Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Ribuan Warga Sigi Apresiasi Gerai Vaksinasi Tribrata Kasih Polda Sulteng. Berikut Lokasi Vaksinasinya
  • Uncategorized

Ribuan Warga Sigi Apresiasi Gerai Vaksinasi Tribrata Kasih Polda Sulteng. Berikut Lokasi Vaksinasinya

Adm Red. December 19, 2021

Sigi-Ribuan warga Sigi-Sulteng, mengapresiasi gerai vaksinsi Tribrata Kasih Polda Sulteng. Bukti apresiasinya dengan hadir melakukan vaksin presisi pencegahan covid19, melibatkan sejumlah instansi teknis Kabupaten Sigi. Turut hadir Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, serta jajaran Polres Sigi  yang berlangsung sehari di sejumlah titik, berpusat di Desa Dombu Kecamatan Marawola Barat, Sabtu 18 Desember 2021.

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, didampingi Kadis Kesehatan dr. Sofyan Mailili, pada kesempatan itu sangat mengapresiasi jajaran Polda Sulawesi Tengah dan Polres Sigi dalam membantu pelaksanaan percepatan Vaksinasi di Kabupaten Sigi, yang  dilaksanakan di Dombu Kecamatan Marawola Barat.

“Pemda sangat terbantu atas kerja sama pelaksanaan vaksinasi tersebut, sehingga dapat mencapai target yang di harapkan serta menekan angka penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Samuel juga menegaskan pada Instansi terkait untuk terus mensosialisasikan ke masyarakat agar jangan takut divaksin.

Lanjutnya, warga tidak perlu khawatir terkait  mobilisasi masyarakat ke tempat vaksinasi kami dari pemda, Polres Sigi serta Polsek Marawola sudah menyiapkan alat transportasi bilamana ada masyarakat yang tidak mempunyai kendaraan saat pelaksanaan vaksinasi berlangsung.

Dir Intelkam Polda Sulteng juga mengatakan, hari ini pihaknya menurunkan langsung  tenaga vaksinator serta tim kesehatan, sebab kegiatan tersebut menargetkan ribuan  orang  warga desa.

Adapun Rangkaian Vaksinasi sebagai berikut:

Warga Desa yang di Vaksin yang datang di tempat gerai vaksin mengambil formulir vaksin dengan menunjukan KTP.

Kemudian Dilakukan Screaning dengan melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan peserta vaksin yang meliputi tensi dan mengukur suhu peserta Vaksinasi.

Kemudian Penyuntikan Vaksin terhadap peserta vaksin.

Usai Penyuntikan kembali di lakukan Observasi untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin.

Serta di lanjutkan dengan Pembagian sembako kepada masyarakat yang melaksanakan vaksin.

Akhirnya telah tercapai Jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak  1500 Dosis jenis Sinovac dan 1000 dosis jenis Pfiser.

“Pada prinsipnya Polri dalam hal ini Polda Sulawesi Tengah dan Polres Sigi siap membantu dalam menekan penurunan Covid-19,” terangnya.

Vaksinasi mengusung Tema “Vaksinasi Presisi Tribrata Kasih Polda Sulteng bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi” turut dihadiri oleh – Wakapolda Sulteng (Brigjen Hery Santoso,S.I.K,M.H) Dir Intelkam Polda Sulteng ( KBP Ronalzie Agus S.I.K). Dir Krimum Polda Sulteng ( KBP Parajohan Simanjuntak) Wadir Intelkam Polda Sulteng ( AKBP Satria Adrie Vibrianto,S.I.K,M.H.)

Kapolres Sigi (Reja A.Simanjuntak) Wakil Bupati Sigi ( Dr. Samuel Yansen Pongi, SE, M.Si) Kasubdit IV Kamneg Polda Sulteng ( Kompol Syafrudin, SE) PS. Kasubid V Kamsus (Kompol Nixon R. Singal S. Sos. M.A.P) Camat Marawola Barat (Daud Dango SH)

Petugas Vaksinator Bhabinkamtibmas Kecamatan Marawola Barat Bhabinsa Kecamatan Marawola Barat. Sementara petugas Vaksinasi dan pengamanan terdiri dari : Personil Bid Dokes Polda Sulteng dan Brimob Polda Sulteng. Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi Provinsi Sulteng, Personil Polres Sigi. Olehnya  kegiatan vaksinasi  Tribrata Kasih Polda Sulteng yang berakhir pada pukul  13.00 wita dalam keadaan aman terkendali.*

editor yusrin

Derita Rakyat Buol Harus Diakhiri
  • Hukum
  • Uncategorized

Derita Rakyat Buol Harus Diakhiri

Adm Red. December 18, 2021

PT. HIP Harus Keluar dari Bumi Pogogul

 

