Skip to content
TrustSulteng

TrustSulteng

Berita Aktual Sulteng

  • About
  • Blog
  • Contact
  • Kolom Rubrik
  • Pin Posts
  • Tentang Kami
Trust TVChanel
Laga Tanding Sepak Takraw Tim Putri PON Kandaskan Arepa Pantoloan
  • Olah Raga

Laga Tanding Sepak Takraw Tim Putri PON Kandaskan Arepa Pantoloan

Adm Red. August 28, 2021

Palu- Untuk menjejal kemampuan Tim Sepak Takraw Putri jelang evin empat tahunan terakbar, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Bumi Cendrawasih Papua pada Bulan Oktober mendatang, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulteng menggelar laga tanding melawan Tim-tim Putra senior yang dikemas dalam pertandingan antar club se Kota Palu.
Pertandingan yang dibagi dalam dua pool ini diikuti sembilan club sepak takraw putra yang rata-rata memiliki jam terbang. Bahkan ada beberapa mantan pemain sepak takraw Sulteng.
” Dari hasil uji tanding ini akan dilakukan evaluasi guna meningkatkan motivasi, strategi dan semangat juang Tim Putri saat berlaga di PON nanti,” kata Pelatih Tim Putri PON, Sandrina saat ditemui di GOR Siranindi Palu, Sabtu 28 Agustus 2021.

Meski dalam sparing partner kali ini, Tim Putri yang diperkuat Nur Ismi Chikita (Tekong), Mauren (Apit Kanan) dan Monic ( Apit Kiri) mampu mengkandaskan Tim Putra Arepa Pantoloan dengan rubber set,
22- 23, 21-17 dan 21-16, tetap tidak membuat Srikandi Sulteng ini jumawa dan berpuas diri, karena menurut Sandrina masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti misalkan pengumpan masih goyang serta pengendalian diri masih perlu dimatangkan.
” Kekurangan-kekurangan ini yang akan kami benahi dan matangkan, sebab di PON nanti, kita akan berhadan dengan tim-tim tangguh dan berpengalaman,” tandasnya.

Ia juga menilai kemampuan Mauren selain berhasil melayangkan smash-smash kedeng yang mematikan, ia juga terlihat sigap saat memblok smash samping Eko dari Tim Arepa Pantoloan. Ini modal buat kami. Belum lagi kemampuan dan pengalaman mantan atlet Asean Games Chikita selaku tekong yang matang membaca titik kelemahan lawan.
” Tentunya dengan melakoni laga ujicoba ini, sedikit banyak telah mengetahui kekuatan yang akan dihadapi di PON nanti, sekaligus sebagai evaluasi untuk memperbaiki setiap kekurangan ataupun kelemahan yang masih terlihat,” pungkasnya

Sementara Ketua Pengrov PSTI Sulteng Bartholomeus Tandigala mengungkapkan setelah melihat laga tanding Chikita, Cs dirinya semakin optimis Tim Putri bisa menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sulteng di PON Papua nanti.
Hal ini didasarkan setelah melihat progres kemampuan para atlet sepak takraw puteri yang terus menunjukan peningkatan yang cukup baik.
“Dalam beberapa kali uji coba tim putri sudah menampilkan performa dan kemampuan yang baik. Ini juga karena di arsiteki pelatih nasioan Sandrina, dan rata-rata telah memiliki pengalaman serta jam terbang.
Meski demikian dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sulteng sangat dibutuhkan bagi kemudahan kontingen Sulteng.
“Dukungan dan doa tulus dari semua elemen akan berefek positif bagi perjuangan para atlet untuk prestasi gemilang di PON XX Papua 2021,” tandasnya.

