Palu, trustsulteng – Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah (Sulteng). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua HPA, Ashar Yahya, di Palu, Kamis 16 April 2026.
Dalam keterangannya, Ashar Yahya menegaskan bahwa peran Polri, khususnya Polda Sulteng, sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Ia menyebut, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung aktivitas sosial, keagamaan, dan pembangunan di daerah.
Kami dari Himpunan Pemuda Alkhairaat mendukung penuh Polri dalam menjaga Harkamtibmas di Sulteng agar tetap aman dan kondusif,” ujar Ashar Yahya.
Selain menyampaikan dukungan, Ashar Yahya juga mengucapkan terima kasih kepada Polda Sulteng atas pengamanan yang telah dilakukan dalam pelaksanaan Haul Guru Tua tahun 2026. Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tertib berkat kesiapan aparat keamanan dalam mengawal jalannya acara.
“Terima kasih kepada Polda Sulteng yang telah mengamankan jalannya acara Haul Guru Tua sehingga berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat,” katanya.
Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang dihadiri oleh ribuan jemaah dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengamanan yang maksimal menjadi hal yang krusial untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Ashar Yahya juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Paskah Nasional yang akan digelar di Markas Komando (Mako) Brimob Kabupaten Sigi pada 24 hingga 26 April 2026. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Sulteng.
“HPA mendukung penuh pelaksanaan Paskah Nasional di Mako Brimob Sigi. Ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan lintas agama di Sulteng,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sulawesi Tengah dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, budaya, dan agama yang tinggi. Oleh karena itu, menjaga kerukunan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ashar Yahya juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, harmoni sosial merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan beragama demi terciptanya harkamtibmas yang aman dan damai di Sulteng,” ajaknya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan harus terus diperkuat. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dinilai mampu membantu tugas-tugas kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Selain itu, Ashar Yahya juga mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan toleransi di tengah perbedaan. Ia berharap seluruh kegiatan keagamaan yang akan berlangsung ke depan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti HPA, diharapkan stabilitas keamanan di Sulteng dapat terus terjaga. Hal ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Ke depan, HPA menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. (*)
editor: arief