Oleh: Muhammad  Syafei T. Tama

Lebih kurang 24 tahun PT HIP (Hardaya Inti Plantantion) dari Grup CCM (Central Cipta Murdaya) mengeruk kekayaan di Kabupaten Buol. Perusahaan ini datang dengan janji muluk akan membawa kesejahteraan bagi rakyat Buol. Tetapi faktanya, rakyat yang hidup di sekitar industri perkebunan ini hidup dalam kemiskinan yang parah. Kemiskinan yang berbuah derita puluhan tahun lamanya. Kemiskinan yang berlapis-lapis. Buruhnya hidup di barak-barak yang tidak terawat, tanpa jaminan keselamatan yang layak. Imbal jasa tidak sebanding dengan keringat lelah mereka yang telah memberikan kekayaan berlipat ganda kepada pemilik Perusahaan, para direksi, para pimpinan di pabrik, para manajer, para mandor, para karyawan berpakaian dinas. Mereka telah hidup dari perasan keringat rakyat Buol dan transmigran.

Kehidupan petani Plasma Sawit jauh lebih buruk lagi. Bagi hasilnya palsu, aslinya adalah penipuan. Surat Hak atas tanah yang diperoleh dari rakyat dengan iming-iming kesejahteraan, dijaminkan ke Bank. Dana dari Bank dikelola oleh Perusahaan untuk membuka kebun Sawit. Sawah, Cokelat, kelapa dalam, dan tanaman lain milik rakyat ditebas rata tanah, lalu ditanami sawit. Petani Plasma diikat kontrak yang sangat merugikan. Mereka dililit hutang, alias Riba. Dijanji Jadup (jaminan hidup), yang hanya sesekali diberikan selama menunggu tanaman produktif. Petani hanya memperoleh 35 ribu dan paling banyak 70 ribu, yang hanya diperoleh 1 kali dalam setahun. Bahkan ada yang beberapa tahun baru dapat sekali saja.

Fakta di lapangan menjelaskan. Para petani diminta oleh perusahaan membuka rekening untuk menerima bagi hasil dan Jadup. Kepada seribuan lebih petani Plasma dipungut 250 ribu rupiah. Di kemudian hari buku rekening diterima dengan isi hanya 100 ribu rupiah.

Ada Fakta lain yang lebih mengerikan. 7 Koperasi Petani Plasma pada tahun 2020 tiba-tiba ditagih hutang Rp. 1.079.235.663.318 (satu triliun tujuh puluh sembilan miliar dua ratus tiga puluh lima juta enam ratus enam puluh tiga ribu tiga ratus delapan belas rupiah). Bayangkan setelah belasan tahun jadi petani Plasma, rakyat Buol bukannya sejahtera malah berhutang 1,79 triliun rupiah… ini jumlah yang fantastis. Rakyat sudah miskin, tanahnya tergadai, bagi hasil tidak diberikan, punya kebun tanpa hasil, berhutang triliuan rupiah…. Ini Parah-zalim-bejat….!!!

Anda bisa nilai sendiri. Salah satu Koperasi Plasa yang adalah Plasma pertama didaerah ini (tahun 2000), telah melunasi Hutang pada tahun 2015. Catatan lunas itu dibuat sendiri oleh perusahaan dan ditandatangani beberapa direktur. Tiba-tiba pada 22 Oktober tahun 2020 dinyatakan berhutang 300 Miliar rupiah. Anehnya, setelah diprotes dengan aksi protes dan pemalangan jalan ke pabrik, hanya dua bulan kemudian, 24 Desember 2020 hutangnya menjadi 113 Miliar 628 juta sekian (silakan lihat foto di bawah). Ini sungguh-sungguh tragedi, penipuan kelas dewa…!!! Lebih aneh lagi NEGARA MEMBIARKANNYA….!!!

Duhai para Anggota DPRD Buol, apakah anda semua belum mendengar kisah tragis ini…? Kalau pernah mengapa dibiarkan…???