Penulis : Agus Manggona

Gempa dan Kekuasaan, Sebuah Renungan
  • Masyarakat
  • Uncategorized

Gempa dan Kekuasaan, Sebuah Renungan

Adm Red. August 28, 2021

Oleh: H. Sofyan Farid Lembah SH. M.Hum

Kamis pagi jelang tengah hari, kota Ampana diguncang gempa tektonik yang terasa sangat hingga ke kota Poso. Rapat koordinasi dengan Pimpinan BAWASLU kabupaten Poso langsung jedah. Dan kami berhamburan keluar ke halaman. Mobil diparkiran bergoyang cukup lama. Ini menandakan gempa cukup kuat dan lama berayun.
Trauma gempa terus membayangi pikiran. Usai rapat koordinasi, saya putuskan mengakhiri monitoring untuk kembali ke Palu. Apa sebab? Besok hari Jum’at. Saat semua harus kembali berkumpul bersama dengan keluarga. Gempa 28.9.19, Pasigala masih terbayang. Hari itu hari Jum’at.
Jujur, gempa sedikit banyak mempengaruhi perilaku. Hidup tak boleh sombong dan menyimpang terlebih bila ada kekuasaan digenggam. Lord Acton telah mengingatkan dalam sejarah terkadang manusia sering menyalahgunakan kekuasaan. Bahasanya, Power tends to Corrupt. Beliau mencontohkan, bahasa sombong Louis XIV, L’etat Ces Moi.

NEGARA ADALAH SAYA. Bahkan yang paling ekstrim Namrudz dan Fir’aun menisbatkan dirinya dengan kekuasaan yang dimiliki bukan hanya sebagai Raja tapi juga sebagai Tuhan yang harus disembah. Aku bisa menghidupkan dan juga mematikan siapa saja. Sejarah mencatat akhir hidup mereka berakhir tragis.

Selepas Jum’at, duduk bersama minum kopi pahit panas. Harapan sambil menyantap kue Tetu begitu sedapnya. Kue Tetu? Iya, kue khas cita rasa manis bersantan dalam kemasan daun pandan seperti bentuk perahu. Membayangkan seperti tak ada kue Tetu di lembah Palu ini yang selezat racikan orang Tavaili. Hmm lezzatto!!!

Bila habis tiga buah maka yang ke empat biasa kami teriakan Vose!! Persis seperti orang bersemangat mendayung perahu. Almarhum Hasan Bahasoan budayawan Tanah Kaili mengabadikan sebuah lagu berjudul Vose Sakaya yang sangat melegenda. Beliau tak tahu bila kemudian lagunya itu menginspirasi konfigurasi politik kekuasaan. Vose Sakaya!!!, Siapa tidak bersama dalam Sakaya, Selamat Jalan.

Alhamdulillah, kopi panas sore itu menyadarkan sebaiknya tak boleh sombong mengatakan saya yang berhak mengatur semua. Sesungguhnya Allah Maha Mengatur.
Sore itu pula menyadarkan bagaimana sepantasnya berperilaku menaikkan iman dan imun sekaligus. Perilaku yang bisa melindungi orang banyak bukan membahayakan khalayak. Allah Maha Melindungi.
Sore itu menyadarkan pula bahwa kekuasaan itu tak kekal punya batas waktu dan dia bisa berakhir sewaktu waktu. Kapan saja bergantung kehendak pemilik kekuasaan sejati. Allah Maha Berkehendak.
Mendatangi orang-orang bijak dan ulama sejati sangatlah penting. Mendengarkan nasehat dan meminta fatwa mereka akan melapangkan jalan kekuasaan pada fitrahnya. Jangan sampai ajal menjemput karena sesungguhnya kematian itu adalah nasehat terbaik.
Kabonena Palu, 27 Agustus 2021

50 Miliar APBD Tolitoli di Refocusing
  • Pemerintah
  • Uncategorized

50 Miliar APBD Tolitoli di Refocusing

Adm Red. August 27, 2021

Tolitoli – Untuk penanganan pandemic Covid – 19, sebanyak 50 miliar lebih atau 15 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021, pada pos belanja Dana Alokasi Umum (DAU) akan di refocusing, sudah termasuk menutupi pengurangan transferan DAU dari Pemerintah Pusat. “Kebijakan dari Pemerintah Pusat, kita dibebani refocusing sebesar 15 persen atau 54 miliar Dana Alokasi Umum (DAU), sudah dengan menutupi pengurangan transferan DAU sebesar 20 miliyar,” Kata Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Tolitoli, Najarudin Lanta.

