Dewi Susana foto: trustsulteng
SOSOK
Di balik senyum ramah dan penampilannya yang selalu anggun, tersimpan semangat besar untuk memberdayakan masyarakat. Itulah sosok Dewi Susana, pendiri sekaligus pimpinan LKP Lumintu Busana, lembaga kursus menjahit yang telah berdiri sejak 21 Oktober 2009 di Jalan Dewi Sartika V Nomor 4, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.
Nama Lumintu, yang diambil dari bahasa Jawa dengan makna mengalir secara alamiah, menjadi filosofi perjalanan lembaga tersebut. Dewi berharap ilmu dan keterampilan yang diberikan kepada para peserta didik dapat mengalir, berkembang, dan memberi manfaat secara berkelanjutan.
Selama lebih dari 15 tahun berkarya, LKP Lumintu Busana telah meluluskan sekitar 200 wirausahawan dan wirausahawati yang kini tersebar di berbagai wilayah Kota Palu. Melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK), lembaga ini membekali generasi muda, khususnya Gen Z, dengan keterampilan menjahit sekaligus pola pikir kewirausahaan agar mampu membangun usaha secara mandiri.

Di luar aktivitasnya sebagai pendidik, Dewi juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan mudah bergaul. Kehadirannya di berbagai kegiatan, termasuk saat bersantai di warung kopi, selalu membawa suasana hangat. Seperti pada momen Car Free Day akhir pekan ini, Dewi tampil anggun dengan senyum khasnya saat menyempatkan diri mampir di Kedai Mobil milik Ria Ismail Simasse. Obrolan ringan yang penuh inspirasi dan canda membuat suasana semakin akrab dan penuh tawa.
Bagi banyak orang, Dewi Susana bukan sekadar pengajar menjahit. Ia adalah sosok ibu yang dengan ketulusan terus merajut harapan, membangun kemandirian, dan melahirkan generasi pelaku usaha yang percaya diri menatap masa depan. (*)
editor: yusrin eLbanna