Adalah Petani Plasma yang terhimpun di Koperasi Awal Baru, sejak 2016 kebun mereka, di tanah mereka sudah dipanen oleh perusahaan, tetapi tidak 1 rupiahpun… sekali lagi tidak sepeserpun diterima oleh ribuan petani plasma Awal Baru hingga tahun 2021. Bayangkan 5 tahun petani ditipu oleh perusahaan ini. Ketika Para petani tidak mampu menahan amarahnya lagi. Mereka Panen di kebun sendiri, lalu dijual ke tempat lain. Hasilnya para pimpinan di Penjarakan….!!!

Masih ada lagi….. PT HIP telah memanen Sawit di kurang lebih 5 ribu Hektar di luar HGU. Perusahaan ini telah merampok daerah…! Dari kebun seluas itu, perusahaan ini bisa meraih hasil belasan Triliun selama bertahun-tahun….!!!!

Sekarang mereka hendak mengusulkan HGU baru seluas 10 Hektar, yang di dalamnya terdapat 5 ribu hektar, yang telah mereka rampok selama bertahun-tahun…!!! Mereka hendak melegalkan perampokan. Ini adalah kejahatan yang sungguh melampaui batas….!!! Kabupaten Buol, Bumi Pogogul telah dirampok, ditipu, dan rakyatnya dianiaya…!!!

Barang siapa dihatinya tidak terdapat sama sekali rasa iba terhadap keadaan rakyat Buol, sesungguhnya orang itu telah berbuat zalim segolongan dengan pemilik perusahaan ini…!!! Siapapun yang hidup di Kabupaten Buol, yang tidak tergugah hatinya, tidak terpanggil dirinya untuk menjuangkan nasib rakyat Buol yang dikurung derita, maka sungguh hati mereka telah membantu…!!!

 

Sandiaga Uno Dukung Sulteng Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028
  • Olah Raga

Sandiaga Uno Dukung Sulteng Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

Adm Red. December 18, 2021

Banggai- Gelombang dukungan untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PON) XXII Tahun 2028 terus saja mengalir. Kali ini datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Menurut Ketum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu, diacara malam penganugerahan Golden Award dari Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) di Hotel Sultan Jakarta pada 16 Desember 2021, Sandiga Ugo secara terang-terangan mengungkapkan bahwa dirinya sangat mendukung penuh Sulteng menjadi tuan rumah penyelenggara ajang multy event PON XXII Tahun 2028 mendatang.

Dukungan Sandiaga Uno ini cukup mendasar dan beralasan karena dimatanya Provinsi Sulteng memiliki potensi wisata yang luar biasa. Apalagi dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), selain mengembangkan sport industri, sport science, juga aspek olahraga rekreasi yang saat ini sangat diminati para wisatawan melalui sport turism. “Jadi menurut Sandiaga Uno, ini akan selaras dengan desain besar olahraga nasional yang tidak hanya sekadar melahirkan atlet berprestasi, namun menjadikan wisata olahraga sebagai trand pariwisata baru. Dan Sulteng memiliki potenai wisata yang menjanjikan,”kata Nizar Rahmatu, mengutip pernyataan Sandiaga Uno, Sabtu 18 Desember 2021.

Lain halnya kata Ketum KONI dengan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Menpora menyarankan jika Sulteng benar-benar ingin menjadi tuan rumah PON Tahun 2028, sebaiknya tidak hanya menggandeng Provinsi Gorontalo, alangkah baiknya juga bersama Provinsi Sulawesi Utara sehingga menjadi Sulutteng-GO. “Jika tiga provinsi di Pulau Sulawesi ini sepakat dan menyatu, Insya Allah tuan rumah PON Tahun 2028, berada di wilayah Tengah Indonesia,” cetusnya.

Dengan saran dan masukan ini katanya, akan menjadi trigger bagi KONI Sulteng untuk terus berjuang utamanya mencari dukungan dan saat proses bidding yang rencananya akan dihelat pada bulan Maret-April Tahun 2022.

Nizar menegaskan sebaiknya kita berpikir rasional dan proporsional, karena menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi antar Provinsi ini, tidak bisa hanya bermodalkan semangat, namun yang paling fundamental adalah kesiapan pengangaran. Dengan merangkul Provinsi Sulut, akan semakin memuluskan niat serta langkah menjadikan Sulutteng-GO sebagai tuan rumah PON XXII.