Pelaksanaan refocusing atau penyesuaian anggaran, kata Najarudin Lanta wajib dilaksanakan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena jika sampai dead line yang diberikan dari Pemerintah Pusat yakni pada 2 September 2021, Pemda belum melakukan refocusing akan berdampak pada keterlambatan transferan dana dari pusat.

“Kita diberikan dead line sampai 2 September, dan kami sudah sampaika ke semua OPD untuk melaporkan hasil refocusing pada 27 Agusutus, karena kalau terlambat di laporkan, akan berdampak pada keterlambatan transferan di semua belanja termasuk Dana Alokasi Khusu DAK) dari Pusat,” jelasnya.

Anggaran refocusing yang di usulkan, kata Najarudin Lanta telah dimelalui reviu Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Tolitoli.” Iya, anggarannya sudah di reviu APIP,” pungkasnya.

Ia menjelaskan ada tiga point sehinggah dilakukan refocusing atau penyesuaian anggaran, yakni pertama untuk memperlancar dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi, kemudian yang kedua untuk pemulihan ekonomi kepada masyarakat akibat dampak Covid -19, dan yang terakhir untuk pemvayaran insentif tenaga medis.

Penulis: Rahmadi

Editor: Agus Manggona

Pajero Indonesia One Chapter Berbagi. Begini Penjelasan Ketua Samsurijal Labatjo
  • Organisasi

Pajero Indonesia One Chapter Berbagi. Begini Penjelasan Ketua Samsurijal Labatjo

Adm Red. August 27, 2021

Palu-Komunitas Pajero Indonesia One Chapter Tadulako Kota Palu kembali berbagi kebahagiaan. Mereka menamakan kegiatan bakti sosial (bansos) jumat berkah. Kali ini komunitas mobil mitsubishi berbagi di dua tempat. Satu di Panti Jompo Alkautsar Jalan Pue Bogo Palu, dan satunya lagi di Panti Asuhan Almuhajirin Palu Barat. Mereka berbagi sebelum masuk waktu shalat jumat. Demikian disampaikan Ketua Pajero Indonesia One Chaptet Tadulako, Samsurijal Labatjo, di Palu, Jumat (27/8).

“Kali ini kami berbagi jumat berkah di panti asuhan. Panti Jompo dan panti asuhan anak yatim piatu di wilayah Palu Barat,” kata Ijal, panggilan akrabnya Samsurijal.

Adapun jenis bantuan yang dibagikan tim komunitas pajero sport masih kebutuhan bahan pokok, seperti beras, susu kaleng, minyak goreng dan lainnya. Ada juga kebutuhan dan perlengkapan mandi, seperti sabun, shampo, pasta gigi dan lainnya. “Pokoknya kebutuhan sehari hari yang sangat mendasar  saat ini diperlukan. Dan bisa langsung dipakai dan dinikmati,” ujar Ijal, yang sekaligus Ketua Tim Kerja Berbagi Kota Palu.

Terkait dengan kegiatan komunitas mitsubisi pajero ini, banyak warga mengapresiasinya. Sekaligus berterima kasih. Sebab disituasi pandemi covid19, yang serba dibatasi aktivitas, sangat sulit memenuhi kebutuhan sehari hari.

Dan itulah yang mendasari setiap jumat, Komunitas Pajero Indonesia One Chapter Tadulako untuk berbagi kesesama orang atau tempat yang benar-benar membutuhkan.

