ia berpesan agar pendidikan menjadi prioritas utama bagi seluruh keluarga di Morowali.

“Biarkan nikel habis, tapi jangan biarkan SDM kita habis. Sekolahkan anak-anak kita setinggi mungkin. Jangan ada lagi anak putus sekolah,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Ia pun mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menjaga stabilitas pembangunan di tengah pesatnya pertumbuhan industri. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Tepa Asa Maroso, adat, dan kearifan lokal sebagai fondasi moral masyarakat Morowali.

“Majunya Morowali adalah kunci majunya Sulawesi Tengah. Terus berkarya, jadikan Morowali tangguh dan Morowali juara,” tutupnya.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, selaku inspektur upacara, sementara Zaharuddin Haruza, S.STP bertindak sebagai komandan upacara.

Acara HUT ke-26 turut dihadiri Wamendagri III Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Ketua TP PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Forkopimda, para bupati se-Sulawesi Tengah, tokoh adat, TNI/Polri, camat, kepala desa, serta masyarakat setempat.(*)

biro adpim) editor: zudan

Tiga Gubernur Sulteng Resmikan Masjid Raya Baitul Khairaat
  • Uncategorized

Tiga Gubernur Sulteng Resmikan Masjid Raya Baitul Khairaat

Adm Red. December 5, 2025

Palu, trustsulteng – Masjid Raya Baitul Khairaat Provinsi Sulawesi Tengah resmi berdiri megah setelah diresmikan oleh tiga generasi Gubernur Sulawesi Tengah dalam sebuah prosesi bersejarah, Kamis 4 Desember 2025. Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memimpin langsung rangkaian peresmian, didampingi Gubernur periode 2016–2021 Dr. H. Longki Djanggola, M.Si, dan Gubernur periode 2021–2025 H. Rusdy Mastura. Ustaz H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D turut menyaksikan penandatanganan prasasti.

Suasana penuh haru menyelimuti ribuan jamaah saat ketiga gubernur berdiri bersama di depan masjid, menandai penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang menjadi simbol keteguhan masyarakat Sulteng setelah tragedi 2018. Ustaz Abdul Somad menyebut momen itu sebagai kejadian langka yang mencerminkan kedewasaan politik dan kekuatan persatuan daerah.

“Saya sudah berceramah di banyak tempat, dan baru malam ini saya melihat tiga gubernur hadir bersama dalam satu peresmian masjid. Ini luar biasa,” ujar UAS, disambut takbir dari jamaah.

Dalam sambutannya, Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan bahwa Masjid Raya Baitul Khairaat bukan hanya bangunan, tetapi simbol ikhtiar masyarakat untuk meraih keberkahan sebagaimana janji Allah SWT. Ia mengutip ayat tentang jaminan Allah bagi umat yang memakmurkan rumah-Nya.

“Allah menjanjikan akan menghilangkan rasa lapar dan rasa takut bagi siapa yang menyembah-Nya di rumah-Nya. Malam ini, kita menjemput janji itu,” ucap Anwar.

Ia menekankan bahwa pembangunan masjid senilai Rp375 miliar ini sepenuhnya merupakan hasil kontribusi rakyat melalui pajak daerah. Karena itu, ia menyebut masjid tersebut sebagai milik seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

Anwar juga memberikan apresiasi kepada para pendahulunya. Ia menegaskan bahwa Dr. Longki Djanggola adalah sosok yang menginisiasi kembali pembangunan masjid pascagempa 2018, kemudian diteruskan oleh H. Rusdy Mastura hingga mencapai tahap konstruksi matang.

“Biasanya, kalau pemimpinnya berganti, kebijakan tidak dilanjutkan. Tetapi di sini, pembangunan masjid justru menjadi contoh kesinambungan yang luar biasa,” kata Anwar.

Gubernur juga memastikan bahwa pemerintah daerah mengambil peran penuh dalam pengelolaan masjid agar tetap terawat dan bermanfaat. Ia membuka ruang bagi masyarakat untuk menggunakan fasilitas masjid untuk kegiatan keagamaan termasuk akad nikah, sembari menegaskan bahwa yang terpenting adalah memakmurkan masjid dengan salat lima waktu.

UAS Puji Sikap Sejuk Gubernur Anwar Hafid

Dalam tausiyahnya, UAS tidak hanya menyoroti kebersamaan tiga gubernur, tetapi juga memuji sikap Gubernur Anwar Hafid yang menjaga masjid tetap sebagai ruang persatuan, bukan arena politik.

Ketika menerima sorban dan busana penyambutan berwarna kuning dan hijau, UAS mengaku sempat bertanya apakah Anwar berasal dari partai tertentu. Namun ia mendapat jawaban bahwa tidak ada simbol politik yang dibawa ke masjid.

“Beliau tidak membawa warna partai. Yang dibawa ke masjid adalah La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah. Ini pelajaran besar bagi kita semua,” ujar UAS.