Makanya KONI Sulteng sendiri melalui Team Sembilan dalam pekan ini akan menghadiri Woorkshop di Provinsi Gorontalo. Kemudian dirinya bersama Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura, akan menggagas pertemuan dengan Gubenur Sulut Olly Dondokambey di Bumi Nyiur Melambai Manado.

“Insya Allah dalam waktu dekat, saya bersama bapak Gubernur Rusdy Mastura akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey guna membangun kesepahaman menjadikan Sulutteng-GO sebagai tuan rumah PON,” paparnya.

Sembari membangun komitmen dan kesepahaman dengan Pemprov Sulut, pihaknya juga akan terus melakukan komunikasi dengan KONI-KONI Provinsi lain baik itu, di Pulau Jawa maupun Sumatera maupun Kalimantan, karena bagaimana pun mereka inilah pemilik hak suara, saat proses bidding nanti. “Yah harapan kami dukungan ini tidak hanya lisan, namun secara tertulis, sehingga bisa menjadi dasar dan pegangan kami,” pungkasnya.

 

Penulis : Agus Gerbek.

Nizar Rahmatu Usulkan Sirkuit Tugu Adipura Menjadi sirkuit ATM Adipura
  • Olah Raga

Nizar Rahmatu Usulkan Sirkuit Tugu Adipura Menjadi sirkuit ATM Adipura

Adm Red. December 17, 2021

PALU – Sirkuit balap motor non permanen Adipura yang berada di jalan raya utama Kota Luwuk akan dipermanenkan seperti Sirkuit Formula 1 di Monaco.

Gagasan itu dilontarkan ketua Pengprov IMI Sulteng Adi Nur B Lamakarate alias Anca Lamakarate saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Kejuaraan Balap Motor Banggai Prix di Luwuk, Kamis 16 Desember 2021.

Menurut Anca jalan raya yang dijadikan sirkuit sangat langka di dunia dan itupun hanya ada di Monaco. “Balapan di sirkuit permanen hal yang biasa di balap motor. Saya punya Panggona di Palu, di Sidrap juga ada sirkuit permanen. Tapi sirkuit jalan raya ini sungguh luar biasa seperti sirkuit Adipura ini saya sudah kirimkan ke Sekjend PP IMI dan itu memang sangat bagus,” kata Anca.

Gagasan Anca itu langsung disambut Ketua Umum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu yang hadir pada pembukaan balap motor. Nizar mengusulkan Sirkuti jalan raya dipermanenkan dan dinamakan Sirkuit Jalan Raya Amir Tamoreka Adipura atau disingkat ATM Adipura.

Oleh Race Comentator andalan Sulteng Aco Yarbo, Sirkuit ATM Adipura digaungkan dan bergema ke telinga masyarakat.

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menyanggupi sirkuit ATM Tamoreka akan dipermanenkan. “Insya Allah sirkuit ini kita jadikan sirkuit permanen jalan raya,” kata Amirudin.

editor yusrin/humas koni

Dari Ujung Timur Sulawesi Tengah
  • Uncategorized

Dari Ujung Timur Sulawesi Tengah

Adm Red. December 17, 2021

 

GELIAT SULTENG EMAS LEBIH TERASA

 

Oleh: Natsir Said

Jika merujuk pada jarak yang tertera di aplikasi google maps, jarak tempuh dari pusat ibukota provinsi Sulteng, Palu ke Luwuk, Kabupaten Banggai, tertera angka 591,7 Kilometer. Jarak itu, jika ditempuh lewat jalur darat akan memakan waktu berkisar di angka 11 hingga 12 jam perjalanan.

Dalam beberapa kali penulis mendatangi Luwuk, perjalanan selama itu tidak terlalu melelahkan. Apalagi rute yang ditempuh lebih dominan menyusuri bibir pantai, pemandangan laut, ombak yang menerjang pantai berpasir putih disertai angin sejuk, seolah ‘menarik paksa’ kita untuk larut dalam perenungan, bahwa Tuhan adalah kekuatan Maha Dahsyat yang telah mengatur setiap detil semua ini, sedemikian rupa dengan teramat sempurna.