Sebagaimana diketahui kata Ijal, komunitas ini tersebar di seluruh wilayah nusantara di 32 Chapter yang kurang lebih 2.500 anggota. “Tujuannya untuk mengembangkan potensi anggota dibidang otomotif, bersinergi memberikan nilai tambah sesama rekan dan anggota serta mewujudkan kepedulian sesama dan lingkungan hidup,” urainya.

Penulis: Yusrin L. Banna

 

Poso, Kota Pemilik Dua Mall
  • Masyarakat

Poso, Kota Pemilik Dua Mall

Adm Red. August 26, 2021

Oleh H. Sofyan Farid Lembah SH. M.Hum

Hujan deras mengguyur bumi Sintuvu Maroso sejak memasuki kawasan desa Kalora yang sepi hingga mendekati pintu gerbang kota. Melewati Moengko disebelah kanannya suasana berubah hingga terlihat Mall terang benderang dengan cahaya lampu meski tak nampak banyak pengunjung malam itu. Harap maklum, Mall ini memang dibangun bukan untuk investasi meraup untung semata. Pengusaha gila saja yang membangun mall saat kota itu habis tercabik cabik konflik SARA yang berkepanjangan. Masih teringat, Puang Yusuf Kalla saat meresmikan Mall tersebut menyatakan bahwa sarana ini dibangun sebagai tanda, sebagai pesan bahwa kota Poso sudah aman dan ekonomi sudah pulih kembali.

Jadi jelas, bila pengusaha Mall merugi itu sudah memang resiko. Diplomasi ala Kallanomic atau apa sebutan lain yang lebih tepat itu jadi design adaptif penanganan pasca konflik. Yang jelas, Poso punya mall. Hanya kota Palu ibukota Provinsi Sulteng yang bisa menyamainya. Kabupaten lain tisak.
Waktu berjalan, bupatipun berganti dari Muin Pusadan hingga Darmin Sigilipu yang menggantikan Piet Inkiriwang. Dalam proses itu, terbangun lagi satu mall yang berbeda jauh dengan mall sebelumnya. Mall ini bukan sebagai pusat sarana perbelanjaan masyarakat dan juga bukan pusat hiburan. Tak ada bioskop Twenty One. Tak ada gedung bermandikan cahaya terang. Akan tetapi mall ini dibangun sebagai pintu gerbang investasi kabupaten Poso. Namanya adalah Mall Pelayanan Publik atau dikenal sebagai Mall PTSP. Disana dikelola manajemen perijinan yang diharapkan memberi kemudahan siapa saja yang ingin berinvestasi dan mengadu nasib berusaha lewat pelayanan satu atap. Ada sejuta harapan dititipkan di Mall itu oleh penggagasnya. Salah satunya adalah tidak lagi diperhadapkan berbelit belitnya pengurusan perijinan yang juga jauh dari tindak maladministrasi dan tindak korupsi. Sekali lagi, masyarakat Poso boleh berbangga. Mall ini tidak dipunyai oleh kabupaten lain, bahkan kota Palu sekalipun. Lawannya adalah Mall Pelayanan Publik milik Pemerintah Provinsi di jalan Teuku Cik di Tiro samping warung Coto Makassar yang sedang viral.

Kepemilikan 2 Mall ini memang unik. Bagaimana bisa kabupaten yg masih setengah pulih pasca Konflik bisa membuat semua itu?
Rahasianya ada dihati dan visi masyarakat dan pemimpinnya. Mereka masih memegang teguh yang namanya Kita Sei Sakompo. Itu bahasa sederhananya adalah Cinta. Cinta yang diwujudkan masyarakat Poso yang kembali membangun kerukunan dan kasih sayang antar multi etnis dan multi agama pasca konflik. Petani tetap menanam Nilam, Nelayan tetap melaut, Pasar tradisional tetap ramai dengan transaksi jual beli, terutama penjual ikan Fufu cakalang yang legend itu. Jangankan manusia, belut atau sidat tetap kembali ke danau Poso setelah perjalanan panjang selama hidupnya di teluk Tomini untuk berkembang biak. Itu semua demi cinta pada kabupaten ini. The Struggle for live.