Ia kemudian mengajak jamaah untuk meneladani keteladanan itu dan memastikan masjid yang megah ini benar-benar dimakmurkan. “Masjidnya sudah berdiri. Tugas kita adalah meramaikan dengan shalat berjamaah,” ucapnya.

Peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat menjadi salah satu momen paling bersejarah di Sulawesi Tengah. Selain menjadi ikon baru yang mencatat rekor MURI, masjid ini juga menjadi bukti kuat bahwa kesinambungan kepemimpinan dapat melahirkan karya monumental bagi umat.

Di bawah spirit visi “Berani Berkah”, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa masjid ini siap menjadi pusat syiar Islam, ruang persatuan, dan sumber keberkahan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.(*)

editor: arief

Gubernur Anwar Hafid Sambut ‘Tuan Guru’ Abdul Somad
  • Uncategorized

Gubernur Anwar Hafid Sambut ‘Tuan Guru’ Abdul Somad

Adm Red. December 5, 2025

Palu, trustsulteng – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyambut langsung kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Kamis 4 Desember 2025. Kehadiran dai nasional tersebut disambut hangat oleh Gubernur bersama jajaran pemerintah provinsi.

Kedatangan UAS ke Kota Palu bertujuan untuk mengisi rangkaian acara peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat Provinsi Sulawesi Tengah, sebuah momentum besar yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai wilayah.

Peresmian masjid tersebut juga akan dirangkaikan dengan salat Isya berjamaah sebagai penanda syiar dan kebersamaan umat.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran UAS, seraya berharap momentum peresmian masjid ini dapat semakin memperkuat ukhuwah serta menambah semangat masyarakat dalam memakmurkan rumah-rumah ibadah di Sulawesi Tengah.(*)

biro adpim

Program Pengolahan Sampah Provinsi Sulteng Tetap Prioritas
  • Uncategorized

Program Pengolahan Sampah Provinsi Sulteng Tetap Prioritas

Adm Red. December 5, 2025

Palu, trustsulteng – Sebagaimana amanat RPJMN 2025-2029, Indonesia menargetkan 100% sampah terkelola pada tahun 2029 melalui pengolahan sampah di fasiltas berteknologi ramah lingkungan.

Sementara target capaian nasional pada tahun ini baru mencapai 51,2%, karena itu Sekprov Dra. Novalina, M.M menekankan pentingnya kehadiran dan kolaborasi semua pihak dalam pengelolaan sampah ramah lingkungan demi terpenuhinya target yang ditetapkan.

“Semoga kami mendapat arahan-arahan untuk menyatukan segala sumber daya yang ada untuk mencapai target yang ditetapkan,” ujar Sekprov Novalina mewakili gubernur, pada pertemuan bertema ‘Penguatan Peran Swasta dalam Pengelolaan Sampah Provinsi Sulawesi Tengah’ di Hotel Swissbell, Kamis 4 Desember 2025.

Kegiatan diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan dihadiri sejumlah peserta dari dinas lingkungan hidup, perusahaan pemilik smelter, peleburan logam dan minyak sawit, pelaku usaha pemanfaat plastik daur ulang dan asosiasi daur ulang plastik Indonesia (ADUPI).

Di bagian lain, Sekprov Novalina menuturkan tantangan fiskal yang kembali dialami semua pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026, seiring kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Praktis, sejumlah alokasi dana transfer ke daerah (TKD) dalam postur APBD pemerintah provinsi berkurang drastis.

Walau begitu, sekprov tetap optimis seraya menegaskan komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung keberhasilan program-program pusat dengan kemampuan anggaran saat ini.

Karena itu, pemprov siap membuka ruang-ruang kerjasama dengan dunia usaha dalam mengimplementasi program aksi nyata pengurangan dan penanganan sampah secara kolaboratif.

“Insyaallah, kami berkomitmen dan kalau ada program dari kementerian akan kami laksanakan dengan sepenuh hati,” tegasnya menyatakan efisiensi tak akan menghentikan pembangunan tapi justru pendekatan agar anggaran lebih fokus dan tepat sasaran.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan bersama demi terwujudnya pengelolaan sampah ramah lingkungan, antara lain dengan bank sampah, TPS3R, rumah kompos, maggot BSF, MRF dan lainnya.

“Semoga pengelolaan sampah di Provinsi Sulawesi Tengah berjalan dengan baik dan mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Turut membersamai Sekprov Novalina, Plh Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup Dr. Yayuk Siswiyanti, S.Hut., M.Si, Kadis Lingkungan Hidup Sulteng Dr. Yopie M.I. Patiro, SH., MH dan para fasilitator program kementerian lingkungan hidup.(*)

sumber: biro adpim

Posts pagination

Previous 1 … 22 23 24 25 26 27 28 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.