Di ujung paling Timur Sulawesi Tengah inilah, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IX tahun 2022 akan digelar. Ditetapkannya Luwuk, Kabupaten Banggai sebagai tuan rumah Porprov penuh dinamika. Awalnya, dalam proses bidding (lelang) bulan Maret 2020, Kabupaten Buol terpilih sebagai tuan rumah. Namun karena hingga memasuki akhir tahun 2021 dan jadwal Porprov 2022 makin dekat, sementara Kabupaten Buol tak juga menampakkan kesiapannya, bahkan penganggaran dalam APBD 2022 tidak mengalokasikan dana untuk kegiatan Poprov, maka Gubernur Sulteng mencabut Surat Keputusan yang mengesahkan Buol sebagai tuan rumah.

Batalnya Buol sebagai tuan rumah sempat jadi polemik. Aksi massa dan gejolak sempat terjadi di Kabupaten Buol. Tulisan ini tidak hendak mengulas soal itu, sebab ada aroma politik juga tercium. Namun yang pasti, berdasar pada proposal penawaran diri tuan rumah Porprov IX 2022 dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura kemudian menetapkan Banggai sebagai tuan rumah.

Mengurus olahraga, seperti nelayan yang terjebak dalam upaya mengurai tali kail yang kusut, sementara ikan sedang bergerombol di bawah menunggu umpan. Semakin tak sabar mengurusnya, tali kail tak kunjung terurai atau bahkan tambah kusut. Dibutuhkan kesabaran penuh dan ketelitian. Penulis yang baru saja terlibat aktif dalam kepengurusan KONI Sulteng periode 2021-2025 merasakan betul bahwa kunci kesuksesan prestasi olahraga adalah kesabaran, ketelitian dan komitmen. Di bawah kepemimpinan Nizar Rahmatu, geliat itu mulai menyata. Gerak cepat dan strategis satu demi satu mulai bergulir. Dalam hitungan tidak lebih dari 3 bulan penggemblengan atlit, berdampak positif pada raihan medali atlit Sulteng di ajang PON Papua yang keluar dari budaya urutan ke-30-an. Selain itu, beberapa Cabang Olahraga (Cabor) pun mulai kembali bergairah.

Kembali ke soal Luwuk, Kabupaten Banggai, siang tadi, Jumat (17/12), Ikatan Motor Indonesia gelar road race di sirkuit Tugu Adipura. Bupati Banggai Amirudin Tamureka yang membuka kegiatan itu berjanji akan menetapkan sirkuit yang ada di tengah kota dan jadi jalur umum itu sebagai sirkuit tetap kegiatan-kegiatan race. Dari sambutannya, penulis merasakan ada gairah besar kini dimiliki para kepala daerah, terutama Bupati Kabupaten Banggai ini. Di tingkat provinsi, tak usahlah kita bertanya seberapa besar keinginan Gubernur Rusdy Mastura dalam bidang olahraga. Sebab seperti kita tau bersama, Rusdy Mastura adalah salah satu legenda hidup sepakbola. Kemungkinan, bertemunya dua keinginan kuat, Gubernur dengan program Sulteng Emas yang menetapkan Kabupaten Banggai sebagai tuan rumah Porprov serta gairah olahraga Bupati Kabupaten Banggai, kelak akan jadi motor penggerak bagi daerah lain untuk segera bangkit bersama memajukan olahraga di Sulteng. Paling tidak, kampanye-kampanye olahraga juga dapat mengetuk kesadaran semua pihak, bahwa mengurus olahraga harus didukung seluruh elemen, tidak hanya dibebankan pada lembaga KONI sebagai single fighter yang ada di front sendiri. Ibarat pendekar Thong Taisu dalam serial Kho Ping Hoo, kesaktiannya tiada tanding, namun karena bergerak dan berjuang sendiri justeru perlahan membikin hidupnya terasing hingga menua.

Olahraga adalah medan perang. Ia harus dilakoni dengan kesungguhan semua pihak, sebab selain menjadi salah satu alat ukur sehatnya sebuah bangsa, olahraga juga pada akhirnya akan jadi cermin budaya pada generasi setelah kita, puluhan bahkan ratusan tahun setelah kita berakhir dan menitipkan kehidupan ini pada anak cucu kelak.

Dari bumi Tompotika, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulteng Emas dan harapan olahraga jaya menyeruak.

*penulis adalah Pengurus KONI Sulteng Bidang Hukum

Audiensi Dengan Mentri, Gubernur Cudy Bicara Penyelesaian PETI Dongidongi
  • Pemerintah

Audiensi Dengan Mentri, Gubernur Cudy Bicara Penyelesaian PETI Dongidongi

Adm Red. December 17, 2021

Jakarta-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, melakukan audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Si, di Kantor Kementrian LH dan Kehutanan RI, Jumat 17 Desember 2021.