Alkisah seorang putri dari trah Inkiriwang, Verna Gladis setelah 2 periode menjadi wakil rakyat di DPR RI kembali datang dan dipilih menjadi bupati termuda bersama anak muda Yasin dari trah Mangun, Kabosenya Lawanga. Terpilihnya Verna mengingatkan saya soal 3 Pemimpin Perempuan di Sulteng yang pernah tercatat dalam sejarah pada buku The Woman in Power 1800-1900 yang direvisi oleh J.Johnson Lewis sebagai perempuan kuat dizamannya, yakni RoE Magau Tojo, Magau Yahasia Labulembah di Sigi dan Magau Sigi,Nto Dei adik Karanja Lembah. Verna di era pemerintahan milenial kembali membuka lembaran sejarah baru sebagai Perempuan pertama menjadi Kepala Daerah di Sulawesi Tengah. Putri Poso bukan putri dari kabupaten lainnya. Usai sudah kontestasi pemilihan kepala daerah.

Harapan kini ada di pundak duet mereka. Program Desa Maju menggulir mencoba mensejahterakan masyarakat seklgs menuju pada pemerintahan yang efektif . Tentunya kita semua menunggu, inovasi pembangunan dan legacy yang mereka tinggalkan.
Bila di kepolisian kita pernah mendengar orang orang hebat dari Poso seperti Bahroddin Haiti, Aridono juga Tito Karnavian yang menjadi bintang bertebaran di Indonesia maka tentu Perempuan trah Inkiriwang ini kelak bisa menjadi kebanggaan bukan hanya bagi kabupaten Poso tapi bagi masyarakat Indonesia umumnya.

Optimisme yang sama ketika Wongso Lembah Talasa ikut mewarnai pendirian kabupaten dan juga doa para santri di Ponpes Modern Gontor di Poso Pesisir yang selalu menjaga keberkahan bumi pemilik dua Mall ini.
Saya bangga pernah menjadi Deklarator Malino dan kini sedikit membantu lewat tangan sebagai Ombudsman untuk Poso tercintaku.
Editor Yusrin L. Banna

Amran Yahya : Perusahaan Sawit Harus Berkontribusi Bagi Pembangunan Tolitoli  
  • Ekonomi

Amran Yahya : Perusahaan Sawit Harus Berkontribusi Bagi Pembangunan Tolitoli  

Adm Red. August 26, 2021

 

Tolitoli- Bupati Tolitoli Amran H Yahya menegaskan agar sektor perkebunan kelapa sawit sebagai industri hulu minyak sawit, dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah ini.
“Meskipun letaknya berada di pelosok dan terpencil, namun diharapkan dapat mendorong wilayah ini untuk berkembang serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Amran Yahya saat melakukan kunjungan ke pabrik PT Citra Mulia Perkasa (CMP), pengolahan Crude Palm Oil (CPO) atau Minyak Kelapa Sawit di Desa Janja Kecamatan Lampasio, Rabu 24 Agustus 2021.

Menurut Amran, tujuan pendirian pabrik ini salah satunya untuk mendorong penyediaan sarana dan prasarana pengolahan minyak sawit sekaligus dapat berkontribusi dalam meningkatkan pasokan ekspor CPO dari Indonesia.
Kunjungannya kali ini, untuk melihat dari dekat sejauhmana aktivitas operasionalisasi pabrik pengolahan CPO milik PT CMP ini.

Bupati Amran yang didampingi Wakil Bupati Moh Besar Bantilan dan Sekab Moh Asrul Bantilan serta beberapa kepala Dinas, selain mengunjungi lokasi pabrik, juga meninjau langsung aktivitas operasional di dalam pabrik.