Gubernur Cudy, didampingi Kadis Kehuatan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr.  Nahardi, MM, dan Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan HAM, Ridha Saleh.

Salah satu poin pembicaraan sekaligus permintaan Gubernur Cudy adalah penyelesaian tambang rakyat ilegal (PETI) di wilayah Taman Nasional Lore Lindu di Dongi-dongi.

Dan materi penting lainnya yang dibicarakan Gubernur dan Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah untuk meminta dukungan Menteri LH dan Kehutanan dari segi regulasi dalam percepatan pembangunan  Sulawesi Tengah, khususnya untuk mempersiapkan wilayah Sulteng, sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara Baru.

Berikut beberapa agenda yang di konsultasikan:

1. Rencanan Pembangunan Food Estate di wilayah Donggala dan sigi sebagai kebutuhan dan penyangga pangan di Ibu Kota Negara.

2. Percepatan Perhutanan sosial, maksimalisasi dan pemanfaatan lahan perhutanan sosial, bantuan permodalan serta off takers

3. Agroforestry dan rehabilitasi hutan mangrove di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah

4. Penyelesaian tambang rakyat (PETI) di wilayah Taman Nasional Lore Lindu di Dongi-dongi

5. Kuota sisa tebangan ebony untuk dimanfaatkan bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menteri LH dan Kehutanan akan memberikan dukungan untuk percepatan pembangunan Sulawesi Tengah yang selaras dan ramah terhadap lingkungan hidup. Sulteng, memiliki SDA yang sangat besar sehingga harus lebih dimaksimalkan untuk kesejahtraan masyarakat.

editor yusrin/adpim

Omicron Masuk Indonesia, Gubernur Cudy; Jangan Panik..!!
  • Pemerintah

Omicron Masuk Indonesia, Gubernur Cudy; Jangan Panik..!!

Adm Red. December 17, 2021

PALU-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, melalui juru bicara Pusdatina Covid19, menyampaikan agar masyarakat tidak panik dengan masuknya varian Omicron di Indonesia. Tetapi terus melaksanakan Protokol Kesehatan. Juumat, 17 Desember 2021.

Setelah Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi resmi mengumumkan bahwa varian vrus Covid -19 Sudah masuk ke Indonesia. Kemenkes tadi malam mendeteksi ada seorang pasien N terkonfirmasi omicron pada tanggal 15 Desember 2021.

Melihat kondisi ini bahwa ancaman Covid -19 dengan munculnya varian – varian baru masih sangat serius. Tetapi diharapkan masyarakat jangan panik.  Masyarakat harus terus mematuhi Protkes yang sangat ketat dan terus menjaga kesehatan dan mengurangi untuk bepergian untuk sementara waktu. Tetapi kalau harus terpaksa bepergian keluar daerah, mematuhi Protkes yang sangat ketat.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura terus mencermati dan memperhatikan setiap waktu proses perkembangan penanganan Covid -19 secara nasional. Dan di Provinsi Sulawesi Tengah dan selanjutnya akan mengambil langkah strategis untuk memberikan perlindungan kesehatan masyarakat dari penularan Covid-19. Gubernur meminta agar masyarakat mematuhi dan mentaati seluruh kebijakan pemerintah agar pengendalian penularan Covid -19 dapat berjalan baik dan tidak terjadi adanya penularan covid kepada masyarakat.

Untuk diketahui, varian Covid-19 Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli corona dan varian Delta dalam 24 jam. Varian Omicron terdeteksi akhir November di Afrika Selatan (Afsel). Adapun omicron dicirikan sebagai penyakit bergejala ringan. *

editor yusrin/biro adpim

Gubernur Sulteng dan Bupati Banggai Terima Golden Award Siwo PWI Pusat 2021
  • Uncategorized

Gubernur Sulteng dan Bupati Banggai Terima Golden Award Siwo PWI Pusat 2021

Adm Red. December 17, 2021

JAKARTA – Seksi wartawan olahraga (Siwo) PWI memang seksi. Presiden Joko Widodo pun menitip pesan lewat Kemenpora. Hal itu disampaikan Menpora Zainudin Amali dalam Golden Award IV Malam Anugerah Olahraga Siwo PWI 2021 di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (17/12).

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, penerima Golden Award Siwo PWI 2021, kategori Darma Bakti Olahraga.