Dalam kunjungan tersebut Bupati beserta rombongan, memperoleh penjelasan teknis dari pihak perusahaan serta pengelola pabrik antara lain mesin-mesin yang digunakan di dalam pabrik umumnya bekerja secara otomatis yang digerakkan dengan tenaga listrik dari mesin diesel. Namun demikian masing-masing unit di dalam pabrik membutuhkan operator tersendiri, sehingga tetap membutuhkan tenaga manusia.
Selain itu, juga dijelaskan bahwa aspek lingkungan masyarakat menjadi prioritas utama yang diperhatikan dalam penentuan lokasi pabrik ini, karena potensi pencemarannya cukup besar.

“Kami berharap dengan telah beroperasinya pabrik pengelolaan kelapa sawit, perusahaan juga harus bisa memberikan kontribusi bagi Kabupaten Tolitoli,” pungkasnya.

Penulis:  Mading

Selamat Datang Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudi Sufahriadi. Berikut Jenjang Jabatannya
  • Pemerintah

Selamat Datang Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudi Sufahriadi. Berikut Jenjang Jabatannya

Adm Red. August 25, 2021

Palu- Roda mutasi di tubuh Markas Besar (Mabes)  Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali bergulir. Rabu (25/8) Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menandatangani surat telegram nomor : ST/1701/VIII/KEP/2021 berisi pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri. Menariknya pada surat telegram itu nama Irjen Pol Drs Rudi Sufahriadi yang sebelumnya pernah menjabat Kapolda Sulteng kembali dipercaya memimpin menggantikan Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso.

Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs Abdul Rahman Baso dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Korbrimob Polri dalam rangka pensiun. Ia digantikan Irjen Pol Rudi Sufahriadi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Sulteng sejak 1 Maret 2016 hingga 5 Januari 2018.

Wilayah Sulawesi Tengah bukanlah hal baru bagi jenderal dua bintang ini, sejak berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ia telah bertugas di wilayah Poso sebagai Kapolres Poso. 10 November 2005 tepatnya ia menjabat sebagai Kapolres Poso. Kemudian saat berpangkat Brigjen Pol, Rudi dipercaya menjabat sebagai Kapolda Sulteng saat itu.

Selamat Datang di Bumi Tadulako..!!

Berikut Jabatan di Kepolisian Irjen Pol Drs Rudi Sufahriadi :

Komandan Peleton Brimob Kie 516 Kelapa Dua (1988)

Komandan Kompi Brimob Kie 5994 Kelapa Dua (1992)

Kepala Unit Reserse Brimob Direktorat Serse Polda Metro Jaya (1997)

Komandan Batalyon A Satuan Brimob Polda Papua (2000)

Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Maluku (2001)

Wakil Kepala Satuan I Gegana Korps Brimob Polri (2004)

Kepala Kepolisian Resor Poso (2005)

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2007)

Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya (2007)

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara (2009)

Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri (2010)

Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (2016)

Kepala Korps Brimob Polri (2018)

Asisten Operasi Kapolri (2019)

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (2019)

Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020). (diolah dari berbagai sumber)

Editor Yusrin L. Banna

Tinjau Kesiapan PON Papua. Berikut Agenda Kunker Presiden Jokowi 
  • Olah Raga

Tinjau Kesiapan PON Papua. Berikut Agenda Kunker Presiden Jokowi 

Adm Red. August 25, 2021

Palu-Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowidodo bersama rombongan istana berencana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Propinsi Jayapura. Kunker orang nomor satu di Indonesia ini, untuk memastikan kesiapan lokasi pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX di Papua. Dalam lawatannya, Presiden Jokowi terbang dari Jakarta pada hari Kamis, 26 Agustus sampai Minggu, 29 Agustus 2021. Kunker Presiden Jokowi ini selain akan memberikan arahan kepada Forkopimda Jayapura, juga sekaligus meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), di Merauke.

Dengan rencana kunker  tersebut sejumlah petinggi Pengurus KONI se Indonesia mendahului ke area pelaksanaan PON yang akan dihelat Oktober 2021 mendatang.