“Saya hadir selain sendiri (Menpora) juga ada petugasan. Siwo PWI Pusat mengundang Presiden (Joko Widodo). Beliau menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf tidak bisa hadir langsung karena padatnya agenda kepemerintahan. Jadi saya dan Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga mewakili Beliau,” kata Menpora Zainudin Amali.

Menurut Menpora Amali, tradisi Golden Award ini sangat bagus. Pemerintah mengapresiasi kepada Siwo yang memberi perhatian kepada para atlet, pelatih, pembina, praktisi serta stake holder lainnya.

“Pemerintah mengaprisiasi usaha dari PWI dan Siwo yang terus menerus memberikan perhatian kepada insan olahraga, meski di tengah pandemi. Tahun depan acara ini harus terus diadakan lagi. Kami siap berkolabosari dengan Siwo PWI apa dan memfasilitasi untuk kesuksesan acara ini,” ujar Menpora Amali.

Sementara itu Gungde Ariwangsa, Ketua Siwo PWI Pusat mengatakan ikut bangga dan bahagia bisa memberikan penghargaan kepada para pahlawan olahraga. “Mereka telah menunjukkan kebangkitan bukan hanya prestasi olahraga tapi juga motor kehidupan ekonomi Indonesia,” ujar Ariwangsa.

Lebih lanjut dikatakan disini menyatunya para wartawan dengan insan olahraga. Menyatunya olahraga dengan pariwisata. “Semoga kedepan dari acara ini akan memberi kebangkitan pada olahraga dan pariwisata kita,” imbuh wartawan olahraga senior itu.

“Kenapa kami beri nama Golden Awards. Karena inilah anugerah emas. Anugerah untuk mereka yang berprestasi emas untuk bangsa ini,” tandasnya.

Lifter Eko Yuli Irawan dan ganda putri peraih emas Olimpiade Tokyo Greysia Polii/Apriyani Rahayu dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Putra dan Putri Golden Award IV Tahun 2021.

“Terima kasih, penghargaan ini tentu sangat bergengsi dan membanggakan buat saya. Semoga Siwo juga terus berjaya dalam memberika apresiasi yang tak pernah putus kepada atlet berprestasi,” ujar Eko Yuli.

Sementara itu, lifetime achievement diberikan kepada Alex Harijanto dan Alm. Dr. (HC) Ir. Ciputra. Alex Harijanto merupakan pelatih Timnas Taekwondo yang mengantarkan Indonesia ke Olimpiade Barcelona 1992. Pada laga eksibisi itu, taekwondoin Indonesia berhasil membawa tiga medali perak dan satu perunggu.

“Sepanjang hidup saya di olahraga, ini kali pertama saya mendapat penghargaan. Terima kasih kepada Siwo PWI Pusat yang telah memberikan apresiasi. Semoga dengan penghargaan ini makin memotivasi saya untuk membangkitkan olahraga taekwondo di Indonesia,” kata Master Alex Harijanto.

Sementara Ciputra adalah pendiri klub bulu tangkis Jaya Raya. Kemudian untuk kategori Darma Bakti Olahraga diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdi Mastura, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M. Kes, dan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka.*

editor yusrin/biro adpim

Resmi Tuan Rumah Porprop IX, KONI Banggai Gelar Workshop dan Tinjau Venue
  • Uncategorized

Resmi Tuan Rumah Porprop IX, KONI Banggai Gelar Workshop dan Tinjau Venue

Adm Red. December 17, 2021

Luwuk- Setelah dinobatkan sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Sulteng Tahun 2022, KONI Kabupaten Banggai langsung tancap gas. Salah satunya akan menggelar workshop yang rencana Desember 2021 sekira pukul 19.00 Wita di Sekretariat KONI Banggai.

Sekum KONI Provinsi Sulteng Husin Alwi, Bendum Andi B Lamakarate, Wakl Ketua Helmy Umar, Direktur Eksekutif Warsita serta Kabid Umum KONI Sulteng Rahman T Mayang yang saat ini telah berada di Kota Luwuk mengunjungi sejumalah Venue, didampingi Wakil Ketua KONIbBanggai Sofyan Mang Wakil Sekum KONI Banggai Sugiarto Janun, guna memastikan kesiapan Banggai sebagai penyelenggara event olahraga bergengsi empat tahunan di Bumi Sulteng.