Berikut Jadwal Rencana Kunker Presiden Jokowi.

Kamis – Minggu, 26 – 29 Agustus 2021

Kamis, 26 Agustus 2021
11.00 – 20.00 : Penerbangan ke Jayapura
20.00 : Tiba dan bermalam di Swissbell, Jayapura

Jumat, 27 Agustus 2021
Agenda :
1. Vaksinasi
2. Pengarahan Forkopimda di Kantor Gubernur
3. Peninjauan Venue PON
Sore hari : Penerbangan ke Merauke
Tiba dan bermalam di Swissbell Merauke

Sabtu, 28 Agustus 2021
Agenda :
1. Vaksinasi
2. Peresmian PLBN (Pos Lintas Batas Negara)
3. Peninjauan venue Balap Motor
4. Objek PERTANIAN
Sore : takeoff ke Sorong
Tiba dan bermalam di Swissbell Sorong

Minggu, 29 Agustus 2021
Agenda :
1. Venue PON
2. Pengarahan Forkopimda Papua Barat
3. Vaksinasi
4. objek PERTANIAN
Sore : Takeoff ke Jakarta

Editor Yusrin L. Banna

Terkait Pembongkaran Arena Ketangkasan Petobo, Begini Penegasan Gubernur Kepada Aparat
  • Masyarakat

Terkait Pembongkaran Arena Ketangkasan Petobo, Begini Penegasan Gubernur Kepada Aparat

Adm Red. August 25, 2021

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura meminta aparat Kepolisian Resort Kabupaten Sigi untuk tidak menyakiti dan menyusahkan masyarakat. Terlebih di masa penanganan bencana alam 2018 dan masa pandemi saat ini. Menurut Gubernur Cudy hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Kapolri.

‘’Ya jangan buat susah dan mengakibatkan rakyat sulit mencari nafkah. Kita aparat harus sabar dan mengerti ini masa masa susah semua ya. Apalagi mereka ini Ina – ina kan sedang tidak jualan karena mengikuti himbauan Polda dan Polresta Palu soal PPKM. Saya minta jangan sakiti hati rakyat. Saya sesalkan itu mengambil jualan, lampu, televisi dan lain – lain itu tadi mereka bertemu saya,’’ ujar gubernur usai menerima warga penyintas Petobo di ruangannya 25 Agustus 2021.

Perempuan Penyintas Petobo yang datang sekira 12 orang dipimpin Ketua Umum GARUDA Sulteng Muhammad Rino dan Sekretaris Umum SATMA Pemuda Pancasila MR Kamase, gubernur juga menegaskan agar masyarakat mematuhi PPKM yang ditetapkan pemerintah. ‘’Jangan melawan tapi aparat juga jangan buat susah. Semua harus sama – sama memahami ini situasi sulit. Semua harus bisa memberi contoh yang baik. Nanti setelah PPKM silahkan buka lagi dan koordinasi dengan aparat kan begitu saja kan?’’ tandas Gubernur Cudy.

Sementara perwakilan perempuan penyintas Petobo, Mama Aco menyebut bahwa jualannya sudah diambil semua aparat. Padahal dirinya tidak berjualan karena ada seruan Polda dan Polresta Palu tidak boleh jualan. ‘’Kenapa diambil semua Pak gub? Kita ini mau cari makan bukan mencuri,’’ cercanya mengomel.

Sebelumnya, sekira 80 an aparat Polres Sigi meratakan arena ketangkasan unggas di Petobo (Minggu, 22 Agustus 2021). Sejumlah barang bukti diamankan. Seperti genset, TV, CCTV dan jualan warga di sekitar lokasi.

Editor Agus Manggona

Iksan Kalbi Pimpin Partai Gerindra Palu
  • Politik

Iksan Kalbi Pimpin Partai Gerindra Palu

Adm Red. August 25, 2021

PALU-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tengah memberikan kepercayaan kepada Pelaksana tugas (Plt) Mohamad Ikhsan Kalbi memimpin partai besutan Prabowo Subianto itu di wilayah Kota Palu.
Kepercayaan tersebut diberikan melalui Surat Mandat dengan nomor SH/08_26/MDT/DPD Partai Gerindra/2021). Di mana dalam surat itu meminta agar melengkapi kepengurusan partai sampai ke tingkat ranting.
Seperti diberitakan di media sultengnews.com, penyerahan mandat oleh Sekertaris DPD Abdul Karim Aljufri mewakili Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola disaksikan Wakil Ketua I DPD Gerindra, Stivan Helmi Sandagang, pengurus DPD Ridwan L. Hasan, dan sejumlah kadernya lainnya, Selasa (24/8/2021) malam.
SM tersebut diterbitkan sambil menunggu ditetapkannya Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Palu.

Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola diwakili Sekertaris DPD, Abdul Karim Aljufri berharap, Ikhsan Kalbi segera menyusun komposisi pengurus DPC. Serta mengurus seluruh berkas kepengurusan partai di Pimpinan Anak Cabang (PAC) segera dibenahi guna konsolidasi partai menuju pemilu mendatang.
“Ketua DPD Bapak Longki Djanggola meminta segera membenahi kepengurusan partai sampai ke tingkat ranting. Pengurusnya secepatnya dibentuk,” katanya.

Abdul Karim optimis bahwa Gerindra Kota Palu akan semakin baik dari sebelumnya di bawah pimpinan Ikhsan Kalbi yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Palu. Ke depan, Anggota Dewan Fraksi Gerindra di DPRD Kota Palu yang saat ini berjumlah enam orang dapat dipertahankan dan tidak menutup kemungkinan seorang Ikhsan Kalbi mampu menambah anggota dewanya di Kota Palu.
“Harapannya Gerindra tidak hanya menjadi Ketua DPRD, tapi saya optimis pilkada ke depan sudah mengusung sendiri calon wali kotanya,” tutur Abdul Karim.

Sementara Plt. Ketua DPC Gerindra Palu, Ikhsan Kalbi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan kepadanya. Hal merupakan sebuah tanggung jawab yang wajib di jalankan dalam sebuah partai.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Bapak Longki Djanggola, Sekertaris DPD Abdul Karim, karena mempercayakan kepada saya sebagai pelaksan tugas ketua. Ini merupakan tanggung jawab wajib dilaksanakan,” jelas Ikhsan Kalbi.

Ia mengaku, setelah mandat itu diterima, maka segera menyusun komposisi kepengurusan di DPC Gerindra Kota Palu. Kemudian komposisi di PAC sampai ketingkat Pengurus Ranting di kelurahan – kelurahan di Kota Palu yang saat ini belum terbentuk.

Salah seorang pengurus DPD Gerindra Sulteng, Asdik Taha mengemukakan tidak menutup kemungkinan akan ada pemberian mandat kepada DPC di kabupaten – kabupaten. Dengan catatan, jika komposisi pengurus partai tidak aktif dalam menjalankan tugasnya selaku Ketua Partai Gerindra.

Editor Yusrin L. Banna

Posts pagination

Previous 1 … 248 249 250 251 252 253 254 … 260 Next

Recent Posts

  • Jalan Boladangko–Banggaiba Dikerja, Gubernur AH: Berani Berkah Hadirkan Hadiah Nyata untuk Sulteng
  • DKPP gandeng UIN Datokarama Tingkatkan Kualitas Demokrasi
  • Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026 : Prioritaskan Pelayanan Kelompok Rentan
  • Puluhanribu Jamaah Padati Haul ke-58 di Alkhairaat Pusat, Gubernur Anwar Hafid Ajak Lanjutkan Warisan Guru Tua
  • Adab & Keteladanan Awaludin di Ujung Masa Jabatan
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Email
Copyright © COMINDO MEDIA PERKASA | DarkNews by AF themes.