Venue-venue yang ditinjau pada Jumat 17 Desember 2021 diantaranya, Pencak Silat, Tenes Lapangan, Bola Basket, Futsal, Atletik, Volly Pasir, Sepak Bola, Bulu Tangkis, Karate, Taekwondo dan Biliar serta sejumlah venue lainnya.

Ketum KONI Sulteng M Nizar Rahmatu sendiri, hari ini juga terbang dari Jakarta bersama Bupati Banggai H Amirudin Tamoreka usai menerima penghargaan Golden Award dari Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) bersama Gubernur Sulteng Rusdy Mastura.

Kehadiran Nizar Rahmatu di Bumi Tompotika, selain akan menyerahkan Surat Keputusan Gubernur Sulteng perihal penetapan Banggai sebagai tuan rumah PORPROV IX Tahun 2022, juga menghadiri kegiatan Woorkshop dan pembukaan kejuaraan balap motor, Banggai Cup Prix 2021.

Menurut Direktur Eksekutif KONI Sulteng Warsita, pihaknya ingin memastikan kesiapan Banggai sebagai tuan rumah PORPROV. Makanya, selain mengunjungi dan meninjau langsung kesiapan Venue, diacara woorkshop, KONI Sulteng ingin memastikan berapa sesungguhnya cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan serta berapa disiplin cabor yang disiapkan. Kemudian sejauhmana kesiapan tenaga analisis penyelenggara serta yang paling mendasar, ketersediaan anggaran dengan tetap berpedoman pada Pedoman Organisasi (PO) yang lahir dari Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sulteng pada November 2021 lalu.

“Jadi hal-hal ini yang akan dibahas termasuk diputuskan melalui Woorkshop KONI Banggai malam nanti,” pungkasnya.

 

Penulis : Agus Gerbek.

Gubernur Cudy Resmi Buka Piala Soeratin Cup U-17
  • Uncategorized

Gubernur Cudy Resmi Buka Piala Soeratin Cup U-17

Adm Red. December 16, 2021

PALU-Gubernur Rusdy Mastura resmi buka piala Soeratin U-17 2021. Yang berlangsung di Lapangan Faqih Rasyid, Kamis sore 15 Desember 2021.

Tendangan bola Gubernur Cudy penanda dimulainya pertandingan. Cudy berharap kompetisi yang diikuti usia 17 tahun ke bawah guna memberikan ruang kepada talenta-talenta anak muda Sulteng untuk mengukir prestasi .

“Kompetisi ini merupakan arena untuk menyeleksi tim terbaik yang mewakili Sulawesi Tengah pada kejuaraan nasional,” pesannya.

Ketua Asosiasi PSSI Sulteng, Kasmudin Kasim mengucapkan terima kasih kesediaan waktu Gubernur Rusdy Mastura bisa hadir membuka Resmi Pelaksanaan Kompetisi PSSI Soeratin U-17 2021.

Lanjut Kasmudin, kompetisi Soeratin usia 17 akan diikuti 8 Klub anggota Asprov PSSI Se-Sulawesi Tengah.

“Kompetisi Liga 3 Asprov PSSI dilaksanakan atas dasar Surat Edaran PSSI Nomor 5244/PGD/542/1X-2021 tanggal 20 September 2021. Dan akan di ikuti klub resmi dan calon anggota klub yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Statuta PSSI,” urainya.

Turut hadir menyaksikan pembukaan turnamen pengurus KONI Sulteng. Ada Sekum Husin Alwi, Ketua Harian Edison Ardiles dan pengurus KONI lainnya.

Kasmudin berharap kompetisi berjalan dalam keadaan tertib, aman karena berkat dukungan dari  semua pihak.

“Dan kepada para pemain kami berpesan marih kita perlihatkan teknik permainan yang baik. Junjung tinggi azas fair play dan nilai-nilai sportifitas sebagai rohnya sepakbola,” pintanya.

Asaz fair play sangat membutuhkan sportifitas yang dapat dan mampu menerima kekalahan atau kelemahan serta kesalahan sendiri dan pada saat bersamaan mengakui kelebihan orang lain, atau tim lawan .

“Hal ini penting untuk menghindari sikap tindakan brutal perkelahian dan kerusuhan. Sportifitas yang tinggi akan menciptakan iklim yang kondusif sebagai prasyarat dalam pencapaian citra persepakbolaan,” pungkasnya.

editor yusrin

 

Posts pagination

Previous 1 … 221 222 223 224 225 226 227 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.